<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286</id><updated>2012-02-16T19:03:54.990+07:00</updated><category term='Mind'/><category term='My Stories'/><category term='Poems'/><category term='Greetings'/><category term='Health'/><category term='Soul'/><category term='Moluccas Stories'/><title type='text'>Manusia Dhaif</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>176</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-6388354252140596538</id><published>2011-11-06T22:15:00.001+07:00</published><updated>2011-11-06T22:18:13.622+07:00</updated><title type='text'>Kesejatian Cinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-z_z4pZeZZUI/TralHHb1mpI/AAAAAAAAAfI/mxldmSHScHw/s1600/DSC_0074.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 266px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-z_z4pZeZZUI/TralHHb1mpI/AAAAAAAAAfI/mxldmSHScHw/s400/DSC_0074.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5671902322393193106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Adalah suatu hal yang menakjubkan, ketika hari beranjak menjauh dari titik ekuinoks musim gugur menuju &lt;em&gt;solstice&lt;/em&gt;  musim dingin. Malam nan kian leluasa merajai hari. Fajar yang melenakan  sebagian insan di atas peraduannya karena kerap terlambat menyapa kicau  burung. Hawa sejuk yang memagut lembut tanpa harus sakit menggigit.  Yang paling memesona ialah kala dedaunan melukis indah dirinya dengan  balutan warna-warni. Menakjubkan. Hanya kata itu mungkin yang bisa  menyairkan kekaguman yang tiada tara akan satu episode dari iradah  Ilahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sebagaimana Ia kerap mengajarkan  hambaNya bahwa tiada keabadian selain Yang Maha Abadi, kesemuanya  hanyalah eksotika dalam tempo yang demikian singkat. Warna-warni yang  tadinya begitu indah harus berganti menjadi lusuh dan dalam kejapan  rintik hujan kemudian luruh. Manusia mungkin berpikir kuasaNya terlampau  despotis, mencerabut sebuah elegi yang baru saja akan ditoreh. Tak  bisakah berjalan di titian terakota selayak ini sepanjang tahunnya?  Lantas, muncul sebuah tanda tanya besar. Bila Tuhan bermufakat akan hal  ini, apakah manusia akan berhenti membuat kedzhaliman di muka bumi? Atau  justru malah menjadi sebuah paradoksal yang akan membinasakan diri  mereka sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali, begitulah sejatinya  cinta. Cinta yang bertumbuh dari selaksa keelokan rasa hingga eros acap  berkuasa. Segenap terasa jelita meski kerapkali ternyata buta. Kadang,  lagi-lagi waktu yang harus menjadi hakim apakah agape mampu menyelaras  dengan pantas. Momen itulah yang mungkin akan menjadi kulminasi. Sudah  menjadi sebuah rahasia yang disimpan bersama oleh khalayak bahwa eros  senantiasa singgah dalam kurun yang pendek. Kalakian, apakah masih akan  ada asumsi bahwa Tuhan mengambil peran? Bahwa kerutan telah menghiasi  paras indah nan juwita. Bahwa hipotalamus mungkin saja telah lelah  menghasilkan senyawa yang menghidupkan malam menjadi penuh gelora. Bahwa  rotasi bumi atau roda pedati juga merupakan keniscayaan bagi fase  kehidupan insan. Ya, eros memang liar. Ia bisa datang sejadi-jadinya dan  pergi sejauh-jauhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, pesimis tak  seharusnya ada dalam kamus cinta manusia. Karena manusia lahir dari  sebuah cinta. Cinta Tuhan yang bukan tiada tanpa tujuan, melainkan untuk  menyembahNya. Lantaran itulah, agape hanya terbit di hati yang penuh  kearifan. Ia tak tersentuh dari jiwa yang kasar apalagi hati yang  membatu. Manusia yang baik hanya untuk manusia yang baik dan demikian  sebaliknya. Lantas, kembali muncul sebuah tanda tanya. Apakah perbedaan  lantas menjadi tiada? Namun, bukankah sebuah kemustahilan menemukan  manusia yang sama secara absolut? Adapun pandangan manusia mengenai  kesamaan tersebut begitu naïf. Di saat kemafhuman akan hal tersebut  muncul dan kebencian menjadi musnah, di situlah agape kan berjaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu yang pasti, janji Tuhan adalah hakiki. Tak menduakanNya di dalam  hati dan menjaga ikatan kokohNya agar tetap suci serta mengalun dalam  sinergi. Tetap berdekap erat di kala senyap. Terus bergandeng mesra di  saat marah. Teguh bersujud panjang di waktu lapang. Beda pada dirimu  adalah peluang baktiku yang tak bijak untuk kukoyak. Beda pada dirimu  adalah caraNya agar aku mau belajar. Beda pada dirimu tak lain adalah  janji yang Ia tepati agar kita bersama masuki jannahNya dalam cinta.  Semoga.&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gyeongsan, 7 November 2011&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;~sebuah  elegi kesyukuran di hari lahir yang tercinta...terima kasih, Cinta...tak  perlu mengurai segalanya, karena tiap doa adalah juri, karena tiap  tutur adalah saksi, dan karena tiap laku adalah bukti...itu cukup  bagiku~&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-6388354252140596538?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/6388354252140596538/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=6388354252140596538&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/6388354252140596538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/6388354252140596538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2011/11/kesejatian-cinta.html' title='Kesejatian Cinta'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-z_z4pZeZZUI/TralHHb1mpI/AAAAAAAAAfI/mxldmSHScHw/s72-c/DSC_0074.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-3439460486516324217</id><published>2010-10-14T18:38:00.002+07:00</published><updated>2010-10-14T19:12:52.976+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Soul'/><title type='text'>Serenada Senja</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;p&gt;Ada satu titik masa yang akan senantiasa lekat dalam kejap ingatan manusia. Mereka lahir dalam sebuah tangis dan pergi meninggalkan kefanaan dunia jua di dalamnya. Mungkin ada yang hanya menahan sesak di dalam dada, tetapi kerap banyak linangan air mata yang membuncah seusainya. Tak hanya jiwa yang melayang menemui Rabbnya, asa dan mimpi juga harus menemui kesudahannya kala itu. Jujur, selalu ada hasrat untuk menggenggamnya. Ia memang fana adanya, kerap tersungkur oleh gemericik hujan yang membasahi pematang kosong. Tak jarang juga berkarat jenuh hingga melepuh. Namun, yang patut diingat adalah bagaimana ia pun lantas terbang bersama bianglala yang mengiringi habisnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sungguh, bukan suatu perkara untuk mengejar pundi harta yang konon katanya ikut terpendam bersama hancurnya Qarun. Bukan pula untuk menjadi satu di antara jutaan makhluk berkromosom XY yang hendak meminang sang telur di falopii. Tidak sama sekali. Satu hal yang mesti diyakini adalah : itu semua hanya propaganda. Sejatinya, keseluruhannya adalah perihal bekal. Jika saja seluruh manusia itu paham mengenai makna cerdas, maka bisa jadi nisan adalah dekorasi utama di dalam setiap rumah. Sekali lagi, semua pun jadi saksi bahwa gelar tertinggi bukanlah apa yang digapai dari sebuah institusi berlabel universitas. Sebaliknya, hanya dengan menghamba sebenar-benarnya gelar itu dapat diraih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mungkin saja, episode-episode yang lampau dianggap kelam bisa terjadi lagi di masa depan. Terkadang sulit untuk memahami bagaimana lika-liku itu sejatinya bermuara pada satu perkara : proses pencarian sebuah jalan lurus. Senyap seketika. Adakah satu jalan yang benar-benar lurus? Ketika satu jalan lurus pun merasa jengah dengan stigma yang kepalang melekat padanya. Usut punya usut, ternyata ada kalanya jalan yang dibilang lurus itu kelu hingga mengilu. Apakah manusia secara absolut dapat menyadari dirinya sedang berada di jalan yang lurus? Dan apakah manusia sebetulnya tak menyadari kala dirinya sedang berada di jalan berbelok atau menikung? Yang kemudian membuncah menjadi satu tanda tanya besar adalah : untuk dapat melalui jalan lurus, apakah manusia harus melewati jalan berbelok atau menikung dulu? Atau memang ada manusia yang sedari mula dapat beradagium bahwa dirinya telah memilih jalan yang lurus?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mungkin juga, mimpi itu telah ada sebelum pepohonan di ‘Arasy menuliskan nama seorang manusia. Ditambah lagi, ternyata seuntai pesan dikirim dari bilik cinta. Babak selanjutnya pun menjadi amat mudah untuk diterka. Mimpi itu lantas membeku di dalam cerebral cortex. Tak hirau akan gempuran berbagai kredo meski harus bertungkus lumus. Namun, seperti halnya kisah jalan lurus yang katanya sering menemui jalan menikung, ia lantas berada di satu persimpangan besar. Rasa khauf kian meraja tatkala mengingat sebuah mil bisa mendekonstruksi adat yang sudah ada. Ya, tak bisa dinafikkan bahwa kemungkaran kini merajalela di mana-mana. Lebih jauh, hawa kerap mengindahkan mata-mata elok yang hilir mudik ke sana ke mari. Santunnya sudah hangus dilalap makhluk yang telah dilaknat Tuhan. Asbab lainnya adalah untuk melipur sembab dalam sengguk dan desah sang penjaga cahaya. Relung-relung kian terbakar kala hipotesa menuntut sebuah pembuktian nyata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berkutat pada satu fakta tak terbantahkan: semuanya adalah perkara waktu. Dan memang postulat Al-Banna,”sejatinya kewajiban manusia lebih banyak disbanding waktu yang tersedia,” adalah benar adanya. Manusia memang berada dalam sebuah kerugian besar. Tak hendak menggugat akan perkara-perkara yang telah ditentukan semenjak ruh ditiupkan ke dalam rahim. Hanya sebuah harap akan keistiqomahan, dalam tutur, dalam lisan, dan dalam laku. Semoga legenda itu lantas bisa terkejawantah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*dari sebuah kedegilan, dalam dingin yang menggigil*&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-3439460486516324217?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/3439460486516324217/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=3439460486516324217&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/3439460486516324217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/3439460486516324217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2010/10/serenada-senja.html' title='Serenada Senja'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-5012110882460802413</id><published>2010-04-26T10:03:00.004+07:00</published><updated>2010-04-26T10:12:10.520+07:00</updated><title type='text'>...My Precious...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/S9UDr5ERgdI/AAAAAAAAAd4/4NmafEKFfKQ/s1600/IMG_0265+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/S9UDr5ERgdI/AAAAAAAAAd4/4NmafEKFfKQ/s400/IMG_0265+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5464277775471968722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-5012110882460802413?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/5012110882460802413/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=5012110882460802413&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/5012110882460802413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/5012110882460802413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2010/04/my-angel.html' title='...My Precious...'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/S9UDr5ERgdI/AAAAAAAAAd4/4NmafEKFfKQ/s72-c/IMG_0265+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-360234550894743696</id><published>2010-04-07T11:28:00.001+07:00</published><updated>2010-04-07T11:30:16.411+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Stories'/><title type='text'>Menjadi Fatimah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berangkat di kala rembulan masih bertahta dan pulang di saat rembulan kembali ke singgasana. Kalimat tadi bukanlah sekadar retorika atau terlebih suatu hiperbolisasi belaka. Sejatinya, itulah deskripsi keseharian yang saya jalani di sebuah negeri yang jaraknya lima ribu dua ratus tujuh puluh enam kilometer ke arah timur laut dari ranah asal saya, Indonesia. Dengan malaikat yang menjadi persaksian atas segala tindak, tanpa ada maksud untuk tidak mengindahkan segala fitrah seorang perempuan terutama yang berjejuluk ibu, berbagai peran mesti saya jalani saat ini. Sebagai seorang ibu, istri, pelajar, dan juga dokter gigi [yang terakhir ini belakangan disebut karena saat ini hanya membuka praktek untuk kalangan terbatas a.k.a suami ^^]. Meski bukan satu-satunya perempuan di jagad ini yang mengambil peran seperti itu, tetap saja ini merupakan hal baru dalam fase kehidupan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara mengenai seorang ibu, pada hakikatnya memiliki banyak sekali peran yang harus dilakukan, mulai dari membesarkan dan mendidik anak-anak, mengurus suami, hingga memelihara kesetimbangan rumah tangga. Peran tersebut ada karena memang Allah telah menganugerahkan perempuan dengan kemampuan multitasking yang tidak dimiliki oleh kaum Adam, layaknya yang pernah ditulis oleh John Gray dalam bukunya ‘Men are From Mars, Women are From Venus’. Namun, terkadang ada juga sebagian ibu yang membutuhkan jasa asisten rumah tangga untuk dapat mendukung segala kegiatan kerumahtanggaan. Berbeda halnya dengan para ibu yang berada di perantauan, tiada pilihan lain melainkan harus benar-benar mengoptimalkan peran sebagai seorang ibu, pengecualian bagi mereka yang bisa mendapatkan kesempatan untuk menggunakan asisten rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pribadi termasuk perempuan yang berada di kategori pertama; yang harus mengoptimalkan peran sebagai seorang ibu. Waktu yang dalam satu hari hanya punya dua puluh empat jam, harus benar-benar saya optimalkan agar semua tanggung jawab bisa terselesaikan. Tanggung jawab saya sebagai hamba Allah, sebagai seorang istri, sebagai seorang ibu, sebagai seorang anak, dan juga sebagai seorang pelajar. Di pagi hari setelah menyelesaikan tugas rumah dan menyusui bayi saya yang baru berusia lima bulan, Filzah Hafidzah Shamsuddin, saya harus bergegas untuk berangkat ke kampus utama yang jaraknya satu jam perjalanan dengan menggunakan bis. Usai kelas, saya mesti menempuh satu jam perjalanan lagi untuk pergi ke rumah sakit, tempat saya belajar. Di sela-sela waktu yang ada, saya manfaatkan untuk memompa ASI, karena saya bertekad untuk memberikan ASI eksklusif pada Filzah hingga usia enam bulan. Selesai di sekolah pada sore hari saya lantas bergerak menuju sekolah Filzah yang tak jauh lokasinya dari rumah sakit untuk menjemputnya. Setibanya di rumah, tak ayal berbagai pekerjaan rumah seperti, mencuci, memasak, dan membersihkan rumah telah menanti saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesemua hal itu, terkadang membuat lintasan dalam benak saya untuk memiliki seorang asisten yang dapat membantu saya. Bayangan akan rapihnya rumah ketika saya pulang, makanan yang sudah terhidang kala saya lapar, kadang menghinggapi angan. Namun, saat menyadari bahwa kesemua angan tersebut hanyalah suatu kemustahilan belaka, yang menjadi pengingat saya adalah sosok Fatimah Azzahra, putri Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahdan, Rasulullah sedang berkunjung ke rumah Fatimah dan mendapatinya sedang menggiling syari [sejenis padi] dengan penggilingan dari batu seraya menangis. Rasulullah pun lantas bertanya, apa yang menjadi musabab sehingga Fatimah begitu bersedih, seperti diketahui bahwa Fatimah merupakan putri kesayangan beliau. Fatimah pun menjawab bahwa menggiling syari dan pekerjaan rumah tanggalah yang menyebabkannya menangis. Kemudian, Fatimah pun memohon kepada ayahnya untuk meminta Ali bin Thalib, suaminya, mencarikan seorang khadimat [asisten] agar dapat meringankan pekerjaannya seputar rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah pun lantas merespon permohonan putrinya tersebut dengan sebuah penolakan. Hal itu bukanlah tanpa sebab karena sekiranya Allah mampu jika berkehendak, penggilingan syari tersebut berputar sendiri untuk mengerjakan pekerjaannya, ataupun memberikan kemudahan pada pekerjaan rumah tangganya. Namun, Allah menghendaki semua kebaikan ditorehkan oleh tangan Fatimah sendiri. Untuknya, semua keburukan diharapkan dapat dihapus melalui rutinitas pekerjaan tangga. Jikalau semua amalannya terus dilakukan dengan ikhlas, maka Allah akan mengampuninya dari sesuatu yang telah lalu dan dari sesuatu yang akan datang. Rasulullah pun tak lupa untuk mengggambarkan kemudahan sakaratul maut pula keindahan taman-taman surgawi jika seorang istri melayani suami dengan sepenuh hati. Subhanallah Walhamdulillah Wa Laa Ilahailallahu Allahu Akbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingatnya, selalu saja membuat jiwa ini luluh tak berdaya. Namun, bukan luluh untuk kemudian layu, melainkan luluh untuk kemudian bangkit. Kelelahan, pasti akan dirasa raga, dan kelelahan adalah bagian dari kelemahan, maka iringilah kelemahan dengan tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil sebagaimana Baginda Rasul pernah bersabda : “Siapa yang merasa lemahnya tetap dalam sunnahKu, maka dia beruntung…”. Semoga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*ditujukan untuk seluruh ibu yang sedang berjuang dalam perantauan di negeri orang, selamat berjihad, Bunda!*&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-360234550894743696?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/360234550894743696/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=360234550894743696&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/360234550894743696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/360234550894743696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2010/04/menjadi-fatimah.html' title='Menjadi Fatimah'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-353627664247964533</id><published>2010-04-03T21:50:00.000+07:00</published><updated>2010-04-03T21:51:30.614+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mind'/><title type='text'>Konsistensi Menulis</title><content type='html'>Hawa dingin kian meraja di sekujur raga beberapa minggu terakhir ini. Meski tidak sampai menusuk belulang, tetap saja lapisan epidermis ini menggeliat bila diterpa angin dingin. Senja pun beringsut menepi ke hadapan. Matahari terbenam lebih awal dari biasanya dan membuat waktu malam lebih panjang dari biasanya. Dedaunan juga mulai menunjukkan polah tingkahnya dengan berganti warna ; dari hijau, kemudian memerah, lantas menjadi kuning, baru kemudian gugur. Meski bukan untuk pertama kalinya saya rasakan, tetap saja suasana musim gugur membawa eksotika tersendiri bagi saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin, pecinta drama Korea akan sangat hafal dengan drama yang dibintangi oleh Song Hye-Kyo, Song Seung Heon, dan Won Bin, yang berjudul Autumn in My Heart atau 가을동화. Drama tersebut merupakan satu dari sekian banyak drama Korea yang berlatar belakang suasana musim gugur. Meski bukan suatu adagium, tetapi boleh dibilang bahwa musim gugur memang menghadirkan bagitu banyak inspirasi bagi siapa saja yang merasakannya, entah itu produser film, perancang mode, penulis, dan berbagai macam profesi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara mengenai penulis, apakah benar penulis itu merupakan sebuah profesi? Ya, bagi saya pribadi, penulis merupakan sebuah profesi. Penulis adalah profesi keabadian tanpa pamrih. Menulis adalah bekerja untuk abadi. Orang boleh saja pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang dalam pusaran arus sejarah, demikian menurut Pramoedya Ananta Toer. Dan, hal tersebut bukanlah perkara yang hiperbolis belaka. Bayangkan dunia ini tanpa adanya tulisan, mungkin tiada akan pernah ada sejarah, karena sumber utama sejarah adalah berasal dari berbagai macam tulisan. Entah itu yang berbentuk hieroglyph di masa Mesir kuno, aksara paku di masa Babylonia, ataupun sansekerta di masa Majapahit. Oleh karenanya, menjadi penulis adalah menjadi bagian dari sejarah. Penulis bagi saya adalah sosok yang senantiasa bergelut di tengah pemikiran dan hiruk pikuk masyarakat, kadang sejalan, kadang pula melawan arus. Hanya orang-orang yang berani menuangkan gagasannya dalam tulisanlah yang 마무 dikenang dalam waktu lama. Scripta manen, verba volant. Apa yang tertulis akan abadi, dan apa yang terucap hanya akan hilang dibawa angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menulis, seseorang biasanya akan memiliki berbagai ide-ide baru dalam tulisannya. Dan, sejatinya inilah yang paling sulit dalam menulis. Mengapa? Karena menjaga konsistensi dalam menulis bagi saya pribadi begitu sulit. Faktor kebuntuan ide, kurangnya pemahaman dan pemikiran akan sesuatu perkara, kesibukan dalam beraktivitas, dan masih banyak hal lainnya dapat mempengaruhi konsistensi seseorang dalam menulis. Selain itu pula, kurang membaca juga dapat berpengaruh dalam menjaga konsistensi dalam menulis. Biasanya, seseorang yang banyak membaca juga akan banyak menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huff, sejatinya saya ingin sekali dapat menjaga konsistensi dalam menulis. Namun, lihat saja blog pribadi saya yang telah lama menganggur dan mungkin penuh debu :D. Padahal, banyak sekali inspirasi dalam benak saya yang belum tertuang dalam bentuk tulisan. Jika saya memakai topi, saya akan mengangkatnya bagi para penulis yang senantiasa dapat menjaga konsistensinya dalam menulis. Teruslah menulis sahabat! Kalian dapat merubah sejarah lewat tulisan, semoga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daegu, Oct 22nd 2009&lt;br /&gt;[teruntuk alm.Papa saya yang senantiasa mengapresiasi setiap tulisan saya…miss all of your comment, Pa…]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-353627664247964533?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/353627664247964533/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=353627664247964533&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/353627664247964533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/353627664247964533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2010/04/konsistensi-menulis.html' title='Konsistensi Menulis'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-967905768224577944</id><published>2009-07-13T14:15:00.005+07:00</published><updated>2009-07-13T14:22:25.630+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Soul'/><title type='text'>Kau dan Aku</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CDEASYR%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:applybreakingrules/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:usefelayout/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Batang; 	panose-1:2 3 6 0 0 1 1 1 1 1; 	mso-font-alt:바탕; 	mso-font-charset:129; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1342176593 1775729915 48 0 524447 0;} @font-face 	{font-family:"\@Batang"; 	panose-1:2 3 6 0 0 1 1 1 1 1; 	mso-font-charset:129; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1342176593 1775729915 48 0 524447 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:Batang; 	mso-bidi-language:AR-SA;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Syahdan, empat puluh hari menjelang maut menjemput, satu daun yang bertuliskan nama seorang anak manusia dari pohon yang terletak di atas ‘Arasy akan gugur. Daun yang gugur itu lantas akan diambil oleh sang malaikat maut untuk mempersiapkan berbagai perangkat sebuah momen. Momen di mana manusia tersebut akan pergi selamanya dari kefanaan dunia dan memasuki episode baru dalam kehidupannya di bilangan barzah. Usut punya usut, takdir serta nasib manusia secara rinci detik demi detik, tiap desahan nafas, degupan jantung, kerlipan mata, hingga aliran darah yang memerah, jua telah tertoreh di daun dari pohon yang berdiri amat kokoh itu jauh hari sebelum perempuan mulia berjejuluk bunda.mengantarkannya ke dunia.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Slrfzp2mBtI/AAAAAAAAAdc/p-Po3CUjqNY/s1600-h/bivalve.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Slrfzp2mBtI/AAAAAAAAAdc/p-Po3CUjqNY/s320/bivalve.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357840785211786962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Begitu pula dengan secarik kisah antara kau dan aku. Kau telah datang dari belahan bumi yang jauh, meski tak sejauh pencarian Adam kepada Hawa yang kemudian bersua di Padang Arofah. Mungkin lukisan bianglala yang telah menghantarkanmu padaku. Mungkin juga semilir gelombang aura telah sampai kepadamu sebelum kau coba ’tuk menyelami Atlantis yang tinggal legenda hanya untuk menyambangiku. Atau bisa jadi ad&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;a iradah yang memberimu &lt;i&gt;aufklarung&lt;/i&gt; untuk menghentikan segala kedespotisan yang telah membuaiku sejak lama. Satu hal yang kuyakini dengan pasti, perkara itu bukanlah sekedar &lt;i&gt;de ja vu&lt;/i&gt; atau khamr telah membikin sebuah muslihat jahat untuk mensubstitusi&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt; &lt;/span&gt;pilar-pilar keimanan dengan berbuncah nafsu semesta kebumian. Makhluk-makhluk suci bersayap di belahan langit ke tujuh telah dititahkan oleh Sang Pemilik Cahaya untuk menuangkan aksara demi aksara namamu di Lauh Mahfudz untuk mengikrarkan &lt;i&gt;mitsaqon gholizo&lt;/i&gt; dengan lelaki tegar pelindungku.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bila maut dinisbatkan dengan gugurnya daun dari pohon di atas ’Arasy, mungkinkah &lt;i&gt;’azzam&lt;/i&gt; itu lantas dikejawantahkan dalam kedekatan daun-daun kita di sana? Tak perlu kau menautkan sampan rap&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;uh agar bisa mendayungnya hingga ke ujung Tanjung Pengharapan untuk sekedar mendapatkan jawaban. Laiknya untaian beberapa huruf Hijaiyyah pada mukadimah beberapa firmanNya, biarlah itu menjadi rahasia Ilahi yang seluruh panca indera kita tak akan mungkin mampu memahaminya. Mungkin kelak jika kau dan aku mendapatkan syafa’at dari manusia yang paling dicintaiNya untuk merasakan debu &lt;i&gt;za’faran&lt;/i&gt;, mendiami bangunan-bangunan dari batu perak dan emas yang berperekat mutiara dan permata yaqut, meminum susu dari sungai-sungai yang tak pernah berhenti mengalir, dan mendapati cahaya yang demikian kemilau, kau dan aku akan meraih jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SlrgMhXcfrI/AAAAAAAAAds/wyLAW5UiPUk/s1600-h/iris-flower.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 134px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SlrgMhXcfrI/AAAAAAAAAds/wyLAW5UiPUk/s200/iris-flower.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357841212430384818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; Di atas sajadah panjang yang menghampar, keabadian babak demi babak yang telah kau dan aku lalui masih tetap menyimpan berjuta misteri. Terkadang khauf senantiasa meraja, tetapi bukankah Dia telah mengajari kita untuk juga mengepakkan sayap roja’? Ketawadzunan inilah yang akan menggiring kau dan aku melagukan bait-bait cinta di sepertiga malam. Tak peduli akan hangatnya peraduan dilingkupi selimut berbulu domba. Tak gubris akan elegi syahdu dari mimpi warna warni. Tak risau akan kelopak-kelopak yang membentak ingin dipejamkan. Bila Qais menggigil saat memanggil Laila di keheningan malam, mungkin aku yang dhaif demikian pula adanya. Bila Drupadi begitu loyal terhadap Pandawa, maka sejatinya ikhtiarku adalah seperti itu. Di tepi danau yang dulu pernah menenggelamkan Narcisus, aku akan berkaca. Di situ akan kembali ku lihat dengan jelas, bahwa sempurna bukanlah namaku. Beribu kepongahan pernah dan bahkan mungkin sedang kubangun dengan kokohnya. Berjuta kenistaan jua telah dan sedang ku buat dengan eloknya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Di tengah guliran jengat rumput jarum yang membasah dan bermain lincah menggoda sang olfaktorius, sujudku padaNya agar tiap pinta bisa diijabah. Mungkin kau sedang beranjangsana ke Andromeda saat itu, mungkin juga cahaya bintang Venus terlalu terang hingga tuturmu kaku untuk mengutarakan sejumput semiotika cinta, atau bahkan jera tengah membentang di jiwamu. Satu yang pasti, syair itu memang lirih kulantunkan hingga epidermismu tak bisa merasa. Inginku kau, segaraning nyawaku, bisa mengisyaratkannya secara profunda hingga kau paham tiap jenak untaian isi nuraniku. Karena meski munajatku tak berima, tiap denyut selalu ada namamu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:10;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*...Cinta adalah kebebasan dalam menentukan pilihan...Dua orang disebut saling mencinta ketika mereka mampu untuk hidup sendiri, namun memilih untuk hidup bersama...[Scott Peck]*&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:10;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-967905768224577944?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/967905768224577944/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=967905768224577944&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/967905768224577944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/967905768224577944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2009/07/kau-dan-aku.html' title='Kau dan Aku'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Slrfzp2mBtI/AAAAAAAAAdc/p-Po3CUjqNY/s72-c/bivalve.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-5925647439124497023</id><published>2009-06-30T12:19:00.001+07:00</published><updated>2009-06-30T12:23:01.809+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Soul'/><title type='text'>Penantian Sakura</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CDEASYR%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:applybreakingrules/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:usefelayout/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Batang; 	panose-1:2 3 6 0 0 1 1 1 1 1; 	mso-font-alt:바탕; 	mso-font-charset:129; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1342176593 1775729915 48 0 524447 0;} @font-face 	{font-family:"\@Batang"; 	panose-1:2 3 6 0 0 1 1 1 1 1; 	mso-font-charset:129; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1342176593 1775729915 48 0 524447 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:Batang; 	mso-bidi-language:AR-SA;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tak ada yang dapat menyangkal bahwa kehadiran musim semi senantiasa dirindukan oleh setiap insan yang hendak beranjak dari ganasnya suhu di musim dingin. Berbeda halnya dengan insan yang secara etimologi memang bermakna lupa, musim semi tak pernah lupa untuk hadir mengiringi berakhirnya musim dingin. Adapun sakura turut merayakan kehadiran musim semi ini. Di tiap hadirnya musim semi, sakura senantiasa mengazzamkan dirinya untuk memadu cinta dengan dahan-dahan yang telah sejak lama ditinggalkannya. Dengan kelopak yang lebih besar daripada sakura di negeri jirannya, sakura di bumi ginseng selalu menisbatkan selaksa asa yang sarat akan romansa.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Namun, berbeda halnya dengan nyiur-nyiur di sepanjang pantai negeri Kamarian yang tetap berdiri tegar meski badai angin Barat menghantam, sakura hanya bertahan dalam bilangan hari. Hiatus adalah tabiat yang dipilihnya untuk menggenapkan legenda yang dimilikinya pada tahun mendatang. Memang, kredo yang cukup aneh kala legenda harus dikejawantahkan seperti itu. Padahal dulunya sempat terujar selaksa cinta yang berbuncah-buncah di &lt;i&gt;solstice&lt;/i&gt; musim dingin.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SkmgvDB6hgI/AAAAAAAAAdU/AVqTmFOGNf8/s1600-h/sakura21.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SkmgvDB6hgI/AAAAAAAAAdU/AVqTmFOGNf8/s320/sakura21.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352986362234177026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Walau keberanian kerap dilekatkan pada dirinya, kengerian tak pelak selalu menghinggapi tiap jenak kehadirannya. Cibiran angin yang menganggapnya ringkih. Bayangan tangan-tangan degil yang hendak memetik atau sekedar mengguncangkan rapuh dahannya saat &lt;i&gt;hanami&lt;/i&gt;. Merpati yang termahsyur akan jinaknya pun akan gahar memangsa seluruh raganya. Tak hanya itu, derasnya hujan bukan tak mungkin akan langsung meluluhlantakkan seluruh legenda yang telah ia susun sejak bertahun-tahun yang lampau. Namun, sekalipun tak pernah ia hadirkan raut itu di cerah mahkotanya yang menggoda. Bila saja ia boleh memilih, bersanding dengan &lt;i&gt;Rafflesia arnoldi&lt;/i&gt; sekalipun mungkin akan dijalaninya. Namun, tentu saja bukan tanpa syarat perkara itu akan dipilihnya. Keikutsertaan akar, batang, dan dahan yang merupakan belahan jiwanya menjadi perkara yang tak terbantahkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sakura tak pernah ingkar janji, karena ia berjalan atas bimbingan Rabbnya. Meski tiap tahunnya ia harus tumbuh kemudian hilang dalam iringan air mata, ia percaya atas janji Sang Ilahi. Tak mau kalah dengan Santiago dalam &lt;i&gt;Alchemist&lt;/i&gt;, legenda itu tetap ia benamkan dalam-dalam di palung jiwanya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:10;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span  lang="ES-AR" style="font-size:10;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Wahai Tuhanku , aku hanya mengenal dua cinta, yaitu cinta karena diriku dan karena diriMu, adapun cinta karena diriku adalah kesibukanku untuk selalu berdzikir kepadaMu, sedang cinta karena diriMu adalah Engkau membuka tabir [hijab) kepadaku sehingga aku bisa menatap wajahMu…[Rabi’ah al Adawiyah]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span  lang="ES-AR" style="font-size:10;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="ES-AR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-5925647439124497023?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/5925647439124497023/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=5925647439124497023&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/5925647439124497023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/5925647439124497023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2009/06/penantian-sakura.html' title='Penantian Sakura'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SkmgvDB6hgI/AAAAAAAAAdU/AVqTmFOGNf8/s72-c/sakura21.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-2411161894107028873</id><published>2009-01-10T05:20:00.002+07:00</published><updated>2009-01-10T05:54:41.498+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Soul'/><title type='text'>Perjalanan</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CDEASYR%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:applybreakingrules/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:usefelayout/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Batang; 	panose-1:2 3 6 0 0 1 1 1 1 1; 	mso-font-alt:바탕; 	mso-font-charset:129; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1342176593 1775729915 48 0 524447 0;} @font-face 	{font-family:"\@Batang"; 	panose-1:2 3 6 0 0 1 1 1 1 1; 	mso-font-charset:129; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1342176593 1775729915 48 0 524447 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:Batang; 	mso-bidi-language:AR-SA;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Lelaki itu duduk tertunduk diam di salah satu selasar mesjid. &lt;/span&gt;Tak sepatah kata pun meluncur dari bibirnya. &lt;st1:place st="on"&gt;Samar&lt;/st1:place&gt;. Hanya siluet yang mencitrakan raganya sedikit membungkuk, meski tak serupa dengan Quasimodo dari Notredame. Sekali lagi samar. Tak ada inspirasi yang menggugah jiwa untuk mengetahui di bilangan bumi manakah mesjid itu berada. Demikian halnya dengan laki-laki itu. Dia asing. Entah dari belantara mana dia datang.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SWfU3tdLEiI/AAAAAAAAAcE/ZYhboJISBCc/s1600-h/light+pink.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 311px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SWfU3tdLEiI/AAAAAAAAAcE/ZYhboJISBCc/s320/light+pink.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289430340929786402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Lelaki itu kembali duduk, tetapi tak tertunduk meski masih sedikit membungkuk, di hamparan sajadah sebuah mesjid. Rupanya kini terlihat jelas. Seutas senyum lebar tersungging dari bibirnya. Matanya hanya tampak seperti satu garis sejajar berdampingan. Semilir angin yang melambaikan pelepah-pelepah nyiur sekejap bercampur dengan sejurus tatapan. Dari beberapa guratan tipis di kedua pelipis, tampak jelas jika sebuah memori sedang berusaha keras untuk dihadirkan. Ternyata, persis laiknya panorama yang pernah perempuan itu lihat. Serta merta lafadz tasbih meluncur di dalam hatinya. Ini adalah kuasaNya. Ini adalah iradahNya. Meski masih teramat panjang jalan yang mesti ditempuh, tapi ini adalah kali pertama dalam episode hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Delapan belas hari kemudian, lelaki itu kembali duduk tertunduk beberapa hasta di depan mimbar sebuah mesjid. Rupanya tampak begitu bercahaya dibalut pakaian serba putih. Sungguh, tak dipungkiri ia nampak kian gagah dalam balutan itu apalagi seutas janggut tipis pun turut menegaskan kesan tersebut. Di hadapannya jua duduk seorang lelaki yang tak kalah gagah dengannya walau mungkin ada pautan usia yang cukup jauh di antara mereka. Seorang lelaki yang tak hirau dengan peluh yang deras mengucur, tak risau dengan mentari yang panas membakar, dan tak pukau dengan perih yang ganas meranggas. Lelaki itu telah membuktikan pada semesta bahwa ia mampu berdiri meski kedua kakinya rapuh, ia mampu berjalan meski dalam ketertatihan, dan ia pun mampu hidup meski dunia tak bersahabat dengannya. Satu hal yang terpenting adalah : ia mampu menularkan berbuncah semangat tersebut kepada seorang perempuan yang menjadi permata hatinya. Tak ada perkara lain yang menjadi perhatian dalam hidupnya kecuali untuk menjaga dan melindungi seorang perempuan dhaif yang seringkali membuat jantungnya berdegup kencang bila air matanya telah meleleh.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Kedua lelaki itu telah saling berhadapan untuk mengukuhkan sebuah perjanjian yang berat dan bahkan teramat berat. Sebuah ikrar yang dengannya agama bisa &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SWfVD2SJ-7I/AAAAAAAAAcM/y3_ghaAGE1g/s1600-h/love+rosa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 203px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SWfVD2SJ-7I/AAAAAAAAAcM/y3_ghaAGE1g/s320/love+rosa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289430549457927090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;menjadi sempurna. Sebuah ikrar di mana bukan penghulu yang menjadi saksi melainkan Allah Rabbul ‘Izzati yang menjadikannya. &lt;span style="" lang="SV"&gt;Sebuah ikrar di mana ribuan malaikat turun untuk turut menyaksikan dan menyanjungkan doa. Sebuah ikrar di mana tiada lagi kewajiban dari lelaki kedua terhadap perempuan dhaif tersebut. Sebuah ikrar di mana seluruh kewajiban untuk menjaga dan melindungi perempuan tersebut akan berpindah ke pundak lelaki pertama. Sebuah ikrar yang bisa menghalalkan hubungan sepasang keturunan Adam dan Hawa. Sebuah ikrar yang akan menjadi awal dari kehidupan yang sebenarnya. Sebuah ikrar yang dengannya manusia bisa menggapai jannahNya. Sebuah ikrar yang hanya akan diucapkan sekali dalam seumur hidup.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;Hari itu, tepat satu tahun yang lalu. Hari ini, perempuan dan lelaki itu terus berusaha tuk meretas titian demi titian kehidupan. Terus berikhtiar tuk bisa mengenal satu sama lain. Terus berupaya tuk dapat memahami setiap takdir Allah dan senantiasa ridho terhadapnya. Sejatinya, perjalanan masih teramat panjang. Onak dan duri pun telah siap menanti di sepanjangnya. Bahwa ketaqwaan adalah satu-satunya ruh yang akan bisa menghempas segala badai yang datang. Insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:11;"  lang="FR"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;*jika terhempas di lautan duka, tegakkan sabar dan tawakkal padaNya…jika berlayar di suka cita ingatlah tuk selalu syukur padaNya…love you even more, hope Allah unite until death do us part*&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-2411161894107028873?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/2411161894107028873/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=2411161894107028873&amp;isPopup=true' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/2411161894107028873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/2411161894107028873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2009/01/perjalanan.html' title='Perjalanan'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SWfU3tdLEiI/AAAAAAAAAcE/ZYhboJISBCc/s72-c/light+pink.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-2893402179258843933</id><published>2008-10-01T05:04:00.001+07:00</published><updated>2008-10-01T05:18:08.922+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Stories'/><title type='text'>Rindu</title><content type='html'>Di saat seperti ini, selalu saja merindukannya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelak tawanya, senyumannya, gurauannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin sekali kembali merengkuh tangannya tuk kemudian ku cium dengan lembut...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin pula ku peluk erat dirinya dan tuturkan bahwa aku demikian menyayanginya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rindu akan sua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rindu akan kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rindu akan rupa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…&lt;br /&gt;…&lt;br /&gt;…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Papa sudah damai..., dia pasti mengawasi kau dari dekat. Kirim lah doa, mintalah ampunan buatnya, dan mintalah agar Papa mengampuni semua kekhilafanmu padanya, dan katakanlah bahwa kau sayang beliau* ...[thanks for those wise words]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-2893402179258843933?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/2893402179258843933/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=2893402179258843933&amp;isPopup=true' title='19 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/2893402179258843933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/2893402179258843933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2008/10/rindu.html' title='Rindu'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-8949541387254272778</id><published>2008-09-29T09:48:00.000+07:00</published><updated>2008-09-29T09:57:42.794+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Greetings'/><title type='text'>...Eid al-Fitr Mubarak...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SOBDoQcPSDI/AAAAAAAAAT0/TbHRFivD4SI/s1600-h/autumn.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SOBDoQcPSDI/AAAAAAAAAT0/TbHRFivD4SI/s320/autumn.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5251271524401236018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selalu saja ada yang hilang, kala Syawal datang menyambang…Di tengah riuh harap berjuta kemenangan, senantiasa terselip satu kata : Gamang…Gamang tak dapat menjumpai Ramadhan di masa mendatang, karena tiada manusia yang dapat mengelak dari iradahNya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya, maut itu demikian dekat daripada urat leher…Dan, jika masa datang mungkin tak akan pernah lagi menghampiri, izinkan saya tuk memohon kemaafan yang seluas-luasnya…Agar pupus sgala beban di hari perhitungan kelak…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taqobalallahu Minna wa Minkum…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-8949541387254272778?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/8949541387254272778/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=8949541387254272778&amp;isPopup=true' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/8949541387254272778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/8949541387254272778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2008/09/eid-al-fitr-mubarak.html' title='...Eid al-Fitr Mubarak...'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SOBDoQcPSDI/AAAAAAAAAT0/TbHRFivD4SI/s72-c/autumn.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-7630260366480367495</id><published>2008-08-30T18:00:00.001+07:00</published><updated>2008-08-30T18:05:42.687+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Greetings'/><title type='text'>Ramadhan ini...</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CDEASYR%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="State"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Ramadhan ini &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; menjadi...&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Ramadhan pertama tanpa kehadiran seorang Papa&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Ramadhan pertama jauh dari seorang Mama&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Ramadhan pertama bersama seorang suami tercinta&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Ramadhan pertama berada di negeri orang&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Taqabalallahu minna wa minkum, Taqabalallahu ya Kariim…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Semoga shaum kali ini senantiasa membawa perbaikan diri dalam satu ikhtiar menuju jannahNya yang abadi…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-7630260366480367495?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/7630260366480367495/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=7630260366480367495&amp;isPopup=true' title='13 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/7630260366480367495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/7630260366480367495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2008/08/ramadhan-ini.html' title='Ramadhan ini...'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-366586783339360454</id><published>2008-07-14T15:19:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:40.772+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Soul'/><title type='text'>Ikhtiar</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Buana, ujarnya kamu berwarna biru bila tak berbungkus beratus cumulus. Baruna, ia pun acap berucap bahwa satu keajaiban dirimu adalah tak ingin mengalir ke dataran yang lebih tinggi, melainkan ke dataran yang lebih rendah. Itu pula yang telah mengendap di lobus-lobus otakku bahwa jika hendak menjadi tenang sepertinya, maka mengalirlah menurut aturan ‘Arasy. Mentari, katanya kamu selalu muncul di Timur kala pagi hari dan tenggelam di Barat jika bumi telah berputar separuhnya. Ia juga bilang, jikalau ragaku lebih tinggi mungkin aku bisa menggapai keindahannya dalam wujud aurora di polar-polar dunia. Namun, masih menurut penuturannya, panas yang dihasilkannya bisa meluluhlantakkan tulang belulang yang telah disatukan kembali oleh ruhku di hari perhitungan kelak. Semuanya niscaya terjadi bila amalan kebaikanku di dunia teramat ringan.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SHsNXmFRBFI/AAAAAAAAATk/iT_fOHM-Wm4/s1600-h/Andromeda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SHsNXmFRBFI/AAAAAAAAATk/iT_fOHM-Wm4/s320/Andromeda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222782891877008466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Meski nampak berkelindan bak untaian benang kusut yang sulit untuk diurai, kesemuanya demikian indah bagiku. Aku merindukan saat-saat di mana aku bisa membuktikan seluruh ucapannya padaku. Pada titik itu, mungkin dadaku agak sedikit membusung oleh rasa bangga yang melingkupi diriku. Ah tidak, aku harus buru-buru menghapus rasa itu dan menghempaskannya jauh-jauh ke bilangan Andromeda karena ia telah kerap mengingatkanku bahwa aku yang kerdil ini tak pantas memilikinya. Rasa itu hanya pantas dimiliki oleh Ia yang telah menciptakan diriku. Tak hanya itu, aku juga teramat rindu untuk menatap legam bola matanya, senyum yang tersungging elok dari bibirnya, halusnya belaian yang menjamah rambut tipisku, dan pagutan lembutnya yang senantiasa syahdu.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Aku begitu mahfum, meski terlihat tegar, lelehan air matanya kala rembulan tak sabar untuk menyambangi surya di ufuk timur sejatinya adalah sebuah kulminasi dari kerapuhan, eksistensi dari kelemahan, eksibisi dari kegalauan, dan ekspresi dari ketercabikan. Maka, sungguh jamak ketika dengan berbuncah kekerdilannya sebagai makhluk ia kemudian merasakan takut. Memang, ia pernah berkisah bahwa ketakutan itu mestinya hanya ditujukan pada Dzat Penguasa semesta. Namun, adalah makhluk yang terusir dari nirwana yang kerap berbisik pada jiwa dalam keterpekuran. Nyalinya memang belum pernah benar-benar teruji. Kadang, ia memilih untuk berjalan meretas hamparan kon blok terakota sambil menikmati kesejukan akasia yang berdiri kokoh. Di satu waktu lain, ia juga sering menyusuri pedalaman ngarai yang dikelilingi pakis. Ia tahu, bahwa hidup adalah pilihan maka cepat atau lambat ia harus memilih. Walau begitu berat implikasi dari pilihannya tersebut, ia tetap memilihnya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Jalan tersebut bukanlah pilihan kebanyakan makhluk sebab pilu yang mendera telah menanti di ujungnya. Namun, tak tampak keraguan setitik pun pada rautnya yang mulai menunjukkan kebenaran usia biologisnya. Bahkan, s&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SHsNgeixU-I/AAAAAAAAATs/a0jhKEEFr_4/s1600-h/sujud.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SHsNgeixU-I/AAAAAAAAATs/a0jhKEEFr_4/s320/sujud.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222783044472099810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;enyum selalu tersungging di bibirnya yang terlihat berparit-parit karena mungkin waktunya telah habis untuk berbaring di peraduan dibandingkan untuk meneguk segelas air. Ia bilang dulunya ia pernah berazzam tidak akan pernah mengambil jalan itu, tetapi takdir telah berkata lain. Dinding-dinding kokoh itu telah mengurungnya dalam waktu yang tidak sebentar. Berbagai besi tahan karat itu menjadi saksi akan bermacam polah yang tak pernah diinginkannya. Mungkin ada peluh, mungkin ada amarah, dan bukan tak mungkin banyak jua derai tawa. Sesaat tampak jelas kepasrahan pada rupanya. Ia sudah tak pedulikan lagi segenap kebanalan yang ada. Ketakutannya serta merta terkubur dalam makam tak bernisan. Itikadnya hanya satu : menyeruakkan aksara keharuan atas segenggam nurani.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Aku bahagia karena cintanya padaku bukan sekedar semiotika belaka. Aku pun kelak, ketika cakrawala telah demikian jelas adanya bagiku, ingin mencintanya seperti itu. Cinta yang tak datang dengan kata, tetapi menghampiri dengan hati. Cinta yang tak terucap dengan kata, tetapi hadir dengan sinaran mata. Cinta yang tak hadir karena permintaan, tetapi hadir karena ketentuan. Cinta yang tak sekedar berjanji, tetapi senantiasa berikhtiar untuk memenangi…dengan segenap pengorbanan dan kesetiaan.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-366586783339360454?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/366586783339360454/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=366586783339360454&amp;isPopup=true' title='16 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/366586783339360454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/366586783339360454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2008/07/ikhtiar.html' title='Ikhtiar'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SHsNXmFRBFI/AAAAAAAAATk/iT_fOHM-Wm4/s72-c/Andromeda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-6253115241133118633</id><published>2008-06-10T08:37:00.004+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:41.312+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Soul'/><title type='text'>Memoar Qalbu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;object height="250" width="350"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/3dRYTVS-hDA&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/3dRYTVS-hDA&amp;amp;hl=en" type="application/x-shockwave-flash" height="250" width="350"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Cinta, ingatkah kau hari ini di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; bulan yang lalu? Ya, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; bulan lalu, tepat tanggal 10 Januari 2008, kau telah mengikrarkan sebuah janji suci, janji yang teramat berat di hadapanNya. Oleh karenanya, Al-Qur’an menyebutnya sebagai mitsaqan ghaliza [perjanjian yang kuat dan sangat berat]. Mungkin, kau kerap berujar dalam hati, mengapa aku demikian menghitung detik demi detik, jam demi jam, hari demi hari, dan bulan demi bulan yang kita lalui? Semuanya bermuara pada satu hal : sejatinya, hari yang demikian oleh Allah adalah anugerah bagi hambaNya, dan aku ingin kita selalu mensyukuri setiap hari yang telah kita lewati. Bukan hanya itu, di balik kesyukuran itu, kita pula harus senantiasa bermuhasabah, apakah anugerah yang telah dikaruniakan oleh Allah ini telah kita optimalkan, atau belum?&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SE3lFF6xI3I/AAAAAAAAATM/gJYNhivAdMk/s1600-h/Waisia+Waterfall+%281%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SE3lFF6xI3I/AAAAAAAAATM/gJYNhivAdMk/s320/Waisia+Waterfall+%281%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5210072219588305778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Lima&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; bulan. Waktu yang bisa dimanfaatkan untuk &lt;i style=""&gt;Zea mays. L&lt;/i&gt; [jagung] untuk dapat tumbuh sempurna. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Lima&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; bulan juga merupakan titik peralihan ajaib dalam perkembangan seorang bayi mungil. Sesuatu terjadi di dalam system syaraf bayi yang tampaknya menggantikan kebutuhannya menangis. Di titik ini, bayi memperoleh kemampuan berinteraksi dengan dunia dengan cara lain. Ia mulai meraih segala sesuatu dengan kedua tangannya dan bukan menangis lagi. Seluruh tubuhnya, mungkin dapat ikut merasakan kegembiraan karena melihat orang tertawa. Bayi pada usia ini, mungkin merajuk pada saat lapar dan tidak lagi menangis, dan mungkin sanggup untuk menunggu selama beberapa menit. Kemampuan menunggu untuk mendapatkan imbalan ini merupakan satu tahap penting yang memperlihatkan tingkat pengertian dan kepercayaan yang belum terlihat pada bayi yang lebih muda.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Sungguh ajaib bukan, Cinta? Itu semua terjadi hanya dalam waktu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; bulan. Jadi, salah besar bila ada orang yang berujar bahwa waktu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; bulan adalah waktu yang singkat untuk terjadinya sebuah perubahan. Demikian pula dengan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; bulan waktu pernikahan yang telah kita berdua lampaui. Begitu banyak hal yang telah kita alami selama kurun waktu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; bulan ini. Beragam kejadian yang belum pernah kita rasakan dalam kurun waktu kita hidup di bumiNya telah kita alami. Hampir semua kejadian memiliki kesamaan : selalu ada air mata yang tertumpah di dalamnya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Terkadang, aku bertanya dalam diri, mengapa Allah membuat skenario yang mungkin bila kita hanya melihat secara superfisial, kita hanya menganggapnya sebagai cobaan semata. Mengapa ini semua terjadi di waktu yang seharusnya bisa kita lalui dalam beragam keindahan mahligai pernikahan mengingat singkatnya masa ta’aruf kita yang hanya dalam hitungan hari? Bagiku, ini adalah cara Allah untuk memperkenalkan diriNya pada kita, hamba-hambaNya yang sungguh teramat dhaif. Ini adalah jalan yang ditunjukanNya agar kita dapat membangun sebuah pondasi yang kokoh dalam mengarungi bahtera rumah tangga dengan engkau sebagai nakhodanya. Kau adalah imamku. Engkau adalah pakaian bagiku dan aku adalah pakaian bagimu. Karenanya, kenakanlah baju zirahmu tuk bertarung demi kehormatanku karena engkau adalah pahlawan yang telah lama kuimpikan.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SE3j1LRKHMI/AAAAAAAAATE/1hzQJZ6qVLE/s1600-h/1_975078330l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SE3j1LRKHMI/AAAAAAAAATE/1hzQJZ6qVLE/s320/1_975078330l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5210070846634859714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Sayang, pastinya engkau lebih mengetahuinya daripada aku bahwa : ketika Allah memberikan kita cobaan, berarti Allah sedang memberi perhatian yang lebih, memberikan kasih sayang yang lebih pada kita. Karena hakikat dari cobaan atau ujian adalah sebanding dengan tingkat keimanan kita yang jika kita bersabar, maka Allah akan naikkan keimanan. Namun, sebaliknya jika kita menjadi kufur, maka akan turun tingkat keimanan kita. Mungkin kita telah melupakan malam-malam di mana kita menangis, mengingat semua dosa, khilaf, dan maksiat yang kita lakukan, merenungi betapa banyak nikmat yang telah Allah berikan. Sejatinya, Allah rindu akan air mata kita, Allah rindu dengan curahan hati kita kepadaNya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Ya, kita memulai segalanya dari titik nol [seperti yang pernah kau katakan padaku]. Meski berjalan dengan ketertatihan, tertusuk oleh berbagai onak dan duri yang berserak di jalan yang kita lewati, dihujam oleh tombak thagut-thagut keduniawian, terhempas di tengah badai yang ditingkahi dengan ketidakbersahabatan saung tempat kita berteduh, kita harus tetap bertahan. Bangkit untuk kemudian berdiri kokoh dan berjalan tegak tanpa sebiji sawi kesombongan dalam kalbu. Meniadakan dada-dada yang membusung pongah, karena hidup adalah untuk beribadah pada Allah dan Allah menciptakan kita tak lain hanya untuk beribadah padaNya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Sayang, ketakutanku terhadap hari esok ketika surya mulai menyembul di ufuk timur bukan karena Izrail senantiasa siap untuk mengambil ruhku kapan saja. Ketakutanku semata karena aku belum banyak memberi kepadamu, wahai Pangeranku. Karena, azzamku adalah satu : Aku tidak layak untuk menerima, tapi aku yakin bahwa aku harus selalu memberi. Maaf, jika aku dengan segala kelemahanku belum bisa banyak memberikanmu kebahagiaan melainkan air mata. Terima kasih, untuk secercah cinta yang telah sudi kau berikan padaku, perempuan yang demikian papa. Dan, aku teramat menyadari bahwa bilangan masa akan terus bergulir, bukan mendekati titik nol, melainkan terus merangkak tiada batas. Hingga waktu Israfil meniupkan sangkakala, atau mungkin Izrail dahulu yang datang memanggil. Karenanya, bila usiaku usai sampai di sini dan hari esok benar-benar tak dapat kujumpai lagi, perkenankan aku untuk berujar : aku cinta kamu.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;...dedicated special to my beloved husband : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Agung Shamsuddin Saragih&lt;/span&gt;, luv u very much, Hun, meski hanya terucap lirih yakinilah bahwa namamu ada dalam tiap delik doaku...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-6253115241133118633?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/6253115241133118633/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=6253115241133118633&amp;isPopup=true' title='33 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/6253115241133118633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/6253115241133118633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2008/06/memoar-qalbu.html' title='Memoar Qalbu'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/SE3lFF6xI3I/AAAAAAAAATM/gJYNhivAdMk/s72-c/Waisia+Waterfall+%281%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>33</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-8908721643687381632</id><published>2008-05-10T00:02:00.000+07:00</published><updated>2008-05-10T00:12:49.254+07:00</updated><title type='text'>...Tears in Heaven...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;object width="350" height="250"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/1_7UgKot5PA&amp;amp;hl=en"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/1_7UgKot5PA&amp;amp;hl=en" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="350" height="250"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Would you know my name&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;If I saw you in heaven?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Would it be the same&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;If I saw you in heaven?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I must be strong&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;And carry on,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;'Cause I know I don't belong&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Here in heaven&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Would you hold my hand&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;If I saw you in heaven?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Would you help me stand&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;If I saw you in heaven?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'll find my way&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Through night and day,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;'Cause I know I just can't stay&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Here in heaven&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Time can bring you down,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Time can bend your knees.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Time can break your heart,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Have you begging please, begging please.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beyond the door,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;There's peace I'm sure,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;And I know there'll be no more&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Tears in heaven.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*an old song from Eric Clapton...senantiasa mengenangmu, tunggulah aku di sana karena cinta ini akan selalu abadi...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-8908721643687381632?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/8908721643687381632/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=8908721643687381632&amp;isPopup=true' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/8908721643687381632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/8908721643687381632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2008/05/tears-in-heaven.html' title='...Tears in Heaven...'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-5439450686362199829</id><published>2008-03-16T17:40:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:41.574+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Soul'/><title type='text'>Untuk Satu Kata</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Untuk satu kata yang tak pernah terucap…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Maafkan, jika aku hanya dapat berkata-kata pinta&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Dalam wajah yang tiada lelah,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kuartikan itu sebagai sebuah kesanggupan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Dan selalu, kau memenuhinya dengan sempurna&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Untuk satu kata yang tak pernah terucap…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Terima kasih, kau telah membuka jalanku tuk raih hidayahNya&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Dalam beberapa jam perjalanan,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kuyakini itu adalah ungkapan kebahagiaan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Dan kerapkali, kau kejawantahkan dalam ribuan karya nyata&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Untuk satu kata yang tak pernah terucap…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Maafkan, bila hanya keluh yang bisa kuulurkan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Dalam raut yang tak bercemas&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kuanggap itu sehangat semangat&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Dan senantiasa, kau ajarkan aku untuk bangkit, meski dalam ketertatihan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Untuk satu kata yang tak pernah terucap…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Terima kasih, atas jutaan kebersamaan yang telah kita lalui bersama&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Dalam ceriaku, &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Dalam sedihku,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Dalam waktu-waktu luang yang kau miliki&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kumaknai itu sebagai sebuah perlambangan sayang &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Dan acapkali, kau wujudkan walau letih telah meremukredamkan raga gagahmu&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Untuk satu kata yang tak pernah terucap…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Maafkan, jika kilahan sering terlontar dari bibir seorang manusia yang dhaif&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Dalam keyakinan yang menghujam jauh ke dasar bumi&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kusadari itu adalah sebuah semiotika cinta&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Karena sejatinya, begitulah caramu ajariku mengenal dunia&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Untuk satu kata yang tak pernah terucap…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Terima kasih, telah menitipkan aku pada seorang lelaki pilihanmu&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Dalam senyum yang tak pernah berhenti tersungging&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kumaknai itu adalah euforia bercampur kelegaanmu&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Karena telah menunaikan amanah dari Allah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Menjaga dan mengantarku hingga bertemu imam dalam hidupku&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R90DsJnCbYI/AAAAAAAAAS4/MNSzRzjp5N4/s1600-h/true+love.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R90DsJnCbYI/AAAAAAAAAS4/MNSzRzjp5N4/s320/true+love.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178299203574721922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Untuk satu kata yang tak pernah terucap…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Izinkan aku mengumandangkannya pada semesta&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Bahwa aku demikian mencintaimu&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Sungguh mencintaimu&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Dalamnya palung Mariana, sungguh tiada dapat dibandingkan dengan dalamnya &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Cinta ini padamu&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Hanya untukmu, Papa…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;*&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" lang="SV" &gt;Cinta itu indah...karena ia bekerja dalam ruang kehidupan yg luas, dan inti pekerjaannya adalah memberi. Memberi apa saja yg diperlukan oleh orang yg kita cintai untuk tumbuh menjadi lebih baik dan berbahagia karenanya [M. Anis Matta] --- Terima kasih, Pah, telah mengajarkanku menjadi seorang perempuan. Terima kasih, Allah, telah memberikan aku seorang ayah yang demikian hebat &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-5439450686362199829?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/5439450686362199829/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=5439450686362199829&amp;isPopup=true' title='13 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/5439450686362199829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/5439450686362199829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2008/03/untuk-satu-kata.html' title='Untuk Satu Kata'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R90DsJnCbYI/AAAAAAAAAS4/MNSzRzjp5N4/s72-c/true+love.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-2551731895680585683</id><published>2008-02-27T07:26:00.001+07:00</published><updated>2008-02-27T12:34:08.385+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Stories'/><title type='text'>...Satu Rindu...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;object height="250" width="350"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/vZH7cWSzhf8&amp;amp;rel=1"&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/vZH7cWSzhf8&amp;amp;rel=1" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" height="250" width="350"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Syahdan, kehidupan adalah sebuah daur yang akan senantiasa melingkar. Tak selamanya manusia akan berada di puncak kebahagiaan, pun sebaliknya selalu berkutat di bawah kesedihan. Demikian halnya dengan saya sebagai seorang manusia biasa yang teramat dhaif. Belumlah genap tiga minggu saya merasakan kebahagiaan atas pernikahan saya yang dilangsungkan pada 1 Muharram 1429 H yang lalu, Papa yang selama ini bertanggung jawab penuh atas diri saya harus kembali ke haribaan Sang Pemilik Jiwa.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Manusia memang hanya bisa berencana, tetapi Allah jua yang menentukan semuanya. Lebih dari satu bulan yang lalu, saya berencana membuat sebuah kejutan untuk Papa di hari lahirnya yang ke-56, tepat pada hari ini, 27 Februari 2008. Saya ingin pulang dari Seram ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; tanpa sepengetahuan beliau dan suami saya. Saya ingin sekali mengajak dua lelaki pilihan Allah untuk saya tersebut beserta Mama untuk makan malam bersama di luar. Sejak saya menikah, saya memang belum pernah duduk makan bersama di satu meja dengan mereka, karena satu hari setelah menikah saya sudah harus kembali lagi ke pulau Seram, Maluku, untuk menjalankan tugas profesi.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Namun, rupanya Allah memiliki kehendak lain, Dia telah memanggil Papa tepat delapan belas hari setelah menyerahkan mandatnya kepada suami saya. Tak seperti saat-saat sebelumnya, ketika saya menyampaikan kepada Papa bahwa saya sedang berta’aruf dengan seorang lelaki dan ada kemungkinan bahwa proses untuk menuju pernikahannya akan berlangsung cepat jika satu sama lain telah sama-sama memiliki kemantapan hati, Papa pun tak banyak menentang. Sebelumnya, saya membayangkan bahwa Papa akan berkeras menyuruh saya untuk berpikir ulang mengenai proses yang sedang saya lakukan tersebut. Namun, pada kenyataannya, Papa hanya berujar, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Ya, adek atur aja gmana baiknya, yang penting buat Papa dia bisa mimpin adek, itu aja."&lt;/span&gt; Bagi sebagian besar orang, mungkin proses yang saya dan suami saya lakukan bisa dibilang sangat kilat. Satu kali bertemu saat ta’aruf, satu kali bertemu ketika suami saya bertandang ke rumah, satu minggu setelah itu dilangsungkan proses khitbah atau lamaran, dan satu minggu kemudian diikrarkanlah sebuah mitsaqan-ghaliza.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Mungkin, Papa memang sudah menyiapkan seorang pengganti, meski tiada yang bisa menggantikan, dirinya untuk saya. Ya, rindu pada Papa acapkali menelisik syahdu di balik kalbu nan sendu. Berjuta kenangan akan Papa tak akan mungkin hilang dari ingatan saya. Suaranya, senyumnya, tawanya, perhatiannya, kemarahannya, semuanya tentang Papa. Papa yang menurut Mama senantiasa gelisah jika saya belum ada di rumah jika malam telah tiba, Papa yang selalu menelepon saya hanya sekedar menanyakan kabar dan posisi saya berada, Papa yang kerap memarahi saya kala saya melakukan kecerobohan, Papa yang tidak sungkan untuk membeli minuman pereda sakit datang bulan ketika dismennorhoe itu menyerang saya begitu hebat, Papa yang rela mengantarkan saya hingga ke pulau Seram, Maluku, untuk melaksanakan pengabdian profesi, Papa yang hanya memasang foto saya di dompetnya, Papa yang dengan sigap mengambilkan gunting ketika melihat ada benang yang terjulur dari jilbab yang saya kenakan, dan lain-lain.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Terima kasih, Allah, telah memberikan seorang Papa yang demikian hebat untuk seorang perempuan yang rapuh sepertiku. Terima kasih, Pah, telah menyukmakan sosok perempuan yang kuat untuk mengarungi pahit getir kehidupan ini. Ikhtiarku, persembahkan segala yang terbaik untukmu dan membuatmu bangga kala menyaksikanku di alam &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Harap dan inginku, semoga Allah Rabbul ‘Izzati berkenan mempertemukan kita di alam yang abadi kelak, sebuah ruang di mana kita tidak akan mungkin lagi terpisah oleh apapun jua, Insya Allah. &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-2551731895680585683?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/2551731895680585683/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=2551731895680585683&amp;isPopup=true' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/2551731895680585683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/2551731895680585683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2008/02/satu-rindu.html' title='...Satu Rindu...'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-8808974315307542482</id><published>2008-02-19T21:55:00.002+07:00</published><updated>2008-02-19T22:21:13.584+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Stories'/><title type='text'>...Menikah...</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Assalamu'alaikum Wr Wb...&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kutuliskan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; ini dalam buncahan rasa rindu yang mendalam atas indahnya persahabatan yang kita jalani&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;untuk itu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kusampaikan segala pinta agar hari-hari itu tak berlalu dari hadapanku meski mungkin jarak &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; memisahkan&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kutuliskan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; ini dalam lelehan air mata yang mengalir demikian deras mengingat segala kebaikan yang pernah kalian hantarkan padaku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;untuk itu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kusampaikan segala doa agar Allah SWT berkenan membalas segalanya dengan balasan yang lebih baik di akhirat kelak karena mungkin ku tak &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; mampu membalasnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kutuliskan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; ini dalam pintalan kasih yang terajut dalam simfoni indah tanpa sekat syak wa sangka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;untuk itu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kusampaikan segala maaf atas kelebatan dzon yang sempat bersemayam dalam dada karena sejatinya aku hanyalah seorang manusia dhaif yang penuh khilaf&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kutuliskan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; ini dalam alunan kesyukuran atas segala iradahNya yang telah mempertemukan kita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;untuk itu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kusampaikan segala harap agar tali-tali ukhuwah yang telah tersambung tiada pernah dapat terputus walau tuntutan roda kehidupan terus memburu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kutuliskan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; ini dalam eksotika keindahan cinta berbalut pesona setiap detail kuasa Ilahi atas seluruh alur yang kita lalui&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;untuk itu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kusampaikan segala tutur tuk tebarkan jutaan ibroh pada semesta dengan penuh keikhlasan dan kelapangan dada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kutuliskan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; ini dalam guratan secercah sinar yang menelisik jernih dalam sudut-sudut hatiku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;untuk itu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kusampaikan segala senyum tulus dan terindah kalian seluruh sahabatku di hari bahagiaku...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;---&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Alhamdulillah, sebagaimana Allah SWT telah mempertemukan Adam AS dengan Siti Hawa di Padang Arafah dalam iradahNya...semoga Allah SWT juga meridhoi kami : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;Drg. Deasy Rosalina&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;[FKG UI'01]&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;dan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;Agung Shamsuddin Saragih, ST, MS-Eng&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;[FT Mesin UI'99]&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;yang telah mengikrarkan sebuah mitsaqan-ghaliza pada 1 Muharram 1429 H [10 Januari 2008] lalu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Dengan sepucuk &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; ini kami juga memohon maaf yang sebesar-besarnya pada seluruh sahabat karena baru dapat memberi kabar ini sekarang. Kala itu, kami baru melaksanakan akad nikah yang dihadiri oleh keluarga dekat saja. Rencananya, setelah saya selesai melaksanakan pengabdian profesi di pulau Seram akhir Maret'08 ini kami akan melaksanakan walimatul'ursy. Namun, berhubung alm. Papa saya, M.Zein Sukri, telah berpulang ke Rahmatullah pada tanggal 28 Januari 2008 kemarin, rencana tersebut mungkin akan mengalami penundaan atau bahkan ditiadakan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Sekali lagi, saya, mewakili suami dan keluarga besar tetap memohon doa dari seluruh sahabat sekalian. Kami haturkan banyak terima kasih atas segala pengertian yang diberikan. Syukran Jazakumullah Khairan Katsira.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Wassalamu'alaikum Wr Wb...&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;-RoSa &amp;amp; Agung-&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-8808974315307542482?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/8808974315307542482/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=8808974315307542482&amp;isPopup=true' title='47 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/8808974315307542482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/8808974315307542482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2008/02/menikah.html' title='...Menikah...'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>47</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-6414566860185418928</id><published>2008-02-15T11:55:00.004+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:41.841+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Stories'/><title type='text'>Maut itu...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R7UjubcJ-MI/AAAAAAAAASw/L1XDpLVcyIU/s1600-h/wisuda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R7UjubcJ-MI/AAAAAAAAASw/L1XDpLVcyIU/s320/wisuda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5167075428024318146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;“Cukuplah kematian itu sebagai nasehat.”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; [HR. Thabrani-Baihaqi]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Maut. Manusia mana di belahan bumi ini yang dapat menghindar ketika Izrail telah datang memanggil? Beribu mil jauhnya manusia berusaha lari dari maut, beribu mil itu pula dengan sigap ia akan menghadang di ujung jalan. Jika kini dengan pelbagai teknologi di bidang kedokteran sebuah kelahiran dapat ditentukan dan direncanakan, maka tidak demikian halnya dengan maut. Secanggih apapun instrumen diagnosis, tidak ada satu pun yang dapat memberikan prognosis pasti mengenai sebuah kematian. Pun ia, tak mesti didahului oleh sebuah sakit yang mendera. Ia bisa menjemput kala kita sedang terlelap tidur, berkumpul bersama keluarga, atau bermacam kesibukan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Tak terkecuali dengan Papa saya, Muhammad Zein Sukri, yang telah Allah panggil pada 28 Januari yang lalu. Seumur hidupnya, beliau tak pernah dirawat di rumah sakit. Rokok dan kopi pun tak pernah dikonsumsinya. Bahkan, setengah jam sebelum beliau dipanggil kehadirat Sang Pemilik ‘Arasy, kami masih sempat berkirim SMS. Tiada pertanda apapun bahwa pahlawan terbesar dalam hidup saya itu akan meninggalkan saya dan Mama untuk selama-lamanya. Satu hal yang saya sesali adalah, saya tak berada di samping Papa ketika beliau sedang meregang nyawa. Lautan yang terbentang demikian luas, membuat saya hanya bisa mencium keningnya di detik terakhir jenazahnya hendak dishalatkan, karena sejak kabar meninggalnya Papa sampai pada saya yang sedang berada di pulau Seram pada pukul 16.30 WIT, saya baru bisa sampai di Jakarta pada pukul 12.00 WIB keesokan harinya, Selasa 29 Januari 2008.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Papa yang tanggal 27 Februari tahun ini berusia 56 tahun adalah sungguh sosok Ayah yang luar biasa. Sebagai seorang anak perempuan tunggal, saya selalu mendapatkan curahan kasih sayang yang berlimpah darinya. Hampir semua keinginan saya beliau turuti. Setiap ada waktu luang, beliau pasti menyempatkan diri untuk mengantar dan menjemput saya di mana pun saya berada. Tak pernah sekalipun Papa mengeluh pada saya bahwa beliau sedang merasakan keletihan atau sakit. Hanya satu kali Papa mengeluh pada saya bahwa dirinya sedang merasa tidak enak badan yaitu pada pagi hari sebelum beliau meninggalkan kami, keluarga yang sangat mencintainya, ke tempat peristirahatan abadi. Sungguh, ketika meninggalnya pun, beliau sama sekali tidak merepotkan istri dan anaknya karena kebetulan Mama masih berada di kantor dan saya sendiri masih di pulau Seram.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Papa, meski kau dan aku kini terpisah oleh dimensi ruang dan waktu, yakinilah bahwa aku, putri tunggalmu, akan berusaha sekuat tenaga untuk menjadi yang kau bangga. Dan, semoga Rabbul’ Izzati berkenan mempersatukan kita di dalam jannahNya kelak. Amin.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:10;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:10;" &gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;*dalam buncahan air mata yang tak terbendung, mencintainya teramat sangat…*&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-6414566860185418928?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/6414566860185418928/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=6414566860185418928&amp;isPopup=true' title='32 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/6414566860185418928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/6414566860185418928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2008/02/maut-itu.html' title='Maut itu...'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R7UjubcJ-MI/AAAAAAAAASw/L1XDpLVcyIU/s72-c/wisuda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>32</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-718698110113784933</id><published>2008-01-09T06:55:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:43.705+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mind'/><title type='text'>Energi Sebuah Maaf</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Dalam fase perjalanan hidup seorang insan di dunia rasanya tiada yang tak pernah merasakan sesuatu yang bernama perselisihan. Entah bagaimana akhir kisah dari perselisihan tersebut pastinya akan sempat menorehkan sebuah luka di hati. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; dua pilihan penatalaksanaan dari luka tersebut ; pertama tetap membiarkan luka tersebut ada di dalam hati, dan kedua menutup serta merawat luka tersebut dengan kata ajaib bertitel maaf.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Sejatinya luka yang apabila tetap dibiarkan, mungkin dapat menyembuh tetapi sungguh penyembuhannya tidak akan sesempurna bila dibandingkan dengan luka yang dirawat. Hasil akhirnya sungguh memiliki perbedaan yang signifikan. Luka di kulit yang dibiarkan terbuka biasanya akan meninggalkan noktah atau hingga yang paling parah adalah berupa jaringan parut. Namun, luka di kulit yang dirawat dengan baik dapat menyembuh hingga strukturnya kembali seperti semula. Memang, untuk merawat luka tentunya dibutuhkan tenaga juga waktu, tetapi apalah arti dari kesemuanya itu bila hasil akhir yang didapatkan akan lebih baik bila dibandingkan dengan hanya membiarkan luka yang ada?&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R4QN6AzsdhI/AAAAAAAAASY/wTZMmkMAGZU/s1600-h/hand-heart.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R4QN6AzsdhI/AAAAAAAAASY/wTZMmkMAGZU/s320/hand-heart.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153259163919087122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Maaf. Terlihat sebagai sebuah kata yang sepele, tapi sungguh memiliki energi yang luar biasa dalam mengubah segalanya. Saya sangat meyakini bahwa sebilah dendam yang menelisik di dalam hati bisa menyebabkan aura seseorang menjadi kurang baik. Artinya, gelombang energi yang dipancarkan dari orang tersebut merupakan energi negatif. Jika sudah demikian, maka sebagaimana halnya kejadian-kejadian lain yang ada di dunia ini, akan terjadi satu hukum sebab akibat demi tercapainya suatu kesetimbangan. Karena setiap delik hal yang terjadi adalah berupa energi dengan frekuensi tertentu, maka segala yang kita pikirkan, emosikan, tuturkan, dan persepsikan ada dalam bentuk energi yang akan menyebar ke semesta. Mudahnya begini, setiap satu frekuensi energi negatif yang kita sebarkan pada semesta, maka kita akan mendapatkannya kembali dalam jumlah yang sama. Jadi, bisa dibayangkan bila dendam yang ada dalam jiwa bertumpuk-tumpuk, maka sebanyak itu pulalah energi negatif akibat dendam yang kita dapatkan.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Bukan hanya menyebabkan cahaya hati menjadi padam, dendam yang terbenam dalam jiwa dapat juga memiliki implikasi pada orang yang dikenai bara tersebut. Mengapa? Karena sejatinya, energi negatif dari orang yang memiliki dendam padanya akan tetap terpancar dan tanpa disadari dapat membawa efek yang buruk. Tak jarang ada orang yang bercerita mengenai perjalanan hidupnya yang kerap menghadapi kerikil-kerikil tajam meski telah banyak ibadah yang ia lakukan. Shaum Senin-Kamis, sholat tahajjud, berdoa, amal shodaqoh, dan lain-lain telah dilakukan, tetapi tetap saja keterpurukan nasib enggan berpaling dari dirinya. Disadari atau tidak, hukum alam pasti berlaku : karena jumlah energi positifnya belum sebanding dengan jumlah energi negatif yang dihasilkannya pada waktu yang sama, maka hasilnya akan tetap negatif. Pada intinya, banyak orang yang kerap mengalami ketertatihan untuk melangkah ke depan adalah karena mereka mempertahankan energi negatif dalam jiwa dalam bentuk marah dan dendam pada orang lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R4QOYwzsdiI/AAAAAAAAASg/yk9xoUaMtag/s1600-h/whiteroses.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R4QOYwzsdiI/AAAAAAAAASg/yk9xoUaMtag/s320/whiteroses.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153259692200064546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Meski dirasakan amat berat, ketulusan hati dalam memaafkan adalah kunci dari segalanya. Bentuk memaafkan bukan berarti menerima begitu saja ketidakadilan perlakuan yang telah dilakukan terhadap diri atau pula sebanding dengan kewajiban untuk menghubungi orang yang pernah menyakiti. Stigma yang umum adalah bahwa memaafkan merupakan sesuatu yang dilakukan untuk orang lain. Memaafkan, sejatinya adalah tindakan yang dilakukan demi kepentingan diri sendiri dan hanya untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Memaafkan bukan hanya ditujukan untuk orang lain, tapi sungguh lebih diarahkan untuk diri sendiri. Memohon ampunan pada Allah dan bertaubat atas kealpaan yang pernah terjadi serta menganggapnya sebagai satu pelajaran penting kehidupan dari Allah, merupakan bentuk penting dari memaafkan diri sendiri. Hanya orang-orang kuatlah yang mampu memaafkan orang lain maupun diri sendiri. Lantas, siapa sajakah orang-orang yang harus mendapatkan kemaafan? Cobalah ingat kembali wajah seseorang dan tentukan perasaan diri terhadapnya. Apabila ada emosi negatif yang seketika membuncah dalam hati, maka orang inilah yang harus dimaafkan.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Saya percaya, ketika hati telah lapang untuk memaafkan, maka seketika itu pula keajaiban di sekeliling dapat terjadi. Saat kemaafan telah diberikan, maka pada saat itu pulalah energi negatif yang selama ini menjadi tabir antara diri kita dengan orang tersebut akan terbuka. Implikasinya, orang itu pun akan merasakan sesuatu yang sangat positif dalam dirinya. Bukan merupakan hal yang aneh apabila di suatu hari kemudian, setelah kita memberikan maaf pada orang tersebut, secara tiba-tiba sikapnya berubah meskipun kita tak pernah memberitahunya bahwa ia telah mendapatkan sertifikasi kemaafan dari kita.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R4QO_gzsdjI/AAAAAAAAASo/ra5MlUM3qYI/s1600-h/IMG_0946.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R4QO_gzsdjI/AAAAAAAAASo/ra5MlUM3qYI/s320/IMG_0946.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153260357919995442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebilah keikhlasan hati untuk memaafkan orang-orang yang pernah menyakiti atau menzalimi diri, sejatinya dapat menguras energi negatif yang selama ini telah dihasilkan tanpa disadari. Pada saat itulah, energi positif dalam diri akan semakin terpancar dan masa depan yang cerah makin mudah untuk diraih. Kemaafan, dapat menerbangkan noktah-noktah hitam dalam jiwa ke bilangan Andromeda, dan pada saat jiwa dalam keadaan bersih itulah ribuan harap yang disanjungkan akan lebih mudah diijabah oleh Allah, Insya Allah. Wallahu’alam bishshawab.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-718698110113784933?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/718698110113784933/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=718698110113784933&amp;isPopup=true' title='17 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/718698110113784933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/718698110113784933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2008/01/energi-sebuah-maaf.html' title='Energi Sebuah Maaf'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R4QN6AzsdhI/AAAAAAAAASY/wTZMmkMAGZU/s72-c/hand-heart.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-3339777791247058398</id><published>2008-01-05T05:34:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:44.206+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Stories'/><title type='text'>Kangen!!!</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Tadi pagi, saya sempat melihat-lihat profil Friendster seorang adik kelas angkatan 2003 yang saat ini masih menjalani masa ko-asisten di kampus. Adik kelas saya ini dulunya adalah anak buah saya ketika saya menjadi koordinator biro kemahasiswaan senat mahasiswa FKG UI periode 2004-2005. Kini, dia telah menjabat sebagai ketua senat mahasiswa FKG UI. Di profilnya tersebut, saya mendapati banyak sekali foto-foto kegiatan kemahasiswaan kampus.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R362bwzsdfI/AAAAAAAAASI/3LgReT9KEU0/s1600-h/Kersos+ToHo.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R362bwzsdfI/AAAAAAAAASI/3LgReT9KEU0/s320/Kersos+ToHo.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151755611832874482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ah, memori saya pun lantas melanglang buana. Tak pernah menyangka sebelumnya bahwa saya akan merindukan masa-masa itu. Masa-masa di mana organisasi kampus sangat dijauhi oleh para mahasiswanya lantaran rasa takut yang berlebihan terhadap tuntutan kurikulum fakultas yang demikian padat. Masa-masa di mana keputusan-keputusan berat harus diambil ketika pilihan ujian, rapat, dan aksi, ada di waktu yang sama. Masa-masa di mana &lt;i style=""&gt;hang-out&lt;/i&gt; di mall-mall lebih menjadi pilihan dari mahasiswa fakultas kebanyakan gadis [a.k.a FKG] ketimbang harus menghadiri kegiatan kerohanian kampus. Masa-masa di mana hanya sedikit mahasiswa yang mau mengaktualisasikan dirinya dalam benturan-benturan pemikiran di luar teori-teori bedah mulut, &lt;a href="http://www.thefreedictionary.com/orthodontics"&gt;orthodontia&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.thefreedictionary.com/prosthodontic"&gt;prostodontia&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.thefreedictionary.com/conservative+dentistry"&gt;konservasi gigi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.thefreedictionary.com/periodontic"&gt;periodontia&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.thefreedictionary.com/pedodontics"&gt;pedodontia&lt;/a&gt;, penyakit mulut, kesehatan gigi masyarakat, dan radiologi.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R366VQzsdgI/AAAAAAAAASQ/LVLOHQgoUus/s1600-h/senat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R366VQzsdgI/AAAAAAAAASQ/LVLOHQgoUus/s320/senat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151759898210235906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Setelah satu setengah tahun meninggalkan dunia kampus, entah bagaimana kondisinya sekarang. Yang jelas, saya hampir tak pernah mendengar berita mengenai aksi-aksi mahasiswa yang menentang kebijakan pemerintah yang kontroversial, bagaimana perkembangan kegiatan kemahasiswaan di fakultas saya, dan siapa mahasiswa-mahasiswa yang kini menduduki jabatan-jabatan strategis di lembaga kemahasiswaan. Entah, mungkin hal itu dikarenakan saya yang kurang mengikuti segala perkembangan yang ada dikarenakan sedang berada di negeri antah berantah, ataukah memang pergerakan mahasiswa khususnya di UI sedang mati suri dikarenakan biaya perkuliahan yang semakin melangit ???&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-3339777791247058398?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/3339777791247058398/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=3339777791247058398&amp;isPopup=true' title='20 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/3339777791247058398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/3339777791247058398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2008/01/kangen.html' title='Kangen!!!'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R362bwzsdfI/AAAAAAAAASI/3LgReT9KEU0/s72-c/Kersos+ToHo.gif' height='72' width='72'/><thr:total>20</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-399780586963300865</id><published>2007-12-27T09:07:00.000+07:00</published><updated>2007-12-30T12:03:14.834+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Soul'/><title type='text'>Kontemplasi</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;object height="250" width="350"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/bORLJMt2crM&amp;amp;rel=1"&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/bORLJMt2crM&amp;amp;rel=1" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" height="250" width="350"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Detik…telah berkumpul menjadi menit&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Menit...telah bersatu menjadi jam&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Jam…telah melebur menjadi hari&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Hari…telah bertambah menjadi bulan&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Bulan…telah berjalan menjadi tahun&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;…&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;dan nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan?&lt;/span&gt;...&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Allah…&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Demikian melimpah kasih yang telah Kau curahkan pada manusia dhaif ini&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Adakah jalan yang lebih indah dibandingkan jalan yang telah Kau tunjukkan&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Meski berliku dan harus melaluinya dengan ketertatihan&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Sejatinya, itulah caraMu mencintaku&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Allah…&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Jauhkan hamba dari segala noktah yang kerap menodai jiwa&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Hempaskan gelimang thaghut yang berkelibat tanpa sangka&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Musnahkan seluruh bara yang menjadi hijab di antara kita&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Harapku, miliki sayap tuk kepakkan ke ‘Arasy…jumpaiMu…&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Allah…&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Sungguh kupinta,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Hanya ingin dalam belaimu&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Sekali lagi…&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Jangan henti ajari memujiMu&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Dalam tiap debaran…dalam tiap getaran..dalam tiap kerlipan…&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Tak ingin khianati rahman dan rahimMu&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Karena ku selalu yakini&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Dalam dada pecinta sejati, tak &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; terkumpul dua hati&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;…&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;*karena, tiap detik adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anugerah&lt;/span&gt;...tiap tawa adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karunia&lt;/span&gt;...dan tiap tetes air mata adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cinta&lt;/span&gt;...hari ini ruh baru telah lahir kembali, tak ada yang bisa berpulang ke masa lampau, tapi selalu akan ada kesempatan untuk memulai masa depan...semoga*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;…special thanks to : &lt;a href="http://kabulku.multiply.com/"&gt;Bul’e&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://ancasyah.wordpress.com/"&gt;Bang Anca&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://deasydania.blogspot.com/"&gt;Deasyku&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://fathiana.blogspot.com/"&gt;Fathy&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/7004477"&gt;Bang Nanda&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/25829031"&gt;Icha&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/7404539"&gt;Diyas&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/7126955"&gt;Unce Marunce&lt;/a&gt;, Tante Ida, &lt;a href="http://spedaman.blogspot.com/"&gt;Om Dhan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/24173518"&gt;Jeng Dewi&lt;/a&gt;, Fitri, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/10866645"&gt;Meita&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/ejandhika"&gt;Andhika&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://r33dho.blogspot.com/"&gt;Bang Ridho&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/4109754"&gt;Putri&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/7810245"&gt;Uda Ipeng&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://stogom.net/"&gt;Bang Ipin&lt;/a&gt;, Mba Ut, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/7125096"&gt;Thea&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/6004406"&gt;Donna&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://aroengbinang.blogspot.com/"&gt;Pak’e Aroeng&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/7757973"&gt;Desly&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/7790911"&gt;Tia&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/crieagu"&gt;Indah&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://desandesan.blogspot.com/"&gt;Mba Desan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/6339792"&gt;Ditha&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/zamrirahmat"&gt;Kang Jamie &lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/8258851"&gt;Evi&lt;/a&gt;,  &lt;a href="http://ercamus.blogs.friendster.com/my_blog/"&gt;Ka Monce,&lt;/a&gt;  Dwi [atas SMS dan teleponnya : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sort by chronological order&lt;/span&gt;] ; &lt;a href="http://adis.web.id/"&gt;Adis&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/54234339"&gt;Ita&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/7753660"&gt;Yudha&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/9056100"&gt;Dian&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/5546937"&gt;Ranny&lt;/a&gt;, Mba Roza, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/asihretno"&gt;Mba Retno&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/8368959"&gt;Mba Intan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/luizzznich"&gt;Luiz &lt;/a&gt;[atas offline messagenya di Y!M] ; &lt;a href="http://profiles.friendster.com/elnovaz"&gt;Mas Novi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/indrasmoro"&gt;Mas Haryo&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/azharlou"&gt;Azhar&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/idzma"&gt;Idzma&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/17044588"&gt;Ka Samsul&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/user.php?uid=11010464"&gt;Any&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://initea.multiply.com/"&gt;Tity&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/30271376"&gt;Setta&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://wietlove.blogspot.com/"&gt;Mba Wiet&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://nirairyani.blogspot.com/"&gt;Bunda Nila Aura&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/14882967"&gt;Wilda&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://storybunda.blogspot.com/"&gt;Bunda Ira&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://nila-nila.blogspot.com/"&gt;Bunda Nila&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/friza91"&gt;Mas Riza&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://adywirawan.blogspot.com/"&gt;Dr. Ady,&lt;/a&gt; &lt;a href="http://greicheanwar.blogspot.com/"&gt;Bunda Gege&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/11207629"&gt;Marabunta&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://profiles.friendster.com/neds"&gt;Nedia&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.friendster.com/indradi"&gt;Mas Adi&lt;/a&gt; [atas message dan komennya di &lt;a href="http://www.friendster.com/drosalina"&gt;FS&lt;/a&gt;] ; &lt;a href="http://aku-presiden.blogspot.com/"&gt;Andik&lt;/a&gt; [atas kirimannya] ; dan semua orang yang telah membuat hari lahir saya menjadi lebih berwarna...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-399780586963300865?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/399780586963300865/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=399780586963300865&amp;isPopup=true' title='24 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/399780586963300865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/399780586963300865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/12/kontemplasi.html' title='Kontemplasi'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>24</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-1638598917973798301</id><published>2007-12-19T09:27:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:45.260+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mind'/><title type='text'>Romantika Masa PTT</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Pengalaman masa pengabdian profesi dokter atau yang lebih dikenal dengan istilah PTT [Pegawai Tidak Tetap] Departemen Kesehatan, kerap menjadi sebuah kisah yang tak akan terlupakan bagi dokter dan dokter gigi yang menjalaninya, terutama bagi mereka yang bertugas di daerah sangat terpencil. Mulai dari pengalaman yang menyenangkan hingga tak sedikit pula yang menyedihkan. Dari sekian banyak kisah yang dialami, tampaknya kisah mengenai romantika cinta dokter dan dokter gigi PTT menjadi salah satu kisah yang cukup menarik untuk disimak.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Bagi dokter dan dokter gigi yang masih berstatus lajang, tak jarang dapat menemukan belahan jiwanya saat sedang PTT. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; yang berjodoh dengan rekan sejawat di lokasi tugas yang sama, bahkan ada pula yang lantas menikah dengan penduduk lokal. Hal ini mungkin tak mengherankan karena interaksi dokter dan dokter gigi dengan rekan sejawat mereka dan juga dengan penduduk lokal biasanya cukup intens.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R2iE1gzsddI/AAAAAAAAAR4/w6YeiZr5hN0/s1600-h/ptt.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R2iE1gzsddI/AAAAAAAAAR4/w6YeiZr5hN0/s320/ptt.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145508629145482706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i style=""&gt;Witing tresno jalaran soko kulin&lt;/i&gt;&lt;i style=""&gt;o&lt;/i&gt;, cinta bersemi karena seringnya perjumpaan. Mungkin pepatah Jawa tersebut cukup tepat untuk menggambarkan suatu ‘&lt;i style=""&gt;chemistry&lt;/i&gt;’ yang terjadi antara sejawat yang masih sama-sama lajang saat sedang bertugas. Interaksi antara sejawat sendiri sudah dimulai semenjak pengarahan awal dari pihak Dinas Kesehatan setempat. Setelah itu, intensitas juga akan semakin meningkat setelah mereka menempuh perjalanan bersama hingga ke kabupaten lokasi peminatan. Jalinan kasih yang kerap terjadi adalah antara dokter umum laki-laki dengan dokter gigi perempuan. Hal ini disebabkan tingginya jumlah dokter umum laki-laki dan dokter gigi perempuan melaksanakan PTT di daerah sangat terpencil. Di samping itu, tak jarang pula terjadi jalinan kasih antara sesama dokter umum dan dokter gigi. Untuk itu, banyak dari mereka yang lantas meminta izin cuti untuk terlebih dahulu mengikat cinta mereka dalam ikatan pernikahan di daerah asal. Namun, banyak juga yang memilih untuk menundanya hingga masa tugas berakhir.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Selain itu, bukan hanya romantika antar sejawat saja yang dapat terjadi. Kehadiran dokter dan dokter gigi yang masih lajang di daerah penugasan yang sangat terpencil biasanya kerap mengundang perhatian dari penduduk lokal baik dari kalangan biasa hingga pejabat yang duduk di pemerintahan setempat. Sudah bukan merupakan cerita yang aneh bila mendengar ada penduduk lokal yang jatuh hati pada dokter dan dokter gigi yang bertugas di daerahnya. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; banyak cara yang mereka lakukan untuk melakukan pendekatan. Mulai dari rajin untuk mengunjungi Puskesmas tempat dokter dan dokter gigi PTT bekerja, datang ke rumah dinas untuk membawakan makanan, mengirimkan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; cinta, dan lain sebagainya. Cara pendekatan tersebut mungkin masih dibilang wajar, karena tak jarang ada penduduk lokal yang melakukan pendekatan secara mistik, seperti guna-guna. Kejadian ini sudah pernah dialami oleh dokter dan dokter gigi PTT yang bertugas di daerah Sumatera, Kalimantan, &lt;st1:place st="on"&gt;Sulawesi&lt;/st1:place&gt;, dan Maluku Utara. Selain itu, ada juga penduduk lokal yang melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap dokter dan dokter gigi perempuan seperti yang pernah terjadi di daerah Sumatera dan &lt;st1:place st="on"&gt;Sulawesi&lt;/st1:place&gt;. Parahnya, penduduk lokal yang melakukan pendekatan terhadap dokter dan dokter gigi perempuan bukan hanya yang masih berstatus lajang. Banyak juga dari mereka yang sudah menikah dan memiliki anak. Jika sudah demikian, tak jarang yang jadi sasaran kebencian dari para istri adalah dokter dan dokter gigi perempuan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R2iFMgzsdeI/AAAAAAAAASA/3Zct5_UFKe0/s1600-h/Pfm14+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R2iFMgzsdeI/AAAAAAAAASA/3Zct5_UFKe0/s320/Pfm14+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145509024282473954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Meski banyak dokter dan dokter gigi yang melaksanakan PTT dalam status lajang, tak jarang juga dari mereka yang telah menikah. Bagi dokter dan dokter gigi yang memiliki suami/istri dengan profesi yang sama, biasanya mereka memilih untuk melaksanakan PTT secara bersama di lokasi yang sama. Namun, terkadang hal ini pun tak lantas menutup kemungkinan bahwa tidak akan ada gangguan eksternal saat mereka bertugas. Terkadang, masih ada saja pihak-pihak yang ingin mengganggu kesetimbangan yang telah terjadi, entah itu datangnya dari penduduk sekitar atau bahkan staf pegawai Puskesmas tempat mereka bertugas. Bagi dokter dan dokter gigi yang memiliki suami/istri dengan profesi yang berbeda, maka saat harus melaksanakan PTT biasanya salah satu pihak harus meninggalkan pihak yang lain. Dalam keadaan seperti ini, terkadang masih ada saja yang berusaha untuk mencari kesempatan dalam kesempitan.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang berbahagia, tetapi ada pula yang bermuram durja. Kesemuanya itu akan menjadi kenangan tersendiri bagi para dokter dan dokter gigi PTT ketika telah kembali ke daerah asal. Satu hal yang pasti adalah, tidaklah lengkap sejarah seorang dokter atau dokter gigi bila belum melaksanakan PTT.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 26.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-1638598917973798301?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/1638598917973798301/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=1638598917973798301&amp;isPopup=true' title='31 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/1638598917973798301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/1638598917973798301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/12/romantika-masa-ptt.html' title='Romantika Masa PTT'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/R2iE1gzsddI/AAAAAAAAAR4/w6YeiZr5hN0/s72-c/ptt.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>31</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-7563414310440029858</id><published>2007-12-12T16:40:00.000+07:00</published><updated>2007-12-17T20:01:53.486+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Soul'/><title type='text'>…Born to Love…</title><content type='html'>&lt;object height="250" width="350"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/KsQ-HvYIum0&amp;amp;rel=1"&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/KsQ-HvYIum0&amp;amp;rel=1" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" height="250" width="350"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;We were born to love.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;We were not born to suffer.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;There are times when we will meet people who are heartless, and we feel like hitting them from behind. But, we were not born to hurt others.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;There are times when we will meet people who are heartless, and we feel insecured, or stifled. But, we were not born to be hurt by others.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Sometimes, we create another person inside us.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Perhaps that is just a way of escaping from pain and suffering.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Perhaps we are only preparing ourselves for escape.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Shutting ourselves and running to another place, in order to talk to that other person, the friend inside us.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;That is why no one is ever alone.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Everyone of us has a friend, the person inside of us.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;There are times when we think that friend is bad company, that he is cowardly and cruel.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;But in reality it is different.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;The one that is cowardly and cruel is not our friend, but ourselves.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Why? Because in truth, the existence of that friend is created by us for our own sake.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;That is why, we have to part with that wonderful friend.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;If we don’t do so, we will always dependent on that person inside us.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;So, when will that happen?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;It will happen when we meet the person we love.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;When we give up loneliness, sorrow, pain, and the person inside us for that person that we love.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Let’s go look for the one we love.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Someone who love whom can talk to about anything, to laugh with, to cry with, to hold each other.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Someone from whom we can courage from, and to whom we can give courage in return.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Cause, the only reason we were born is to love…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-7563414310440029858?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/7563414310440029858/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=7563414310440029858&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/7563414310440029858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/7563414310440029858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/12/born-to-love.html' title='…Born to Love…'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-1639876149139268818</id><published>2007-11-02T18:58:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:45.869+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Soul'/><title type='text'>Sebuah Keputusan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RysR1ai5MWI/AAAAAAAAARw/eDqJhRNOJWU/s1600-h/pic1_par1right.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RysR1ai5MWI/AAAAAAAAARw/eDqJhRNOJWU/s320/pic1_par1right.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128212210047856994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tak ubahnya gugusan bintang yang menetaskan cahayanya sendiri, pepasir pantai di negeri Hukurila tampak gemilang dari kejauhan. Berbeda dengan pepasir di negeri Kamarian yang lusuh meski telah berbasuh air laut yang kerap menyambanginya bersama gelombang pasang. Batu-batu karang besar yang menghampar di pojokan tanjung menegaskan pada setiap yang bertandang agar selalu mawas pada keteduhan laut yang sejatinya ganas. Ketegasan tersebut bukan tanpa satu motif yang nyata. Garis pantai negeri Hukurila memang menelikung tepat di tepian laut yang tersohor di dunia karena kedalamannya yaitu Laut Banda. Jika awan gemawan sedang jenuh untuk bergumul, maka langit dan baruna laiknya karib yang tak terpisahkan lagi, pun oleh seutas benang cahaya mentari di siang hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bocah kecil itu sedang duduk termenung di salah satu bongkahan batu karang yang cukup besar. Seakan tak hirau akan resiko maloklusi yang tengah menggerayanginya, dengan santai ia menyandarkan kedua telapak tangannya di bawah dagu sementara sikutnya bersua dengan tempurung lututnya. Angannya tengah jauh melanglang buana ke negeri asalnya, Kamarian, yang terletak di ujung barat daya pulau Nusa Ina. Ada rindu yang melantun merdu ke dalam setiap pembuluh jiwanya. Ada sesak yang berserak di balik bilik jantungnya. Ada pijar yang menggelegar di cemerlang siangnya. Ada pula gersang yang menyerang kala ia merapatkan sampan di tepian dermaga Hatuhuran. Sekejap, ia tepiskan jauh-jauh kesemuanya itu. Segala kegalauan yang dulu pernah menghinggapinya kini telah musnah berkeping-keping. ‘Azzamnya sudah bulat untuk meretas satu impian kolosal meski harus berkelahi dengan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RysRYai5MVI/AAAAAAAAARo/AOD9Iu3ELRE/s1600-h/pic2_par3left.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RysRYai5MVI/AAAAAAAAARo/AOD9Iu3ELRE/s320/pic2_par3left.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128211711831650642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada cakap yang menyergapnya agar duduk mantap di negerinya. Ada yang berujar jika kepergiannya ke tanah ini hanya untuk mengejar kepentingan duniawi semata. Bahkan, tak jarang ada celoteh yang terlontar bahwa anjangsananya adalah demi menghampiri segaraning nyawa. Namun, buncahan demi buncahan telah demikian mendidihkan darah mudanya. Sejatinya, ada sebuah alasan yang tiada akan pernah dapat dimengerti oleh khalayak dan hanya Rabbnya-lah yang mahfum mengapa akhirnya ia harus mengambil keputusan tersebut. Sebuah alasan yang ia harap dapat menggiringnya menatap bilur pesona Sang Kekasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia sungguh tak pedulikan lagi cakap orang banyak mengenai kepergiannya dari kampung halaman tercinta di usia yang masih teramat dini. Ia yakin bisa bertahan meski dalam kesendirian. Ia percaya bahwa ia mampu hadapi gaharnya angin Barat yang berhembus di penghujung tahun ini. Ia sepenuhnya mengimani bahwa satu-satunya kekuatan yang ia miliki merupakan limpahan rahman dan rahimNya. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, satu keputusan telah ia ambil dan tak ada yang akan pernah ia sesali atasnya. Laa Hawla wa Laa Quwwata illa Billaahil ‘aliyyil ‘adzhiim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*sebuah tulisan lanjutan dari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;a href="http://drosalina.blogspot.com/2007/08/galau.html"&gt;"Galau"&lt;/a&gt;*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-1639876149139268818?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/1639876149139268818/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=1639876149139268818&amp;isPopup=true' title='15 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/1639876149139268818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/1639876149139268818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/11/sebuah-keputusan.html' title='Sebuah Keputusan'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RysR1ai5MWI/AAAAAAAAARw/eDqJhRNOJWU/s72-c/pic1_par1right.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-3325105967191533176</id><published>2007-10-30T15:56:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:47.762+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Moluccas Stories'/><title type='text'>Baku Pukul Manyapu</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Suasana kota Ambon di hari Sabtu, 20 Oktober 2007, mendadak senyap. Seolah terjadi migrasi mendadak, ribuan warga Ambon berduyun-duyun menggunakan angkutan darat dan laut menuju ke negeri Mamala dan Morela yang te&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rybz_ai5MSI/AAAAAAAAARQ/ZbxhLze7q2Y/s1600-h/pic+1_par1+left.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5127053496590872866" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rybz_ai5MSI/AAAAAAAAARQ/ZbxhLze7q2Y/s320/pic+1_par1+left.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;rletak di Jazirah Leihitu, kabupaten Maluku Tengah. Langit yang berawan sendu tak menyurutkan langkah mereka untuk beranjangsana ke dua negeri yang saling bertetangga di penjuru utara pulau Ambon tersebut. Bukan tanpa perkara yang sederhana bila semangat mereka demikian membara seperti itu. Pasalnya adalah, di tiap hari yang bertepatan dengan hari ketujuh setelah Idul Fitri atau 8 Syawal pada penanggalan Hijriah, dua negeri adat yang penduduknya beragama Islam tersebut mengadakan satu tradisi pukul sapu atau yang lebih dikenal dengan Baku Pukul Manyapu.&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Ritual ini dilaksanakan untuk mengenang Perang Kapahaha yang dipimpin oleh Kapitan Achmad Leakawa alias Tulukabessy pada zaman penjajahan dulu. Dalam acara ini, setiap peserta yang merupakan laki-laki asli negeri dibagi menjadi dua kelompok. Mereka lantas harus merelakan tubuhnya dipukuli oleh sapu lidi hingga terluka dan berdarah. Setiap kelompok diberikan kebebasan untuk memukuli kelompok lawan dengan menggunakan sapu lidi secara bergantian. Lidi yang digunakan dalam acara ini bukanlah sembarang lidi. Lidi yang digunakan adalah lidi yang berasal dari pohon sagu yang berukuran cukup besar. Panjang lidi berkisar antara 1,5 hingga 2 meter, sedangkan diameter pangkal lidi mencapai 1 hingga 3 sentimeter. Tak heran bila akhirnya para peserta yang dipukuli tersebut mendapatkan luka yang cukup parah. Namun, uniknya tidak ada satupun dari mereka yang merasakan sakit.&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Sebelum acara dimulai para peserta dikumpulkan di suatu tempat untuk mendapatkan doa dari para tetua adat agar prosesi berlangsung lancar dan seluruh peserta diberi keselamatan. Selanjutnya, mereka harus berlari keliling kampung secara bersama-sama.&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Ryb0Vai5MTI/AAAAAAAAARY/Uf-g-oF35jc/s1600-h/pic+2_par4+left.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5127053874547994930" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Ryb0Vai5MTI/AAAAAAAAARY/Uf-g-oF35jc/s320/pic+2_par4+left.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Meskipun warga negeri Mamala dan Morela beragama Islam, sejak dahulu tradisi tersebut selalu dihadiri oleh pula oleh umat Kristen terutama yang berasal dari negeri yang memiliki kekerabatan [pela] dengan kedua negeri tersebut. Negeri Mamala memiliki pela dengan negeri Lateri, sedangkan negeri Morela berpela dengan negeri Waai.&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RybzHKi5MQI/AAAAAAAAARA/5UGoViV0TdE/s1600-h/pic3_par5+right.JPG"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RybzHKi5MQI/AAAAAAAAARA/5UGoViV0TdE/s1600-h/pic3_par5+right.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5127052530223231234" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RybzHKi5MQI/AAAAAAAAARA/5UGoViV0TdE/s320/pic3_par5+right.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Acara baku pukul manyapu dilaksanakan di halaman Masjid Negeri Mamala dan Morela dan dihadiri pula oleh Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu. Sebelum acara inti dimulai, pengunjung disuguhi berbagai acara mulai dari penampilan band lokal, tari-tarian adat, hingga pertunjukan musikal dari negeri pela yang beragama Kristen.&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rybzoai5MRI/AAAAAAAAARI/JI9I_MAxa3Q/s1600-h/pic4_par6+left.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5127053101453881618" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rybzoai5MRI/AAAAAAAAARI/JI9I_MAxa3Q/s320/pic4_par6+left.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Tiba di halaman masjid, para peserta Pukul Manyapu disambut meriah. Mereka langsung mengitari lapangan diiringi sorak-sorai seluruh penonton yang telah menjejali lapangan dan teras masjid. Para peserta yang berjumlah sekitar 60 orang datang dengan menggenggam puluhan lidi. Mereka hanya menggunakan celana pendek dengan dua warna berbeda dan bertelanjang dada. Tim dengan celana berwarna putih mengenakan ikat kepala putih, sedangkan tim dengan warna celana merah menggunakan ikat kepala merah.&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Setiap kelompok dari setiap tim yang ada kemudian saling berhadapan. Dengan aba-aba dari pemimpin pertandingan, ritual Pukul Manyapu pun dimulai. Sst… plak… plak…! Bunyi lidi daun sagu berkelebat di udara saat dipukulkan ke tubuh. Kelompok ya&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Ryb02Ki5MUI/AAAAAAAAARg/Vv5HNqMpCCg/s1600-h/pic+5_par7+right.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5127054437188710722" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Ryb02Ki5MUI/AAAAAAAAARg/Vv5HNqMpCCg/s320/pic+5_par7+right.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ng mendapat giliran memukul langsung melecutkan lidi mereka ke kelompok yang mendapatkan giliran dipukul dengan lidi. Aturan yang harus dipegang, kelompok yang dipukul baru dapat memukul kelompok yang lainnya setelah ada aba-aba dari pengatur pertandingan. Pergantian waktu itu dilakukan bila peserta sudah mendekati tempat para penonton di pinggir lapangan. Penonton yang berada di pinggir lapangan pun bergerak maju mundur mengikuti irama para peserta. Penonton akan maju bila peserta bergerak ke sisi yang berseberangan, tetapi akan mundur bila peserta bergerak ke arah mereka. Hal ini dilakukan agar penonton terhindar dari lecutan lidi. Terkena sedikit sabetan ujung lidi terasa cukup panas di kulit. Guratan bekas pukulan lidi pun membekas pada seluruh tubuh peserta. Darah segar mengalir dari luka akibat lecutan lidi. Namun, umumnya peserta tetap mengikuti prosesi hingga selesai.&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Seusai prosesi Pukul Manyapu, tubuh para peserta di negeri Mamala yang berdarah diobati dengan minyak tasala atau minyak mamala, yakni minyak khusus yang dibuat untuk mengobati luka para peserta. Berbeda dengan negeri Mamala, di negeri Morela bekas luka biasanya diobati dengan getah daun jarak. Tak ada dendam di antara mereka. Pengunjung pun tak lupa saling berebut untuk mengambil lidi-lidi yang telah dipakai selama prosesi. Ada yang mengambilnya sebagai tanda mata, atau mungkin ada juga yang ingin mencoba uji nyali pukul sapu dengan lidi tersebut setibanya di rumah? Tiada yang pernah tahu. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-3325105967191533176?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/3325105967191533176/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=3325105967191533176&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/3325105967191533176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/3325105967191533176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/10/baku-pukul-manyapu.html' title='Baku Pukul Manyapu'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rybz_ai5MSI/AAAAAAAAARQ/ZbxhLze7q2Y/s72-c/pic+1_par1+left.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-3163552548623055359</id><published>2007-10-15T20:53:00.000+07:00</published><updated>2007-10-15T20:54:23.405+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Greetings'/><title type='text'>...Kembali...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;center&gt;&lt;embed src="http://www.pageplugins.com/generators/love_note/lovenote.swf" flashvars="t=Assalamu'alaikum Wr Wb&amp;amp;m=Sehubungan dengan akan kembalinya saya ke pulau Seram, Maluku, untuk pengabdian profesi, maka saya izin dulu untuk sementara. Mohon maaf bila pernah ada salah dan khilaf. &amp;amp;f=Wassalamu'alaikum Wr Wb, RoSa&amp;amp;px=32.9&amp;amp;py=51.45&amp;amp;i=4&amp;amp;dom=http://www.PagePlugins.com" quality="high" wmode="transparent" width="385" height="405" name="Love Letters" align="middle" allowscriptaccess="samedomain" type="application/x-shockwave-flash" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:-2;"&gt;&lt;a href="http://www.PagePlugins.com"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-3163552548623055359?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/3163552548623055359/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=3163552548623055359&amp;isPopup=true' title='16 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/3163552548623055359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/3163552548623055359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/10/kembali.html' title='...Kembali...'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-3493426803078667578</id><published>2007-10-10T12:51:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:47.900+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Greetings'/><title type='text'>...Syawal ini...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RwxqIlLkzvI/AAAAAAAAAQY/RNthlXU-oiA/s1600-h/Sunrise+%40Banda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RwxqIlLkzvI/AAAAAAAAAQY/RNthlXU-oiA/s320/Sunrise+%40Banda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5119583572065570546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;…Lambat tapi pasti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ekuinoks&lt;/span&gt; musim gugur segera disambangi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;solstice&lt;/span&gt; musim dingin, pun cercahan fajar Syawal yang seolah tak sabar tuk meronakan senja di penghujung Ramadhan. Tak ingin Ramadhan segera berlalu, karena sejatinya berada dalam kekhawatiran yang sungguh tiada dapat menemuinya kembali. Adapun manusia hanya dapat berdiri di antara kegetiran dan keyakinan, selebihnya Dialah yang memiliki kuasa atas segala sesuatu. Semoga dengan sebilah kemaafan yang tulus ikhlas, dapat mempertemukan kembali dengan RamadhanNya yang indah….&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;"&gt;”&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;The weak can never forgive. Forgiveness is the attribute of the strong.&lt;/span&gt;” [Gandhi]&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;"&gt;~&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Taqabalallahu Minna wa Minkum&lt;/span&gt;~&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;::Deasy Rosalina::&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-3493426803078667578?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/3493426803078667578/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=3493426803078667578&amp;isPopup=true' title='18 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/3493426803078667578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/3493426803078667578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/10/syawal-ini.html' title='...Syawal ini...'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RwxqIlLkzvI/AAAAAAAAAQY/RNthlXU-oiA/s72-c/Sunrise+%40Banda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>18</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-6352661665138996174</id><published>2007-10-08T21:52:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:48.047+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Moluccas Stories'/><title type='text'>Bukan Batu Biasa</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Di satu malam dengan hujan deras yang disertai gemuruh petir, mantri gigi yang sudah enam belas tahun bekerja di Puskesmas Waimital itu tiba-tiba saja mendapatkan mimpi yang aneh. Ia bermimpi ada satu bintang di langit yang meluncur ke kebun kacang tepat di belakang rumahnya di negeri Hatusua. Tanpa menggubris mimpi tersebut, keesokan harinya ia memang berencana untuk memanen kacang tanah di kebun belakang rumahnya itu. Tak seperti saat panen-panen sebelumnya, ia merasakan kesulitan yang amat sangat ketika berusaha mencabut kacang-kacang di kebunnya dari tanah. Ketika kacang-kacang itu telah berhasil ia cabut, betapa kagetnya ia kala mendapati sebuah batu berbentuk aneh di bawahnya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RwpGA1LkztI/AAAAAAAAAQI/2uOhAP9rtKA/s1600-h/Batu+Guntur+%281%29.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RwpGA1LkztI/AAAAAAAAAQI/2uOhAP9rtKA/s200/Batu+Guntur+%281%29.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5118980906549563090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Konon, batu tersebut sangat terkenal di Maluku karena tidak sedikit orang yang memilikinya. Orang Maluku biasa menyebutnya sebagai batu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;guntur&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; karena batu tersebut merupakan batu yang jatuh ke bumi pada saat terjadi hujan badai disertai petir. &lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt; juga versi yang menyebutkan bila batu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;guntur&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; itu adalah batu yang terdapat di bumi yang pecah akibat adanya petir yang keras. Batu itu berbentuk gigi seri orang dewasa, halus, sangat licin, serta memiliki dua warna yaitu hitam dan hijau pekat.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Batu ini ternyata bukan batu biasa. Selain sangat baik digunakan untuk mengasah parang karena tingkat kekerasannya melebihi besi baja, &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RwpGMFLkzuI/AAAAAAAAAQQ/993DSQ9r7pY/s1600-h/Batu+Guntur.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RwpGMFLkzuI/AAAAAAAAAQQ/993DSQ9r7pY/s200/Batu+Guntur.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5118981099823091426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;syahdan, orang yang memegang batu ini bisa memiliki ‘kekuatan’; tidak akan berdarah bila disilet, tidak putus rambut bila dipotong, dan lain-lain. Tak heran bila batu &lt;st1:city st="on"&gt;guntur&lt;/st1:city&gt; kepunyaan Pak Mantri tersebut pernah ditawar orang dari &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; seharga satu milyar rupiah. Tadinya, Pak Mantri telah setuju untuk menjual batu tersebut, tetapi istrinya melarang dan menghendakinya untuk tetap disimpan. Semenjak itu, menurut pengakuannya, ‘kekuatan’ batu &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;guntur&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang dimilikinya menjadi berkurang. Efek yang dihasilkan ketika memegang batu tersebut menjadi berselang seling atau terjadi secara diskontinuitas; dipegang pertama memiliki efek, dipegang selanjutnya tidak memiliki efek, dan seterusnya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Entah bagaimana mekanisme yang terjadi hingga batu tersebut memiliki ‘kekuatan’ seperti itu. Adakah peran elektron-elektron yang dimiliki oleh batu &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;guntur&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dan diperkuat oleh energi listrik dari petir? Lalu, bagaimana menjelaskan efek diskontinuitas yang terjadi akibat adanya perselisihan orang-orang di mana batu tersebut berada? Apakah benar batu tersebut juga dapat menyerap aura dari orang-orang di sekitarnya? Mungkin orang-orang yang berkompetensi di bidang fisika dapat menjelaskannya dengan lebih baik. &lt;i style=""&gt;Wallahu’alam bishshawab&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-6352661665138996174?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/6352661665138996174/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=6352661665138996174&amp;isPopup=true' title='12 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/6352661665138996174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/6352661665138996174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/10/bukan-batu-biasa.html' title='Bukan Batu Biasa'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RwpGA1LkztI/AAAAAAAAAQI/2uOhAP9rtKA/s72-c/Batu+Guntur+%281%29.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-1736320133861873765</id><published>2007-10-04T12:15:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:48.271+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Health'/><title type='text'>Masih Mau Merokok ???</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Anda punya kebiasaan merokok? Atau Anda ingin mencoba-coba menghisap rokok? Sebaiknya buang jauh-jauh kebiasan atau keinginan Anda tersebut. Kebiasaan merokok selain telah terbukti menjadi salah satu penyebab penyakit jantung koroner dan kanker paru, ternyata juga dapat mempertinggi resiko kehilangan gigi. Hal ini secara konkrit telah dibuktikan oleh Dr. Bayati dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Universitas Malaya&lt;/st1:city&gt;, &lt;st1:country-region st="on"&gt;Malaysia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. Dalam penelitiannya, Dr. Bayati mengambil sampel 2506 gigi permanen dari perokok dan bukan perokok yang berusia antara 15 hingga 64 tahun pada penduduk &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Sana&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;’d, Yaman. Hasil yang didapatkan dari risetnya adalah ternyata perokok lebih mudah kehilangan gigi geligi daripada mereka yang bukan perokok.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RwR4sFLkzpI/AAAAAAAAAPo/qkrEQwibT9E/s1600-h/cigarette.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RwR4sFLkzpI/AAAAAAAAAPo/qkrEQwibT9E/s320/cigarette.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5117347775300030098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Merokok sejatinya dapat menyebabkan perubahan panas pada jaringan mukosa mulut. Hal ini kemudian berdampak pada pengurangan aliran darah ke jaringan gingiva [gusi]. Rendahnya kebersihan mulut pada orang yang merokok juga menyebabkan akumulasi plak pada gigi. Akumulasi plak ini lama kelamaan dapat menyebabkan timbulnya karang gigi di bagian bawah gusi tanpa disadari. Dengan adanya karang gigi tersebut, maka perlekatan gigi dengan jaringan penyangganya akan semakin berkurang.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Pada orang yang yang tidak merokok, akumulasi karang gigi pada jaringan penyangga gigi dapat menyebabkan terjadinya peradangan yang salah satunya ditandai dengan adanya perdarahan [seperti misalnya saat menyikat gigi]. Berbeda halnya dengan orang yang merokok, akumulasi karang gigi pada jaringan penyangga gigi tetap menyebabkan peradangan, tetapi karena aliran darah ke gusi telah berkurang, maka akan sulit sekali ditemui adanya perdarahan. Padahal, perdarahan adalah salah satu manifestasi yang menandakan adanya peradangan. Jika tidak terdapat perdarahan, maka akan sulit sekali untuk mengetahui adanya peradangan pada jaringan penyangga gigi secara klinis. Akibatnya perokok biasanya tidak menyadari bahwa jaringan penyangga giginya telah mengalami peradangan.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Adapun proses peradangan jaringan penyangga ini berlangsung cukup lama sehingga biasanya baru disadari apabila telah terjadi kerusakan yang cukup parah. Kerusakan tersebut bervariasi mulai dari sekedar kegoyangan hingga akhirnya kehilangan gigi, meskipun tidak memiliki lubang.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RwR42lLkzqI/AAAAAAAAAPw/Nj42vf729_c/s1600-h/Smoke.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RwR42lLkzqI/AAAAAAAAAPw/Nj42vf729_c/s320/Smoke.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5117347955688656546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada akhirnya, sudah menjadi kesepakatan bersama bahwa kehilangan gigi akan mempengaruhi proses pengunyahan makanan, penampilan, dan fungsi bicara. Kehilangan gigi belakang, biasanya akan menyebabkan terganggunya proses pengunyahan makanan yang kemudian akan berimplikasi pada gangguan pencernaan. Selain itu, kehilangan gigi depan dapat menyebabkan penurunan rasa percaya diri dan gangguan pada pengucapan huruf-huruf tertentu. Jadi, masih mau merokok juga bila dampaknya demikian banyak ???&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-1736320133861873765?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/1736320133861873765/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=1736320133861873765&amp;isPopup=true' title='19 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/1736320133861873765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/1736320133861873765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/10/masih-mau-merokok.html' title='Masih Mau Merokok ???'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RwR4sFLkzpI/AAAAAAAAAPo/qkrEQwibT9E/s72-c/cigarette.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-4604215387824189102</id><published>2007-09-30T13:14:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:48.534+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mind'/><title type='text'>Menyoal Simbol</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rv9AUlLkzoI/AAAAAAAAAPg/Xr_37bG27G8/s1600-h/symbol.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rv9AUlLkzoI/AAAAAAAAAPg/Xr_37bG27G8/s320/symbol.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5115878424038395522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:14;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Cuaca dan situasi &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; di bulan Ramadhan ini tampaknya memang benar-benar menguji kesabaran setiap orang yang sedang menjalani ibadah shaum. Bagaimana tidak? Darah seakan mendidih oleh matahari yang bersinar demikian teriknya. Kemacetan di seluruh titik ibukota, terutama menjelang waktu berbuka, seolah memaksa orang-orang untuk tetap duduk manis di rumah atau berdiam di kantor hingga lepas waktu berbuka. Pun demikian hal dengan saya, jika saja tidak ada keperluan yang urgen, maka saya memilih untuk tinggal di rumah ketimbang harus pergi ke sebuah kantor pemerintah yang terletak di bilangan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, Jakarta Barat, siang itu. Apalagi jika mengingat daerah tersebut rawan akan kemacetan yang disebabkan pembangunan terowongan penyebrangan orang [TPO] di halte busway yang tak kunjung usai.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Sesampainya saya di kantor tersebut, satu realita lagi yang harus saya hadapi adalah : antrian. Selagi menunggu antrian, tiba-tiba HP saya berbunyi tanda ada sebuah SMS yang masuk. Ternyata SMS tersebut adalah sebuah SMS dari salah seorang sahabat saya ketika masih SMU. Setelah membaca SMS yang sepertinya juga terusan dari orang lain tersebut, saya tercenung sesaat. SMS tersebut berisi sebuah peringatan untuk menghindari penggunaan huruf-huruf “4JJ I” [baca : Allah] dalam berbagai penulisan. Ujarnya, huruf-huruf tersebut ternyata menyimpan sebuah makna lain yang memiliki hubungan kuat dengan satu agama tertentu. Intinya, makna yang tersirat dari peringatan tersebut adalah : jika kita menggunakan huruf-huruf tersebut dalam penulisan, maka sama saja kita memuja Tuhan dari agama lain.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Saya lantas jadi berpikir agak panjang mengenai hal ini. Saya pun termasuk salah satu orang yang memilih untuk menggunakan tiga huruf tersebut dibandingkan menggunakan huruf “A”, “L”, dan “H”, terutama dalam penulisan SMS. Kebiasaan ini sudah bertahun-tahun saya lakukan, jauh-jauh hari sebelum datangnya SMS tersebut tentunya. Saya lebih memilih huruf-huruf tersebut karena saya pikir huruf-huruf tersebut cukup representatif sebagai pengganti huruf hijaiyah dalam menuliskan kata “Allah” dan sama sekali tidak ada pikiran bahwa kemudian huruf-huruf tersebut memiliki koneksi makna dengan pemujaan terhadap Tuhan dari agama lain. Jika kini kemudian ada orang yang mengaitkan huruf-huruf tersebut dengan pemujaan terhadap Tuhan dari agama lain, mengapa kita harus terpancing? SMS maupun email tersebut bisa saja dibuat oleh orang-orang yang hendak menyulut emosi antar umat beragama dan menghendaki terjadinya perselisihan. Waspada boleh saja, tapi jika melulu harus menaruh curiga dan segala macam prasangka buruk juga bukan perkara yang menyehatkan jiwa.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Biarkanlah anjing menggonggong, kafilah akan tetap berlalu. Biarkanlah orang-orang itu membikin ribuan akronim, singkatan, atau plesetan yang merujuk kepada agama lain, tapi yang paling penting adalah bagaimana menyikapinya dengan dewasa dan pikiran yang jernih. Jangan lantas takut kepada sesuatu yang sejatinya merupakan buatan manusia. &lt;i style=""&gt;Innamal ‘amalu binniat&lt;/i&gt;. Sesungguhnya tiap amal atau perbuatan seseorang itu tergantung niatnya. &lt;i style=""&gt;Wallahu’alam bishshawab&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-4604215387824189102?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/4604215387824189102/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=4604215387824189102&amp;isPopup=true' title='12 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/4604215387824189102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/4604215387824189102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/09/menyoal-simbol.html' title='Menyoal Simbol'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rv9AUlLkzoI/AAAAAAAAAPg/Xr_37bG27G8/s72-c/symbol.gif' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-3398727978752351061</id><published>2007-09-29T10:32:00.000+07:00</published><updated>2007-12-27T10:43:45.756+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poems'/><title type='text'>Trismus</title><content type='html'>einfuhlung&lt;br /&gt;kala blok mandibula&lt;br /&gt;berkomplikasi pada buccinator&lt;br /&gt;dan masseter sungkan meregang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini bukan perihal&lt;br /&gt;ameloblastoma meresorbsi tulang&lt;br /&gt;atau gangren radiks&lt;br /&gt;bermetastase&lt;br /&gt;mengecap endokarditis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saksikan panorama ganglion&lt;br /&gt;trigeminal yang acap tak lelah&lt;br /&gt;entah ke opthalmicus&lt;br /&gt;atau maksilaris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;manusia&lt;br /&gt;mau di mana&lt;br /&gt;odontektomi?&lt;br /&gt;bruxism?&lt;br /&gt;bisa saja berujung pada trismus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*&lt;span style="" lang="SV"&gt;...sejatinya amalan-amalan hati tiadalah memiliki batas...sabar adalah salah satu amalan hati, karenanya sabar tiada memiliki batas...Innallaha ma'ashshabiriin, Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar...semoga Allah SWT senantiasa mengaruniakan kesabaran kepada kita semua...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-3398727978752351061?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/3398727978752351061/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=3398727978752351061&amp;isPopup=true' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/3398727978752351061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/3398727978752351061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/09/trimus.html' title='Trismus'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-3379920632980963702</id><published>2007-09-25T21:33:00.000+07:00</published><updated>2007-09-25T22:03:21.620+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Soul'/><title type='text'>Secarik Maaf</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;object height="250" width="350"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/BXhmBiTIWr0"&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/BXhmBiTIWr0" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" height="250" width="350"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;bertanya :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Apa yang akan kamu perbuat apabila ada orang yang telah menyakiti hatimu sedemikian rupa?&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;jawabnya :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Maafkanlah ia,&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;bertanya kembali :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Pun bila ia telah menyebabkan rentetan masalah dalam kehidupanmu?&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;jawabnya kembali :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Ya,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Ia berhak memiliki masa depan,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;dan dengan keikhlasan serta kemaafan darimulah&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Jalannya ke depan akan semakin lapang,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Demikian pula ketika ia harus bertanggung jawab di Yaumul Akhir&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;…&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*the beauty of life does not depend on how happy you are, but on how happy others because of you*&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-3379920632980963702?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/3379920632980963702/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=3379920632980963702&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/3379920632980963702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/3379920632980963702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/09/secarik-maaf.html' title='Secarik Maaf'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-4893307222074393262</id><published>2007-09-21T22:10:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:49.128+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Health'/><title type='text'>Tilawah Al-Qur’an Dapat Mengurangi Bau Mulut Saat Berpuasa</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RvPm8lLkzjI/AAAAAAAAAO4/rOZ6jEI8suE/s1600-h/Night_Sky.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RvPm8lLkzjI/AAAAAAAAAO4/rOZ6jEI8suE/s320/Night_Sky.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5112683930442845746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Datangnya bulan Ramadhan kerap menghadirkan kesyahduan tersendiri bagi setiap kalbu yang merindunya. Momen-momen penting yang terjadi di bulan Ramadhan rasanya dapat menginspirasi siapa saja yang hendak melakukan rihlah [wisata] ruhaniyah. Mekkah yang berhasil ditaklukan oleh kaum Muslimin, kemenangan tentara Islam melawan tentara kafir Quraisy, kehadiran Lailatul Qadar yang memiliki keutamaan lebih dari seribu bulan, adalah beberapa di antaranya. Adapun momen terpenting di bulan Ramadhan adalah diwajibkannya puasa dan turunnya Al-Qur’an berbarengan dengan diangkatnya Muhammad bin Abdullah sebagai Rasulullah. Oleh karena itu, amal di bulan Ramadhan sejatinya terfokus pada dua hal tersebut. Sedangkan, amalan lainnya merupakan suatu jalan untuk mengejawantahkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Karena Al-Qur’an pertama kali diturunkan pada bulan Ramadhan [QS. Al-Baqarah : 185], tak heran bila Rasulullah lebih sering dan lebih banyak membaca Al-Qur’an di bulan ini dibandingkan di bulan-bulan lain. Bahkan, Malaikat Jibril pun turun langsung untuk memuroja’ah [mendengar dan menilai] bacaan Al-Qur’an beliau. Oleh karenanya, amat dianjurkan bagi seorang Muslim untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan. Tilawah [membaca] Al-Qur’an ini tentu saja dilakukan dengan tetap memperhatikan tajwid dan hakikat dasar diturunkannya Al-Qur’an untuk ditadabburi, dipahami, dan diamalkan. Allah berfirman :&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;“Ini adalah sebuah kitab &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;yang ka&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;mi turunkan kepadamu dengan penuh berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatNya dan supaya orang-orang yang mempunyai &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;pikiran mendapat pelajaran.”&lt;/i&gt; [QS. Ash-Shad : 29].&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Maha Benar Allah dengan segala firmanNya, selain mendatangkan pahala yang berlipat ganda apabila dilakukan secara ikhlas, tilawah al-Qur’an pada saat berpuasa ternyata dapat pula mengurangi bau mulut [halitosis / fetor ex ore]. Pada saat berpuasa, selain karena adanya faktor lokal dalam rongga mulut berupa &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RvPnRFLkzkI/AAAAAAAAAPA/ZaWY5PH-x_4/s1600-h/reading_qur%27an.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RvPnRFLkzkI/AAAAAAAAAPA/ZaWY5PH-x_4/s320/reading_qur%27an.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5112684282630164034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;kebersihan mulut yang kurang baik dan faktor luar rongga mulut berupa penyakit kencing manis [diabetes mellitus], infeksi paru-paru, serta infeksi lambung atau usus, tidak aktifnya pengunyahan adalah penyebab utama terjadinya bau mulut. Tidak aktifnya pengunyahan ini kemudian akan memiliki implikasi berupa pengurangan produksi air liur oleh kelenjar liur sehingga keadaan rongga mulut pun menjadi kering. Pada saat yang bersamaan, zat yang disebut &lt;i style=""&gt;volatile sulfur compound&lt;/i&gt; [VSCs] akan meningkat sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap. VSCs adalah zat yang &lt;span style="" lang="SV"&gt;mengandung hidrogen sulfid, metil mercaptan, dan dimetil disulfid yang merupakan produk bakteri atau flora normal rongga mulut. Dengan meningkatnya kadar VSCs ini, maka aktivitas bakteri anaerob dalam mulut pun akan tu&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;rut meningkat. Aktivitas bakteri anaerob inilah yang lantas menyebabkan bau VSCs tercium oleh indera penciuman.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Dari paparan sebelumnya dapat dideduksi bahwa air liur atau saliva memegang peranan penting terhadap terjadinya bau mulut. Kondisi yang disepakati sebagai penyebab terjadinya bau mulut adalah berkurangnya air liur di dalam rongga mulut. Jika air liur dalam rongga mulut berkurang, secara otomatis proses pembersihan dalam mulut pun akan berkurang. Dengan demikian, plak pada permukaan gigi pun akan terus berakumulasi dan bakteri yang terdapat di dalamnya dapat menyebabkan bau mulut yang tidak sedap.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Berkurangnya air liur ini dalam rongga mulut dapat memiliki dua makna, yaitu; produksi air liur oleh kelenjar liur memang berkurang sehingga aliran air liur ke dalam rongga mulut menjadi berkurang atau dapat juga terjadi kondisi di mana produksi air liur oleh kelenjar liur tetap normal, tetapi aliran air liur ke dalam rongga mulut berkurang. Kondisi berkurangnya produksi air liur oleh kelenjar liur sehingga menyebabkan berkurangnya aliran air liur ke dalam rongga mulut biasanya disebabkan oleh faktor penyakit [aplasia, sialolitiasis, dll], terapi radiasi pada leher dan kepala, dan usia lanjut. Sedangkan kondisi berkurangnya aliran air liur ke dalam rongga mulut dapat disebabkan oleh penggunaan obat-obatan tertentu [atropin, belladona, efidrin], pemakaian gigi tiruan lepasan, merokok, dan puasa.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Kondisi berkurangnya produksi air liur oleh kelenjar liur biasanya membutuhkan penatalaksanaan yang lebih kompleks. Sementara itu, kondisi berkurangnya aliran air liur ke dalam rongga mulut dapat diatasi dengan cara menginisiasi peningkatan alirannya. Cara yang paling sering digunakan untuk menginisiasi peningkatan aliran air liur ke dalam rongga mulut adalah dengan banyak mengkonsumsi air putih ataupun mengunyah permen karet. Namun, bagi orang yang sedang berpuasa dua cara tersebut tentunya tidak dapat dilakukan karena dapat membatalkan puasa.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Adapun tilawah Al-Qur’an sejatinya dapat menjadi satu alternatif yang dapat menginisiasi peningkatan aliran air liur ke dalam rongga mulut. Tilawah Al-Qur’an secara tartil [mentajwidkan huruf dan mengenal waqaf] pada saat berpuasa dapat berperan sebagai suatu substituen dari proses pengunyahan yang akan mengaktifkan otot-otot lidah, bibir, dan pipi. Dengan aktifnya otot-otot tersebut maka kelenjar liur yang terdapat di bawah lidah, dekat telinga, dan di ujung rahang bawah, juga akan lebih aktif untuk mengalirkan air liur ke dalam rongga mulut. Bila aliran air liur ke dalam rongga mulut telah meningkat, maka proses pembersihan secara mekanis juga akan terjadi. Terlepas dari keterikatan faktor-faktor lain yang dapat menyebabkan bau mulut dan dengan tetap memperhatikan kebersihan gigi dan mulut, hal inilah yang kemudian dapat mengurangi bau mulut pada saat berpuasa.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RvPoIVLkzmI/AAAAAAAAAPQ/eAOPxPcCRCc/s1600-h/maaarij_enlarge.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RvPoIVLkzmI/AAAAAAAAAPQ/eAOPxPcCRCc/s320/maaarij_enlarge.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5112685231817936482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Biar bagaimanapun juga, berkurangnya bau mulut hanyalah salah satu dari sekian banyak manfaat dari memperbanyak tilawah Al-Qur’an di bulan Ramadhan. Adapun Ramadhan harus dapat menjadi momen untuk meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an sebagai langkah untuk meraih keridhoan Allah dan mendapatkan kebarokahan dalam hidup sebagaimana firmanNya : &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;“Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah dan kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaanNya ke jalan keselamatan, dan [dengan kitab itu pula] Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.”&lt;/i&gt; [QS. Al-Ma’idah: 15-16]. &lt;/b&gt;Jadi, hempas jauh-jauh segala kemalasan dan jangan ragu lagi untuk memperbanyak tilawah Al-Qur’an di bulan Ramadhan. Wallahu'alam bishshawab.&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-4893307222074393262?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/4893307222074393262/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=4893307222074393262&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/4893307222074393262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/4893307222074393262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/09/tilawah-al-quran-mengurangi-bau-mulut.html' title='Tilawah Al-Qur’an Dapat Mengurangi Bau Mulut Saat Berpuasa'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RvPm8lLkzjI/AAAAAAAAAO4/rOZ6jEI8suE/s72-c/Night_Sky.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-5661787214213263360</id><published>2007-09-11T11:39:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:49.279+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Greetings'/><title type='text'>Marhaban Ya Syahrul Mubarak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RuYcaosCKMI/AAAAAAAAAOw/ejnZbNjxPzo/s1600-h/05.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RuYcaosCKMI/AAAAAAAAAOw/ejnZbNjxPzo/s400/05.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5108802071222692034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dalam semburat lembayung di bulan Sya'ban...kerinduan akan bulan Ramadhan laksana khamr yang hendak menelan kesadaran...Namun, apalah arti merindu bila salah dan khilaf pada insan terlanjur membiru? Terhatur permohonan maaf dari lubuk hati yang terdalam dari saya, semoga Ramadhan ini dapat memberikan keberkahan, Amin Ya Rabbal'alamin...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-5661787214213263360?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/5661787214213263360/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=5661787214213263360&amp;isPopup=true' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/5661787214213263360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/5661787214213263360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/09/marhaban-ya-syahrul-mubarak.html' title='Marhaban Ya Syahrul Mubarak'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RuYcaosCKMI/AAAAAAAAAOw/ejnZbNjxPzo/s72-c/05.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-8648443431161099002</id><published>2007-09-09T20:21:00.000+07:00</published><updated>2007-09-09T20:28:45.512+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Moluccas Stories'/><title type='text'>...September Kelabu...</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-style: italic;"&gt;September ceria&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-style: italic;"&gt;September ceria&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-style: italic;"&gt;September ceria&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-style: italic;"&gt;September ceria&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;September ceria milik kita bersama&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sepertinya tembang lawas yang dibawakan oleh Vina Panduwinata tersebut menjadi tembang wajib acapkali almanak menunjukkan bulan September. Lirik demi liriknya mencerminkan sebuah optimisme dalam menghadapi bulan ke-sembilan pada penanggalan Masehi tersebut. Namun, sebuah kondisi yang paradoksal dengan tembang tersebut sedang dihadapi oleh para dokter dan dokter gigi PTT yang bertugas di daerah yang sangat terpencil. Pasalnya, sudah dua bulan terhitung mulai bulan Juli, dokter dan dokter gigi PTT yang bertugas di daerah yang sangat terpencil belum juga menerima gaji beserta insentif dari Departemen Kesehatan.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Entah mengapa permasalahan gaji dokter dan dokter gigi PTT kini menjadi demikian pelik. Contoh kasusnya seperti yang terjadi di kabupaten saya yaitu kabupaten Seram Bagian Barat. Berhubung kabupaten tempat saya bertugas ini adalah kabupaten baru hasil pemekaran dari kabupaten Maluku Tengah, maka seluruh urusan perbendaharaan negara masih dipusatkan di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; Masohi, ibukota kabupaten Maluku Tengah. Saat pihak &lt;a name="OLE_LINK2"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a name="OLE_LINK1"&gt;&lt;span style=""&gt;Dinas Kesehatan Seram Bagian Barat &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;dimintai konfirmasi mengenai kejelasan gaji dan insentif para dokter dan dokter gigi, mereka justru melimpahkan masalah ini kepada pihak Dinas Kesehatan Maluku Tengah. Pihak dinas Dinas Kesehatan Seram Bagian Barat menjelaskan bahwa mereka akan mengirimkan seluruh daftar nama dokter dan dokter gigi yang bertugas di seluruh unit kerja Puskesmas Kabupaten Seram Bagian Barat kepada pihak Dinas Kesehatan Maluku Tengah. Kemudian, apabila sudah ada respon dari pihak Dinas Kesehatan Maluku Tengah, maka pihak Dinas Kesehatan Seram Bagian Barat baru akan mengirimkan data tersebut ke Departemen Kesehatan di Jakarta.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;Begitu kompleks jalur birokrasi yang harus dilalui agar gaji dan insentif tersebut bisa turun. Hal ini membuat kebanyakan dokter dan dokter gigi PTT yang bertugas di daerah sangat terpencil harus benar-benar dapat mengatur keuangannya sebaik mungkin agar tetap bisa bertahan hidup. Padahal biaya hidup di daerah sangat terpencil terutama di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; bagian Timur cukup mahal.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya masalah keterlambatan gaji para dokter dan dokter gigi PTT dari pusat ke propinsi ini bukan tanpa sebab yang jelas. Ketika saya mengkonfirmasi ke Departemen Kesehatan mengenai permasalahan ini, yang menjadi penyebab utama adalah karena banyaknya oknum dokter dan dokter gigi PTT yang tidak bertugas di tempat selama waktu yang telah ditentukan. Sebagai contoh, ada dari mereka yang ditugaskan selama enam bulan di tempat sangat terpencil hanya bertugas selama tiga bulan saja, atau bahkan ada yang tidak pernah berada sama sekali di Puskesmas selama enam bulan! Namun, karena pihak Dinas Kesehatan Kabupaten setempat jarang melakukan pelaporan mengenai perkara ini ke pusat, maka oknum dokter dan dokter gigi PTT tersebut tetap saja menerima gaji dan insentif. Akibat nila setitik, rusak lah susu sebelanga. Karena ulah oknum yang mangkir dari tugasnya, seluruh dokter dan dokter gigi PTT akhirnya harus menanggung konsekuensi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;Sumpah profesi yang dulu digaungkan dengan lantang, kini hanya jadi cerita usang. Idealisme sedikit demi sedikit telah tereliminasi karena materi. Bila sudah begini adanya, bagaimanakah nasib pelayanan kesehatan di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; kelak? Pasien hanya dijadikan obyek untuk menghasilkan keuntungan pribadi tanpa mendapatkan pelayanan yang optimal. Sedangkan dokter terus saja menghalalkan segala cara agar dapat mengembalikan biaya perkuliahan mereka yang cukup mahal. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga idealisme saya sebagai seorang dokter gigi hingga kapan pun jua.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-8648443431161099002?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/8648443431161099002/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=8648443431161099002&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/8648443431161099002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/8648443431161099002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/09/september-kelabu.html' title='...September Kelabu...'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-7074043023531384668</id><published>2007-09-06T18:59:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:49.680+07:00</updated><title type='text'>In Memoriam, Mas Bebek</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;+&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; “Ros, cariin aku cewek donk, udah gak betah nih ngejomblo terus”&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;- “Emang Mas maunya cari yang kayak gimana sih?”&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;+ “Ya, yang kira-kira mau sama aku aja, hehehe”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acapkali kita bertegur sapa via Yahoo! Messenger, pertanyaan itu kerap kau ajukan padaku. Meski kita baru satu kali kita bertatap muka saat &lt;a href="http://drosalina.blogspot.com/2007/01/soal-kebon-raya-bogor.html"&gt;kopdaran blogger Jakarta di Kebun Raya Bogor&lt;/a&gt; Januari lalu, tetapi intensitas perbincangan kita cukup sering. Mulai dari masalah pekerjaan, penulisan, hingga perjodohan. Masih teringat jelas di ingatanku kala engkau dengan begitu gigihnya hendak menjodohkan aku dengan salah seorang sahabatmu. Demi mewujudkan niatanmu tersebut, pulsa yang kian menipis rasanya tak kau hiraukan hanya untuk menanyakan perkembangan ‘proyek’mu dengan meneleponku ke handphone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah Mas Wan, aku sering mengatakan padamu bahwa aku sungguh salut dengan &lt;a href="http://ibebek.net/"&gt;tulisan-tulisanmu&lt;/a&gt;. Walau dari penampilan luar engkau terlihat sebagai sosok yang cuek, tapi sungguh sejatinya engkau adalah laki-laki yang penuh kepedulian. Kini, tulisan-tulisan cerdas itu tak dapat lagi kunikmati. Kecelakaan kapal laut di laut Aceh tanggal 2 September yang lampau telah merenggut nyawamu. Innalillahi wa innailaihi roji’un. Mas Wan, doaku : semoga Allah SWT menerima segala amal dan ibadahmu di dunia dan diringankan segala bebanmu di akhirat. Amin Ya Rabbal’alamin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rt_tKIsCKKI/AAAAAAAAAOk/zXSs07zrOv8/s1600-h/Untitled-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rt_tKIsCKKI/AAAAAAAAAOk/zXSs07zrOv8/s320/Untitled-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5107061260848081058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;* Alm Mas Bebek [Susiawan Wijaya] duduk tepat di depan rosa [Kopdaran Kebon Raya Bogor 060107]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-7074043023531384668?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/7074043023531384668/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=7074043023531384668&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/7074043023531384668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/7074043023531384668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/09/in-memoriam-mas-bebek.html' title='In Memoriam, Mas Bebek'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rt_tKIsCKKI/AAAAAAAAAOk/zXSs07zrOv8/s72-c/Untitled-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-3232533494548639418</id><published>2007-08-23T18:04:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:50.030+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Soul'/><title type='text'>Serenada untuk Belahan Jiwa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sayang…&lt;br /&gt;Sungguh belum jua ada ilham yang menyambangiku mengenai siapa sejatinya dirimu, yang menjadi belahan jiwaku. Bertanya-tanya di tiap desahan nafas, apakah kau dan aku telah saling melontar kata, atau memang persinggungan aura itu belum pernah terjadi? Sekejap, seolah ku jumpaimu dalam serpihan do’a, sujud panjang, mimpi, lembaran lontar, atau bahkan pada secarik elegi cinta. Ternyata, isyarat itu hanyalah sebilah fatamorgana, meski roja’ kerap menyertai kala ku kepakkan sayap menuju bianglala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rs1qXosCKHI/AAAAAAAAAOM/-qdOdwfmfLU/s1600-h/pic+1-par+2_right.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 257px; height: 229px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rs1qXosCKHI/AAAAAAAAAOM/-qdOdwfmfLU/s320/pic+1-par+2_right.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5101850907172284530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ksatriaku…&lt;br /&gt;Aku dengan segenap keimananku sungguh meyakini bahwa engkau adalah lelaki pilihanNya. Engkau adalah makhlukNya yang terbaik yang akan berada di sampingku hingga pada saatnya senja menempa raga. Engkaulah bintang Venus yang bersinar cerah di jingga langitku. Duhai ksatria, terbangkan aku dengan kuda sembranimu menuju romantika cinta yang bukan sekedar semiotika. Kau dan aku disandingkan oleh iradahNya, karenanya ku mohon jangan sekali-kali kau ingkar dari mencintaiNya. Cintailah aku, setelah engkau persembahkan cinta tertinggimu pada Allah dan RasulNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rindu...&lt;br /&gt;Di belahan bumi manapun engkau berdiri kini, meski mungkin tak sebaik padang pertemuan Adam dan Hawa, aku percaya bahwa Sang Pemilik Jiwa telah menyiapkan tempat terbaik untuk kita bersua. Wahai rindu, untuknya tak perlu kau berkeras menyelami Atlantis yang tinggal legenda. Aku pun jua rasakan resah yang menjarah hatimu. Bahkan, kerinduan ini layaknya khamr yang kian menelan kesadaranku. Namun, sekali lagi aku mohon : bersabarlah. Kesabaran akan selalu berbuah indah, dan sungguh sesuatu yang indah akan datang pada saatnya kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rs1qeIsCKII/AAAAAAAAAOU/9pKPUO4R_4c/s1600-h/pic+2-par+4_left.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 338px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rs1qeIsCKII/AAAAAAAAAOU/9pKPUO4R_4c/s320/pic+2-par+4_left.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5101851018841434242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Cinta…&lt;br /&gt;Kau adalah imamku. Engkau adalah pakaian bagiku dan aku adalah pakaian bagimu. Karenanya, kenakanlah baju zirahmu tuk bertarung demi kehormatanku karena engkau adalah pahlawan yang telah lama kuimpikan. Hari demi hari akan kita hiasi dengan ketundukan padaNya. Kelamnya malam akan kita terangi                       dengan tangis munajat kehadiratNya. Sunyinya istana kecil akan kita riuhkan dengan tawa jundi-jundi yang kelak dititahkan melanjutkan perjuangan menegakkan dienNya di muka bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih…&lt;br /&gt;Kau dan aku miliki masa lalu. Masa lalu kerap menjadi bumerang bagi insan yang enggan memandang ke depan. Namun, dengan peleburan jiwa sebuah lembar baru kehidupan pun telah dimulai. Akadnya, kita hidup untuk hari ini dan hari esok, dan tiada guna hari kemarin melainkan ibrah dan mauidzah. Sekali lagi kuyakini bahwa itu adalah bekalan terbaik untuk merengkuh masa depan nan futuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeranku…&lt;br /&gt;Tetaplah sanjungkan harap di dua pertiga malammu. Biar ku dengar lamat isakmu di balik hijab penantianku. Duhai pangeran, bukan hanya Pandawa yang bisa berbangga dengan loyalitas seorang Drupadi, satu ikrarku dengan persaksian malaikatNya : aku jua akan berikhtiar tuk menjadi yang kau bangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-3232533494548639418?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/3232533494548639418/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=3232533494548639418&amp;isPopup=true' title='17 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/3232533494548639418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/3232533494548639418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/08/serenada-untuk-belahan-jiwa.html' title='Serenada untuk Belahan Jiwa'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rs1qXosCKHI/AAAAAAAAAOM/-qdOdwfmfLU/s72-c/pic+1-par+2_right.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-8369681379368053740</id><published>2007-08-17T14:27:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:51.142+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Soul'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Moluccas Stories'/><title type='text'>Galau</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;object height="250" width="350"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/OyT1M96LANI"&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/ESCf1BaW7yc" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" height="250" width="350"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RsVWjosCKDI/AAAAAAAAANs/ftsJqVARG3c/s1600-h/pic+1-par+1_left.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RsVWjosCKDI/AAAAAAAAANs/ftsJqVARG3c/s320/pic+1-par+1_left.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5099577323284473906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Seorang bocah kecil sedang berasyik mahsyuk bermain di dermaga negeri Kamarian. Sesekali ia menuruni tangga dermaga untuk kemudian menyusuri pantai berpasir kelabu. Angin Timur yang berhembus di pulau tempatnya tinggal bulan ini jauh lebih ganas dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Debur gelombang seolah sigap untuk meluluhlantakkan dinding-dinding penahan ombak yang berdiri di sepanjang garis pantai. Deras hujan seakan hendak menunjukkan bahwa ada yang lebih berkuasa atas bumi dibanding manusia. Namun, sungguh yang demikian itu tak lantas membikin sang bocah bergeming dari tempatnya. Entah apa yang akan diperbuatnya di tengah situasi tersebut. Orang tuanya pun tak tahu berada di mana. Perlahan, dia berupaya untuk mengambil sejumput pasir pantai yang telah basah dengan tangan kanannya. Meski basah, ternyata pepasir itu cukup keras untuk bisa diraup oleh jari jemari kecilnya. Pecahan batu karang yang terbawa ombak lalu terendap di antaranya, atau kerang-kerang kecil yang kerap bersembunyi dengan membuat lubang-lubang mikro di baliknya, bisa menjadi beberapa musabab mengapa pepasir itu kemudian menjadi demikian keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti tak mau digelari ‘bocah’ walau dari perawakannya ia baru berusia sekitar empat tahun, ia pun lalu mempertontonkan kemampuan motorik selayak anak usia di atasnya. Masih di bawah butiran-butiran air yang tanpa paksaan meluncur bebas dari kumulus nimbus, diambilnya potongan tempurung kelapa yang terserak bebas di bawah deretan apik pepohonan kelapa yang berjarak beberapa meter dari garis batas pasang air laut. Potongan itu lantas digunakan untuk mengeruk pepasir tersebut. Setelah berhasil mengambilnya, ia pun kemudian mulai menimbun pasir-pasir itu sedikit demi sedikit. Dari gundukan pasir yang dibuatnya, sepertinya ia sedang berusaha untuk membangun sebuah istana pasir. Pemandangan tersebut layaknya sebuah isyarat untuk mendekonstruksi sebuah prasangka yang hadir di awal. Sejatinya, ia bukanlah seorang bocah yang begitu brilian, melainkan hanya seorang bocah yang belum semahir itu untuk melihat semesta dengan kejernihan matanya. Rasanya khalayak ramai telah sepakat menyimpan satu rahasia bahwa mendirikan istana pasir di tengah kondisi yang demikian itu adalah kesiaan belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkali ia bermimpi pasir-pasir itu bermetamorfosis menjadi sebuah istana megah bak dalam dongeng seribu satu malam, berkali itu pula ia menatap hujan menggerusnya hingga tirus. Ia lantas duduk terpekur sejenak sembari menyandarkan kedua punggung tangannya ke bawah dagu. Keletihan tergurat di rautnya yang sama sekali belum berkeriput. Rupanya gaung kegagalan yang terngiang di telinganya telah sampai ke susunan saraf pusat. Hipotalamusnya kemudian unjuk diri dengan merangsang sakus lakrimalis untuk menggulirkan buliran-buliran bening hangat dari matanya. Mitos yang diyakini awam kerap menjadi laku manusia seusianya terbukti saat itu. Dalam ketidakberdayaan, apa lagi yang bisa dilakukan olehnya? Sesaat, dahinya tampak berkernyit layaknya orang dewasa yang serius memikirkan sesuatu. Ada sesuatu yang telah membuatnya jadi resah gelisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RsVW2YsCKEI/AAAAAAAAAN0/Tl6gi0yJEWo/s1600-h/pic+2-par+4_right.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RsVW2YsCKEI/AAAAAAAAAN0/Tl6gi0yJEWo/s320/pic+2-par+4_right.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5099577645407021122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sedikit demi sedikit hujan mulai menunjukkan sikap yang bersahabat. Butiran yang sedari mula sebesar biji jagung kini telah berkurang menjadi sebesar biji kecambah. Matahari pun tampaknya sudah geram dengan tingkah polah kumulus nimbus yang demikian angkuh bak raja diraja dunia. Disingkirkannya satu persatu kumpulan awan yang menghalau pandangannya. Meski ombak belum mau mengamini kehendaknya, cercahan sinarnya kini mulai mencerahkan wajah pantai yang tadi begitu lusuh. Bocah itu lalu bangkit dari ketermenungannya. Disekanya lelehan air yang tadi sempat membanjiri kedua matanya. Sepertinya, asa untuk mewujudkan legendanya kembali merekah. Potongan tempurung kelapa yang tadi telah dihempasnya lalu direngkuh kembali. Namun, tak seperti saat awal ia mengambilnya, sepenggal keraguan tergores di matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kejanggalan tiba-tiba saja terjadi. Ia lantas berlari dengan kencang meninggalkan pekerjaan yang sedang dilakoninya. Namun, sekeras apapun ia berusaha, kecepatannya tentu saja tidak dapat mencapai kulminasi karena pasir yang masih basah telah mempersulit gerakan kaki kecilnya. Ia terus saja berlari dan berlari hingga mencapai sebuah rumah kecil di sudut jalan tak beraspal. Rumah tak berpagar itu tampak amat sederhana ; hanya beratapkan rumbia dan dinding yang terbuat dari jalinan gaba-gaba atau pelepah sagu. Walau mungil, rumah itu terlihat begitu nyaman untuk ditinggali. Pohon asoka yang berjejer elok di muka rumah kian menambah suasana asri. Pintu rumah yang terbuka lebar seakan mempersilahkannya untuk masuk. Sebuah ayunan kecil yang tersusun dari batang bambu di samping rumah juga tak ketinggalan merayu sang bocah agar mau bermain di atasnya. Hidung bangirnya lantas mengendus wangi rempah-rempah yang banyak terdapat di negerinya dari dapur yang terletak di belakang rumah. Lambungnya yang memang sedari tadi kosong mau tak mau menjadi bergejolak menuntut pemenuhan haknya. Seakan tak hirau dengan kenyataan itu, ia tetap tak beranjak dari tempatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RsVYSosCKGI/AAAAAAAAAOE/rg0iZodjau4/s1600-h/pic+3-par+6_left.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RsVYSosCKGI/AAAAAAAAAOE/rg0iZodjau4/s320/pic+3-par+6_left.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5099579230249953378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hujan kini telah benar-benar reda. Ia lalu membentangkan kedua tangannya sambil menatap cakrawala yang sebagian masih tertutup awan. Memori jangka panjangnya lalu melayang pada sebuah dongeng yang dikisahkan Bundanya kala ia hendak terlelap. Ceritanya bertutur mengenai Abu Thalhah, seorang saudagar kafir terpandang di Madinah. Adalah ia yang hendak melamar Al-Ghuamayda binti Milhan, ibu dari seorang perawi hadits Anas bin Malik. Demi mengejawantahkan maksud tersebut, ia menawarkan tujuh kebun kurma pada perempuan itu dengan syarat dua kalimat syahadat untuk dibaku tukar. Perempuan mana yang teguh untuk tak bergeming mendapati seuntai penawaran selaksa oase di tengah teriknya pergumulan menjadi sesosok orang tua tunggal? Ya, perempuan yang dikenal dengan nama Ummu Sulaim itulah yang kemudian dengan tegas menandas : “Wahai Abu Thalhah, cukuplah keIslamanmu sebagai maharku!” Gairah keteguhannya tersebut lantas berlanjut menjadi benang merah hidayah bagi Abu Thalhah. Tak hanya sampai di situ, dengan iradah Rabbul ‘Izzati, Abu Thalhah kemudian menjelma menjadi satu dari sepuluh orang yang dijamin menginjak jannahNya. Sungguh, ia juga ingin singgah di satu tempat yang bernama surga itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkelindan ia dalam angan ; mempedulikan hasrat berarti mengeyahkan istana pasir yang hendak disandingkannya dengan rumah mungil di hadapannya, sebaliknya, menapaki pantai untuk membangun kembali istana pasir sama saja dengan mengubur separuh nafasnya dalam kengerian akan badai. Kengerian akan badai tidak dimaknai sebagai ketakutan menghadapi maut karena Bundanya sering berujar bahwa maut memang satu konstanta yang akan dialami setiap manusia. Bait itu ia artikan sebagai sebuah kegamangan apabila kembali harus menghadang kebengisan angin Timur dalam senyap. Kepala bocah itu kini tertunduk dalam posisi berdiri dengan mata terpejam dan bibir terkatup rapat. Kedua tangannya kini kosong tak memegang sesuatu apa pun jua. Sepoi angin mengibaskan rambut dan ujung helai bajunya. Ia terdiam. Ia termangu.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-8369681379368053740?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/8369681379368053740/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=8369681379368053740&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/8369681379368053740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/8369681379368053740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/08/galau.html' title='Galau'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RsVWjosCKDI/AAAAAAAAANs/ftsJqVARG3c/s72-c/pic+1-par+1_left.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-4804366352247610166</id><published>2007-08-13T22:24:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:51.872+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Moluccas Stories'/><title type='text'>Kisah Kayu Putih</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RsB-CzJSb2I/AAAAAAAAANU/l791PJedXoI/s1600-h/pic+1-par1_cent.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RsB-CzJSb2I/AAAAAAAAANU/l791PJedXoI/s320/pic+1-par1_cent.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5098213364737404770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Selain tersohor sebagai penghasil rempah-rempah nomor satu di Nusantara sehingga kerap dijuluki ‘The Spice Islands’, tanah Maluku juga dikenal cukup banyak menghasilkan minyak kayu putih. Setiap tahunnya, propinsi di timur Indonesia ini dapat menghasilkan sekitar sembilan puluh ton minyak kayu putih. Jenis tanaman kayu putih [Melaleuca cajuputi sub sp. Cajuputi] sendiri memiliki daur biologis yang panjang, cepat tumbuh baik pada tanah yang berdrainase baik maupun buruk dengan kadar garam tinggi maupun asam, tahan panas, dan dapat bertunas kembali setelah terjadi kebakaran. Tanaman ini juga memiliki daya adaptasi yang sangat luas sehingga dapat ditemukan di dataran rendah hingga ketinggian 400 meter di atas permukaan laut, dapat tumbuh di dekat pantai di belakang hutan bakau, di tanah berawa, atau membentuk hutan kecil di tanah kering hingga basah. Dengan sifat-sifat yang dimilikinya, tak heran bila tanaman kayu putih ini dapat tumbuh secara alamiah di seluruh tanah di kepulauan Maluku yang cenderung memiliki iklim kering. Tumbuh secara alamiah di sini memiliki makna bahwa tanaman ini tidak pernah dibudidayakan secara khusus, diremajakan, ataupun menggunakan bibit unggul. Total lahan tanaman kayu putih yang ada di Maluku diperkirakan dapat mencapai 120.000 hektar dengan kisaran kerapatan 100-160 pohon per hektar. Karena tersebar hampir di seluruh daerah, tanaman ini pun kemudian memiliki nama yang berbeda-beda untuk setiap tempat yang ada di Maluku ; iren atau sakelan di Piru, irano di Amahai, ai kelane di Hila, irono di Haruku, ilano di Nusa Laut dan Saparua, dan elan di Buru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun bagian dari tanaman kayu putih yang dimanfaatkan untuk menghasilkan minyak kayu putih adalah daunnya. Daun kayu putih ini mengandung minyak atsiri yang terdiri dari sineol 50%-65%, alfa-terpineol, valeraldehida, dan benzaldehida. Daun ini kemudian akan melalui proses destilasi atau penyulingan hingga nantinya akan menjadi minyak kayu putih yang berwarna kekuning-kuningan sampai kehijau-hijauan. Pada lokasi yang daun kayu putihnya dipanen secara intensif, tinggi pohon sekitar 1-2 meter, sedangkan pada lokasi yang kurang terjamah pemanen, ketinggian pohon dapat mencapai 10-25 meter. Selain daun, bagian tanaman kayu putih yang biasa dimanfaatkan oleh masyarakat Maluku adalah kulit batangnya. Kulit batang ini biasanya digunakan sebagai penutup celah antar kayu pada badan kapal-kapal tradisional yang ada di Maluku. Tidak ada yang dapat menggantikan kulit batang kayu putih ini dalam menutup celah pada kapal-kapal ini karena menurut masyarakat lokal, kulit batang kayu putihlah yang paling kuat bila dibandingkan dengan kulit-kulit batang tanaman lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RsB-lDJSb3I/AAAAAAAAANc/WsR16KwXUhc/s1600-h/pic+2_par3_left.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RsB-lDJSb3I/AAAAAAAAANc/WsR16KwXUhc/s320/pic+2_par3_left.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5098213953147924338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kembali berbicara mengenai minyak kayu putih, produksinya di Maluku pada umumnya dilakukan secara tradisional dengan teknologi yang sangat sederhana. Pengolahan daun kayu putih menjadi minyak oleh penduduk lokal menggunakan teknik penyulingan sederhana dan biasanya dilakukan langsung di lokasi pohon. Dua ketel atau tangki besar dibutuhkan untuk satu kali proses penyulingan. Satu ketel berfungsi untuk memanaskan daun kayu putih dan satu ketel lainnya berfungsi sebagai pendingin minyak yang telah dihasilkan untuk kemudian dialirkan ke dalam jerigen berkapasitas lima liter. Untuk menghasilkan satu liter minyak kayu putih biasanya dibutuhkan 100 kg atau sekitar lima karung daun kayu putih. Tak heran bila harga minyak kayu putih murni dari Maluku memiliki harga jual yang cukup tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RsCAOjJSb4I/AAAAAAAAANk/VOKjOtDCuI8/s1600-h/pic+3-par4_right.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RsCAOjJSb4I/AAAAAAAAANk/VOKjOtDCuI8/s320/pic+3-par4_right.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5098215765624123266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Proses destilasi minyak kayu putih secara tradisional membutuhkan waktu sekitar enam jam. Pada mulanya air dimasukkan ke dalam ketel pertama hingga batas yang telah ditentukan. Air tersebut kemudian dipanaskan dengan menggunakan kayu bakar hingga mencapai suhu kurang lebih 90 derajat Celcius. Setelah air hampir mendidih, daun kayu putih yang telah dipanen lantas dimasukkan karung per karung ke dalam ketel. Daun kayu putih yang telah dimasukkan ke dalam ketel ini kemudian harus dipilih lagi untuk menghasilkan minyak kayu putih dengan kualitas yang baik. Daun yang dipilih haruslah daun yang sudah tua agar dapat menghasilkan minyak yang banyak. Setelah seluruh daun dimasukkan, ketel kemudian ditutup selama enam jam. Dalam kurun waktu tersebut, minyak atsiri yang terkandung dalam daun kayu putih akan tersuling melalui pipa yang langsung terhubung ke ketel kedua yang merupakan ketel pendingin. Dari pipa di ketel kedua ini, minyak atsiri yang telah mengalami proses pendinginan akan keluar dan langsung ditampung ke dalam jerigen berkapasitas lima liter. Sampai di sini maka selesailah proses penyulingan minyak kayu putih secara tradisional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila dikembangkan secara baik, sebetulnya industri minyak kayu putih di ranah seribu pulau ini sangat potensial untuk menambah pendapatan asli daerah dan memenuhi kebutuhan dalam negeri. Dengan luasnya lahan tanaman kayu putih yang ada, seharusnya negara tidak perlu lagi mengimpor untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri. Tidak banyak diketahui memang jika ternyata Indonesia termasuk salah satu pengimpor terbesar minyak kayu putih. Berdasarkan data yang ada, kebutuhan domestik minyak kayu putih adalah 1500 ton per tahun, tetapi saat ini Indonesia hanya memproduksi kurang dari 500 ton setahun. Karena itu sisanya harus diimpor dari negara Cina dan Vietnam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak terawatnya tanaman kayu putih merupakan salah satu kendala dalam pengembangan jumlah dan mutu minyak yang dihasilkan. Layaknya tanaman liar, tidak ada yang mencegah tanaman kayu putih terjangkit hama atau memberantasnya. Jarang sekali dilakukan pemangkasan gulma yang mengganggu tanaman induk. Selain itu, pengembangan minyak kayu putih tampaknya juga kurang didukung oleh kebijakan yang memadai dari pemerintah baik pusat maupun daerah. Tidak ada koordinasi kebijakan antara Dinas Perindustrian yang membina industri rakyat dengan Dinas Kehutanan yang membina kawasan hutan yang ditumbuhi tanaman kayu putih di daerah. Industri rakyat juga tidak mendapat insentif atau dukungan yang cukup untuk pengembangan dari sudut pemasaran, pembinaan, dan pengembangan teknologi sehingga masyarakat produsen minyak kayu putih tradisional mendapat keuntungan yang sangat kecil dibandingkan dengan pedagang perantara. Jika berbagai persoalan ini tidak segera diatasi, maka tampaknya industri minyak kayu putih masih akan menghadapi berbagai kendala serius di masa mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;Maraji’&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;1. IPTEKnet. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tanaman Obat Indonesia&lt;/span&gt;. http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=79. 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;2. Berita Bumi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt; Minyak Kayu Putih : Produksi dan Kebutuhan Dalam Negeri.&lt;/span&gt; http://www.beritabumi.or.id/berita3.php?idberita=433. 2005.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;3. Kompas. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kabupaten Buru&lt;/span&gt;. http://www.kompas.com/kompas-cetak/0402/05/otonomi/835963.htm. 2004.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;4. Produsen minyak kayu putih tradisional negeri Hatusua, kec. Kairatu, kab. Seram Bagian Barat,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Maluku&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; :&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Bapak Yunus Pattiasina&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-4804366352247610166?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/4804366352247610166/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=4804366352247610166&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/4804366352247610166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/4804366352247610166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/08/kisah-kayu-putih.html' title='Kisah Kayu Putih'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RsB-CzJSb2I/AAAAAAAAANU/l791PJedXoI/s72-c/pic+1-par1_cent.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-463917286266181855</id><published>2007-08-03T22:13:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:58.486+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mind'/><title type='text'>Manusia Dhaif</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;object height="250" width="350"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/OyT1M96LANI"&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/OyT1M96LANI" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" height="250" width="350"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Satu siang dengan paras surya yang merekah bak putri bunga. Adalah suatu jalan yang telah digariskan, ketika teriknya bergumul dengan kelebatan tatapan tajam menerkam. Itulah perkara yang sejak dahulu dinisbatkan sebagai anugerah, tetapi kelanjutannya dapat menjadi salah satu etiologi dari petaka besar dalam sejarah manusia. Bila kemudian ia bersanding dengan gemerlap keduniawian, maka tak ayal kenistaan telah menanti di ujung jalan. Adapun kilaunya bisa menyambangi tiap pucuk dedaunan muda bersama angin yang mengalir semilir. Karenanya, penampikan demi penampikan tak akan membuat gelora semakin meredup, tapi justru kian meletup. Semiotika lantas dikejawantahkan dalam bilangan-bilangan syair. Setiap ucap harus dimaknai dengan lamat dan cermat. Hening kerap menjadi saksi sejarah berjuta metamorfosis karenanya. Dunia yang makin tenggelam karena runtuhnya pegunungan es di belahan Antartika atau tanah tandus yang berganti menjadi taman bunga dalam tempo sekejap, bisa menjadi sepenggal bukti. Bukan hanya dalam satu babak saja manusia memilih, tapi hidup memang merupakan pilihan, bergerak cepat atau tinggal di tempat. Ketika keputusan untuk bergerak cepat telah dipilih, maka tak seharusnya melihat pada apa yang telah lampau melainkan ibrah dan mauidzah.&lt;br /&gt;---&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RrNVXjJSbxI/AAAAAAAAAMs/fFOKMS3Zesw/s1600-h/pic+1-par2_right.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RrNVXjJSbxI/AAAAAAAAAMs/fFOKMS3Zesw/s320/pic+1-par2_right.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094509466545712914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Memang, terik yang teramat sangat terkadang dapat menyayat urat. Pada saat itu, meski jujur sebilah tutur justru dapat membuat izzah meluntur hingga kemudian futur. Jika sudah demikian adanya, nurani kadang dikhianati dengan alibi terkurung dalam jeruji kejengahan bergelimang angkara. Lantas, apa jadinya seonggok daging bila terjebak di lautan yang asing? Atau adakah belalang dapat hidup tanpa ilalang? Hidup hanyalah persinggahan sementara karena kehidupan yang sesungguhnya adalah setelah kematian datang menghampiri. Karenanya, tiada masa dalam hidup yang dapat digunakan hanya untuk sekedar berpangku tangan. Ia harus diisi dengan kerja keras untuk meraih kemuliaan baik di dunia maupun di akhirat. Semesta akan selalu membantu memperjuangkan seuntai legenda, sebodoh apapun itu. Untuk itu, apa-apa yang menjadi legenda senantiasa diasah dengan hamasah. Letih di raga hingga profunda pasti dirasa, tapi bayangan tempat peristirahatan yang demikian eksotis di jannahNya akan memupuskan segalanya.&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RrNVdTJSbyI/AAAAAAAAAM0/fA-CMt5a95Q/s1600-h/pic+2-par3_left.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RrNVdTJSbyI/AAAAAAAAAM0/fA-CMt5a95Q/s320/pic+2-par3_left.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094509565329960738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Nyiur melambai riang seolah tak peduli dengan sengatan sinar matahari. Sampaikan sepucuk pesan perjumpaan di balik persembunyian. Mencari dan mencari di tengah keriuhan manusia-manusia yang haus untuk mereguk seteguk air di oase gurun kehampaan. Kemudian sebongkah roja’ dilontar ke ‘Arasy agar hidayahNya serta merta melingkupi jiwa dan berharap agar dapat singgah di tepian jannahNya nan luas. Namun, apakah ikhtiar itu telah salah memilih jalannya? Atau memang hidayah itu sendiri yang tiada ingin digapai? Lama kelamaan cahaya tampak semakin menjauh bahkan menghilang. Duhai gerangan apa yang nyatanya terjadi? Syahdan, arif bijak sejak dulu bertutur bahwa kesetiaan adalah buah dari satu pohon yang bernama cinta. Hubungan kausalitas kemudian berlaku. Jika ia adalah buah, maka ia akan tumbuh dengan sendirinya di pohon itu tanpa ada yang harus memaksa. Sebaliknya, bila pohon itu telah runtuh, apakah buah itu dapat tumbuh? Bisa, bila pohon itu ditanam kembali dan dipupuk agar tumbuh dengan subur. Namun, menanamnya ulang tentu tak semudah laiknya sedari mula. Diperlukan kegigihan dan ketangguhan yang luar biasa untuk mengejawantahkannya. Meski koyak dan air mata terserak di lubuk yang sesak, langkah gontai menuruni sayup Mintaraga.&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;Tak setiap derik jangkrik di sunyinya malam menjelma menjadi epik yang berwujud takikardia. Namun, tak demikian halnya dengan serenada biru yang melantun semu. Lantunannya begitu syahdu hingga tiada sadar tergiring ke lorong gelap. Memang, seberkas cahaya dapat menjadi pelipur lara yang gulita. Bila kemudian terus menerus berharap padanya, maka silau yang akan didapat. Pilihan terbaik adalah membiarkannya layu sebelum berkembang atau izinkan ia melayang bersama hembusan angin. Dengan demikian, angin akan membawanya ke pucuk kebenaran hakiki. Bahwa, siapa yang tak mengenal dirinya, maka tiada akan dapat mengenal Rabbnya. Tak perlu lagi diskursus di gulita malam. Kemegahan luna dapat saja segera bertukar dengan ganasnya jilatan aurora di polar dunia. Semuanya hanya tunduk pada satu aturan dan hanya tertuju pada satu tujuan.&lt;br /&gt;---&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RrNVlzJSbzI/AAAAAAAAAM8/SVWFHBYG6o0/s1600-h/pic+3-par5_right.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RrNVlzJSbzI/AAAAAAAAAM8/SVWFHBYG6o0/s320/pic+3-par5_right.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094509711358848818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Derasnya hujan merupakan salah satu pesona yang kerap membawa ketakjuban tersendiri. Konon setelahnya akan ada bidadari cantik yang turun berbarengan dengan terlukisnya bianglala di angkasa. Meski banyak orang yang kagum karena kesempurnaan yang dimilikinya mendekati kulminasi, tapi tiada pernah ia hiraukan. Mungkin, baginya itu hanya sebuah fitnah belaka. Lalu, mengapakah sebuah fitnah dicakap orang sebagai perkara yang lebih despotis disbanding menghilangkan sebuah nyawa? Ialah fitnah yang sejatinya bisa menorehkan noda kelam pada seorang manusia selama jiwa masih dikandung raga. Selagi bibir tak dapat bertutur jujur tentang hakikat yang sebenarnya, maka yakinlah kuasa Ilahi akan selalu menyertai pada kesejatian. Entah ia akan menghampiri dalam alam kesadaran atau kala bola-bola mata bergerak demikian cepatnya.&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RrNV4zJSb0I/AAAAAAAAANE/fyNGvS3F4kg/s1600-h/pic+4-par6_cent.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RrNV4zJSb0I/AAAAAAAAANE/fyNGvS3F4kg/s320/pic+4-par6_cent.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094510037776363330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Rembulan dan kerlip bintang di langit malam selalu menghadirkan romantisme tersendiri pada setiap hati yang merindu. Apalagi ketika sedang memadu cinta dengan Sang Kekasih, berharap buliran-buliran hangat selalu mengalir dari mata sebagai tanda kesyukuran dan kelembutan jiwa. Dalam sekejap, lidah mengalunkan bait-bait puitisasi bak pujangga lama. Apa lacur? Kala bait-bait itu kemudian menjadi sempurna di tengah sebuah penantian akan malam seribu bulan, momen untuk berkontemplasi pun lantas dihiraukan. Segala hipokrit juga serta merta melesat ke titik hampa lantaran sebuah ‘azzam untuk persembahan yang sempurna. Namun, kesempurnaan memang layaknya sebelanga susu yang tak menghendaki setitik nila tercelup di dalamnya. Seluruh kredo akan menjadi tidak berarti lagi bila sudah demikian. Sejatinya, kesempurnaan hanyalah bagi Sang Pemilik Jiwa dan mencari kesempurnaan pada manusia hanyalah ibarat menegakkan benang basah.&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;Allah senantiasa mengajarkan pada makhlukNya, tiada pantas berjalan di bumiNya dengan kepongahan karena segala yang diduga tidak akan ada dalam sekejap dapat saja menjadi ada. Karenanya, pantaskah manusia mengatakan bahwa dirinya telah benar-benar beriman, sedangkan ia belum lagi mendapatkan ujian dalam hidup? Hidup di alam fana hanyalah satu episode di mana manusia harus mengumpulkan bekalan untuk menyongsong satu kehidupan yang abadi. Lantas, sepatutnya manusia bertanya darimanakah ia bisa mendapatkan segala perbekalan yang dibutuhkan sedangkan belum ada secuil pengorbanan pun yang ia lakukan untuk itu. Dari situlah manusia kemudian menyadari bahwa kehidupannya akan berjalan dari satu fase ujian menuju ujian yang lainnya, baik berupa kesenangan maupun kesulitan. Di tiap fase tersebut manusia kemudian akan belajar untuk berkorban demi setiap jengkal bekal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya, Allah tiada akan pernah menguji hambaNya di luar batas kemampuan dan sungguh ujianNya tersebut merupakan cara Allah untuk membersihkan segala kekurangan yang ada dalam diri manusia. Jika ada kekurangan di satu pintu, maka Allah akan berusaha menyadarkan manusia akan perkara tersebut dengan jalan menutupnya. Ya, ketika sebuah ujian sedang menyambangi seorang manusia, tandanya Ia sedang memberikan cinta yang lebih terhadapnya. Karena hakikat dari ujian adalah setara dengan tingkat keimanan, maka jika manusia tersebut mau bersabar, Allah akan tingkatkan derajat keimanannya. Sebaliknya, jika ia menjadi kufur maka akan Allah turunkan derajat keimanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RrNWFzJSb1I/AAAAAAAAANM/3rFRqFM_xoc/s1600-h/pic+5-par9_left.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 340px; height: 266px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RrNWFzJSb1I/AAAAAAAAANM/3rFRqFM_xoc/s320/pic+5-par9_left.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094510261114662738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Seberat apapun ujian yang diberikanNya, Allah tidak akan pernah memalingkan rupaNya dari manusia. Justru, Ia begitu menantikan malam-malam di mana manusia kerap menangis, mengingat berbuih dosa dan maksiat yang dilakukan, merenungi segala nikmat yang telah Ia berikan. Karenanya, hanya Allah sahabat sejati manusia dalam tiap delik kesendiriannya dan hanya Allah sumber solusi atas segala permasalahan yang menimpa manusia. Jadi, masihkah manusia akan berujar, “Ya Tuhan, sesungguhnya aku memiliki masalah yang besar.” ? jika ia dapat dengan lantang mengumandangkan, “Wahai masalah, sesungguhnya aku memiliki Tuhan Yang Maha Besar.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-463917286266181855?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/463917286266181855/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=463917286266181855&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/463917286266181855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/463917286266181855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/08/manusia-dhaif.html' title='Manusia Dhaif'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RrNVXjJSbxI/AAAAAAAAAMs/fFOKMS3Zesw/s72-c/pic+1-par2_right.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-7346810409684345872</id><published>2007-08-01T17:40:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:05:58.945+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Moluccas Stories'/><title type='text'>Batu Capeo</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syahdan, pulau Ambon dapat berdiri dengan kokoh karena disangga oleh tiga buah pilar yang terdapat di bawahnya. Seiring berjalannya waktu, dua buah pilar yang menyangga pulau tersebut kini telah hancur karena gempa yang kerap terjadi di bawah laut. Dengan demikian, pulau Ambon kini hanya disangga oleh satu pilar dan apabila terjadi gempa hebat mungkin saja pulau ini akan dapat tenggelam dengan mudah layaknya benua Atlantis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RrBkDjJSbwI/AAAAAAAAAMk/qJpR6c4kYew/s1600-h/Batu+Capeo-par2_left.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5093681190692613890" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 320px; height: 216px;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RrBkDjJSbwI/AAAAAAAAAMk/qJpR6c4kYew/s320/Batu+Capeo-par2_left.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kisah tersebut dipercaya oleh masyarakat Ambon karena di desa Amahusu kecamatan Nusaniwe, sekitar lima belas kilometer dari pusat kota Ambon, terdapat representasinya dalam bentuk sebuah batu. Batu ini kemudian diberi nama Batu Capeo yang memiliki arti ‘Topi’. Dinamai demikian karena batu ini memang memiliki bentuk yang menyerupai topi terbalik. Bentuk pulau Ambon direprentasikan pada bagian puncak dari batu, sedangkan satu pilar yang menyangganya dikejawantahkan sebagai bagian batu yang menghujam ke pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batu Capeo sendiri dikelilingi oleh pantai pasir karang dengan panorama teluk Ambon. Pantai ini belum mengalami banyak pembangunan sehingga masih sangat alami. Geliat ombak yang demikian tenang dan laut yang begitu jernih jauh dari pencemaran lingkungan semakin menambah daya tarik lokasi ini. Selain itu, panorama matahari terbenam juga dapat disaksikan dengan jelas dari sini. Di dekat lokasi ini juga terdapat satu gunung yang bernama Gunung Nona. Masyarakat Ambon meyakini satu legenda bahwa dahulu ada seorang putri yang turun dari gunung tersebut untuk kemudian melakukan perjalanan ke tempat-tempat yang kini menjelma menjadi obyek-obyek wisata indah di sekitar lokasi Batu Capeo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-7346810409684345872?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/7346810409684345872/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=7346810409684345872&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/7346810409684345872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/7346810409684345872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/08/batu-capeo.html' title='Batu Capeo'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RrBkDjJSbwI/AAAAAAAAAMk/qJpR6c4kYew/s72-c/Batu+Capeo-par2_left.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-3008817604498998450</id><published>2007-07-28T17:57:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:00.049+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Moluccas Stories'/><title type='text'>Anaknya di Laut</title><content type='html'>&lt;p style="text-indent: 0.95cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt; Mungkin seorang La Jamal tiada pernah menyangka bahwa anak kembarnya yang lahir lima belas tahun silam akan berbeda dengan anak kembar lainnya. Selama hamil, istrinya tidak pernah &lt;i&gt;ngidam&lt;/i&gt; hal-hal yang aneh meski memang pernah mengeluhkan adanya suatu firasat yang kurang enak. Persalinan yang dibantu oleh seorang dukun beranak di desa Tulehu, Maluku Tengah, tersebut merupakan suatu keajaiban bagi ia dan keluarganya. Bayi laki-laki pertama yang terlahir dari rahim istrinya malam itu langsung meninggal di tempat sesaat setelah menatap dunia. Selang beberapa waktu berikutnya, lahirlah bayi keduanya. Namun, bayi keduanya ini sungguh berbeda dari bayinya yang telah lahir lebih dahulu. Bayi ini masih terbungkus rapi dengan plasenta. Dia tidak memiliki kepala, tangan, dan kaki seperti layaknya bayi manusia normal. Betapa kagetnya La Jamal begitu mengetahui bahwa bayi yang terbungkus plasenta itu justru berwujud seekor binatang laut yang kerap ditemuinya ketika sedang melaut. Ya, bayi keduanya itu berwujud seperti seekor gurita dengan kepala dan tentakel di dalam plasenta tersebut. Setelah menyadari bahwa tempat hidup anak yang kemudian diberi nama Ode Jaga itu bukanlah di daratan, maka pria asal Buton kelahiran tahun 1960 itu pun lantas melepasnya ke laut setelah menyematkan sebuah cincin emas pada salah satu tentakelnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.95cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 0.95cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqtUITJSbrI/AAAAAAAAAL8/9R6pZQwqYG0/s1600-h/pic+1-par2_left.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqtUITJSbrI/AAAAAAAAAL8/9R6pZQwqYG0/s320/pic+1-par2_left.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5092256305227394738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Bagi sebagian orang perkara di atas mungkin merupakan hal yang sangat mustahil untuk terjadi di dunia nyata. Namun, bagi orang-orang yang berasal dari suku Buton kejadian tersebut bukanlah hal yang luar biasa karena sudah lumrah terjadi secara turun temurun. Dalam satu keluarga suku Buton, pasti ada saja yang memiliki kerabat berupa hewan yang kebanyakan berwujud gurita. La Jamal sendiri memiliki seorang sepupu yang tinggal di pulau Buton, Sulawesi Tenggara, yang juga memiliki anak seekor gurita. Menurut lelaki yang kini berdomisili di desa Kelapa Dua, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat ini, hal tersebut mungkin merupakan warisan turun temurun dari nenek moyang mereka yang kebanyakan adalah pelaut.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.95cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 0.95cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt; Gurita yang lahir dari rahim manusia ini memiliki beberapa perbedaan dengan gurita yang&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqtUXzJSbsI/AAAAAAAAAME/ilfOu0nSkMM/s1600-h/pic+2-par3_right.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqtUXzJSbsI/AAAAAAAAAME/ilfOu0nSkMM/s320/pic+2-par3_right.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5092256571515367106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; kerap ditemui di laut. Dilihat dari bentuk kepalanya, gurita anak manusia memiliki bentuk kepala yang memanjang seperti cumi-cumi, berbeda dengan gurita laut yang memiliki kepala membulat dan agak pendek. Jika posisi mata gurita laut terletak agak menyamping, maka posisi mata gurita anak manusia terletak lebih ke depan. Satu perbedaannya lagi adalah, pada gurita anak manusia dapat ditemukan selaput-selaput yang saling menghubungkan antar tentakelnya. Hal ini tidak dapat ditemukan pada gurita laut. Hampir seluruh gurita anak manusia ini konon katanya berjenis kelamin perempuan. Meski dalam wujud seekor gurita tidak dapat diketahui jenis kelamin dari anaknya, tetapi La Jamal mengaku sering didatangi oleh anaknya tersebut dalam wujud seorang perempuan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.95cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 0.95cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt; Walaupun domisili orang tuanya kini berbeda dengan pada saat ia dilepas ke laut, tetapi gurita ini dapat mengetahui tempat tinggal keduanya yang sekarang dengan benar. Menurut penuturan Wa Zahara, istri kedua La Jamal, Ode Jaga terakhir kali mengunjungi mereka di pantai belakang rumahnya pada tahun 2003 lampau. Bukan hanya mengunjungi kedua orang tuanya, masih menurut perempuan yang memiliki empat orang anak ini, Ode Jaga juga kerap menyambangi kediaman sanak saudaranya di berbagai tempat di pulau Ambon dan Seram.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.95cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 0.95cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt; Untuk mengetahui apakah gurita yang naik ke pantai belakang rumahnya adalah Ode Jaga atau bukan, biasanya La Jamal menggunakan bahasa isyarat. Jika benar ia adalah Ode Jaga, maka tentakel gurita tersebut biasanya akan langsung memeluk jari sang ayah. Sebagaimana layaknya hewan laut lainnya yang tidak dapat hidup lama di daratan, maka biasanya Ode Jaga hanya berada di rumah orang tuanya paling lama satu malam. Sebelum dilepas kembali ke laut, orang tuanya biasa membekali Ode Jaga dengan sejumput ketupat, telur, piring putih, uang, dan sirih pinang. Perbekalan tersebut biasanya akan dipeluk oleh tentakel Ode Jaga untuk kemudian dibawa serta ke dalam laut.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.95cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 0.95cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqtUtDJSbtI/AAAAAAAAAMM/_Qg5g7PZTVQ/s1600-h/pic+3-par6_left.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqtUtDJSbtI/AAAAAAAAAMM/_Qg5g7PZTVQ/s320/pic+3-par6_left.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5092256936587587282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Meski tak serupa dengan anak-anak lainnya, La Jamal bersyukur memiliki seorang anak di laut. Anaknya kerap menunjukkan jalan baginya apabila tiba-tiba tersesat di tengah lautan. La Jamal tinggal menyebut nama anaknya tersebut, maka sesaat kemudian ia akan bisa melihat daratan tujuannya. Karena ketiadaan bukti otentik berupa gambar anak guritanya, kisah La Jamal ini mungkin terdengar seperti isapan jempol belaka. Namun, sebagai seorang hamba yang meyakini kebesaran Rabbnya, maka hal tersebut bukanlah hal yang mustahil untuk diciptakan oleh Allah. Dan, sejatinya Rabb Semesta Alam tidak menciptakan sesuatu dengan sia-sia. Seekor Ode Jaga, bisa terlahir dari rahim seorang manusia adalah agar umatnya mau lebih mentafakuri segala ciptaanNya.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 0.95cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;“&lt;i&gt;&lt;b&gt;Dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu, meyakini bahwasanya Al Qur'an itulah yang hak dari Tuhanmu lalu mereka beriman dan tunduk hati mereka kepadanya, dan sesungguhnya Allah adalah Pemberi petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;.” &lt;b&gt;[QS. Al Hajj : 54]&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-3008817604498998450?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/3008817604498998450/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=3008817604498998450&amp;isPopup=true' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/3008817604498998450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/3008817604498998450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/07/anaknya-di-laut.html' title='Anaknya di Laut'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqtUITJSbrI/AAAAAAAAAL8/9R6pZQwqYG0/s72-c/pic+1-par2_left.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-9209458649267495077</id><published>2007-07-27T09:45:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:01.583+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Moluccas Stories'/><title type='text'>Commonwealth War Cemetery</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rqlc8TJSboI/AAAAAAAAALk/Tahuvm878OE/s1600-h/pic+1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091703044720193154" style="margin: 0px auto 10px; display: block; cursor: pointer; text-align: center;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rqlc8TJSboI/AAAAAAAAALk/Tahuvm878OE/s320/pic+1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqgKZzJSbiI/AAAAAAAAAKo/ccxqRQn8JzE/s1600-h/pic+1.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt; banyak sekali tempat-tempat bersejarah yang terdapat di pulau &lt;st1:place st="on"&gt;Ambon&lt;/st1:place&gt;. Salah satunya adalah pemakaman tentara sekutu Perang Dunia II. Pemakaman ini terletak di Kapahaha, Tantui, yaitu sekitar dua kilometer dari pusat &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:place st="on"&gt;Ambon&lt;/st1:place&gt;. Sebidang tanah ini merupakan sumbangan dari masyarakat &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:place st="on"&gt;Ambon&lt;/st1:place&gt; untuk digunakan sebagai tempat pemakaman bagi tentara sekutu pada Perang Dunia II. Lokasi ini sendiri dulunya adalah pusat tawanan tentara Jepang yang kebanyakan adalah warga negara &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Australia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqlhaDJSbpI/AAAAAAAAALs/mv5V3SijB7I/s1600-h/pic+2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091707953867812498" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; width: 320px; cursor: pointer; height: 339px;" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqlhaDJSbpI/AAAAAAAAALs/mv5V3SijB7I/s320/pic+2.jpg" border="0" height="248" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt; sekitar 2000 kuburan di tempat ini, kebanyakan adalah mereka yang meninggal saat menjadi tawanan Jepang, tapi ada juga yang tewas dalam perang di Maluku, Sulawesi, dan bagian lain &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; selama Perang Dunia II. Sebagian besar dari mereka berkebangsaan Australia, tetapi banyak juga yang berasal dari Inggris dan Belanda sebanding dengan India dan Pakistan, serta sebagian kecil berasal dari Afrika Selatan, Kanada, New Zealand, dan Amerika.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqmhsTJSbqI/AAAAAAAAAL0/FGdiuyy7HSg/s1600-h/pic+3.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091778636144602786" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right; width: 199px; height: 172px;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqmhsTJSbqI/AAAAAAAAAL0/FGdiuyy7HSg/s320/pic+3.jpg" border="0" height="283" width="214" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Setiap tanggal 25 April dilaksanakan peringatan hari ANZAC di tempat ini. Hari ANZAC adalah satu momen untuk memperingati para tentara yang tewas selama Perang Dunia I dan II. Banyak dari kerabat, rekan, dan veteran yang datang ke sini untuk menghormati para tentara yang dikubur di pemakaman ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-9209458649267495077?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/9209458649267495077/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=9209458649267495077&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/9209458649267495077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/9209458649267495077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/07/commonwealth-war-cemetery.html' title='Commonwealth War Cemetery'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rqlc8TJSboI/AAAAAAAAALk/Tahuvm878OE/s72-c/pic+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-632465873136246980</id><published>2007-07-25T21:50:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:02.122+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Moluccas Stories'/><title type='text'>Ibrah dari Seorang Raja</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“&lt;i&gt;&lt;b&gt;Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan pertemukanlah aku dengan orang-orang yang shalih, serta &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang yang datang kemudian. Dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mewarisi surga yang penuh nikmat.”&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; &lt;b&gt;[QS. Asy-Syu’ara: 83-85]&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt; Awan kelabu sedikit menggelayut di langit pulau Seram siang itu. Rencananya, setelah pulang dari Puskesmas aku ingin merekam gambar-gambar pemandangan indah di sebuah gunung yang berjarak kurang lebih 25 kilometer dari desa Waimital, kecamatan Kairatu, tempatku bertugas. Di negeri [sebutan untuk desa di Maluku] yang bernama Hunitetu tersebut konon katanya akan dapat disaksikan pemandangan laut, gunung, dan padang rumput yang begitu menakjubkan. Namun, menurut informasi yang kudapat dari beberapa orang, untuk mencapai lokasi tersebut tidaklah mudah karena selain kondisi jalan yang sudah mengalami kerusakan yang cukup parah, banyaknya tanjakan dan tikungan tajam juga membuat perjalanan ke sana menjadi amat melelahkan. Apa hal ini membuatku patah arang untuk menuju tempat tersebut? Tentu tidak! Hal ini justru membangkitkan jiwa petualangku untuk mencapai negeri Hunitetu. Kebetulan, ada seorang mantri di Puskesmas yang berkenan mengantarkanku menuju negeri Hunitetu dengan motornya. Negeri Hunitetu sendiri terdiri dari beberapa dusun besar yang jarak antara satu dengan lainnya cukup berjauhan dan dipisahkan oleh hutan-hutan tropis. Hampir seluruh penduduk di negeri ini beragama Kristen. Maka, tak heran bila saat aku melewati satu dusun, penduduknya akan memperhatikan diriku dari ujung sepatu hingga ujung jilbab. Mungkin dalam benak mereka terlintas pikiran, “&lt;i&gt;Mau apa caca [panggilan untuk perempuan Muslim di M&lt;/i&gt;&lt;i&gt;aluku, semisal ‘mbak’ atau ‘uni’] ini ke daerah sini?&lt;/i&gt;”&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqdpJjJSbeI/AAAAAAAAAKI/ub4H0pljFCc/s1600-h/pic+1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqdpJjJSbeI/AAAAAAAAAKI/ub4H0pljFCc/s320/pic+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091153516539571682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Memang benar adanya, jalan untuk menuju daerah tersebut sungguh jelek, aspal yang ada sudah banyak yang hancur dan banyak genangan air di sana-sini karena hujan memang baru saja mengguyur lokasi ini di pagi harinya. Udara siang itu tidak begitu panas bahkan sebaliknya demikian sejuk karena di kanan kiri jalan terdapat hutan tropis dengan pepohonan dan semak belukar yang rindang. Ketika sedang asyik-asyiknya menikmati suasana tropis itu, tiba-tiba saja terdengar ban motor mantri yang kutumpangi pecah. Memang jalan yang kami lewati mengalami kerusakan yang parah ditambah lagi dengan kondisi ban motor yang sudah gundul. Agak bingung juga saat hal itu terjadi, karena kondisinya kami sedang berada di tengah hutan yang jauh dari dusun berpenduduk. Menurut pak mantri, dusun terdekat berjarak sekitar empat kilometer menuruni gunung. Yang menjadi masalah adalah, kalau pun berjalan menuju dusun tersebut, apakah kami bisa melanjutkan perjalanan menuju negeri Hunitetu atau minimal dapat pulang kembali ke desa Waimital? Karena belum tentu di dusun tersebut terdapat tukang tambal ban untuk menambal ban motor yang pecah tersebut. Aku kemudian berpikir bahwa rencanaku ini akan berakhir dengan terjebaknya kami di tengah hutan tak berpenduduk dan tidak ada sinyal untuk menghubungi siapa pun.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt; “&lt;i&gt;Duh Bu Dok, tolong maafkan beta &lt;/i&gt;&lt;i&gt;jua karna beta seng cek ban tadi. Padahal memang tadi beta su rasa akang su seng enak lai&lt;/i&gt;.” [Duh Bu Dok, tolong maafkan saya karena saya tidak cek ban tadi. Padahal memang tadi saya sudah rasa ban sudah tidak enak lagi]&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt; “&lt;i&gt;Seng apa-apa Pak, kan bet&lt;/i&gt;&lt;i&gt;a jadi pung cerita par dong di rumah, kalo enak-enak sa kurang berkesan toh?&lt;/i&gt;” [Tidak apa-apa Pak, kan saya jadi punya cerita untuk mereka di rumah, kalo enak-enak saja kurang berkesan toh?]&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rqdp3DJSbfI/AAAAAAAAAKQ/LyZEGobRhl0/s1600-h/pic+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rqdp3DJSbfI/AAAAAAAAAKQ/LyZEGobRhl0/s320/pic+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091154298223619570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Setelah dialog yang kurang solutif tersebut, akhirnya dengan gontai kami memutuskan untuk berusaha berjalan di tengah hutan menuju dusun terdekat untuk kemudian kembali pulang ke desa Waimital. Arlojiku menunjukkan pukul 14.30 WIT saat itu dan aku terus berpikir, akan menempuh waktu berapa lama jika memang benar-benar kami harus berjalan sampai di dusun terdekat? Namun, Alhamdulillah pertolongan Allah memang senantiasa datang tak terduga-duga. Baru sekitar 50 meter kami berjalan dari lokasi pecahnya ban, tiba-tiba saja datang sebuah motor dari arah berlawanan. Motor tersebut lantas berhenti setelah mengetahui ban motor yang kami naiki pecah di tengah hutan. Ternyata motor tersebut adalah ojek yang sedang mengangkut penumpang menuju dusun Sukowati, dusun terdekat menuju arah gunung. Kemudian, supir ojek tersebut menyarankan kepada kami agar lebih baik berjalan naik ke arah gunung dibandingkan turun, karena di dusun Sukowati yang terletak di arah atas terdapat tukang tambal ban. Dia pun menawarkan bantuan kepada kami sekembalinya dia mengantar penumpang ke dusun Sukowati. Akhirnya, kami diminta untuk menunggu sebentar hingga tukang ojek itu mengantar penumpang. Selang sepuluh menit kemudian, tukang ojek tersebut sudah kembali di tempat kami berada. Dia kemudian mengantarkan kami ke dusun Sukowati yang berjarak sekitar tiga kilometer ke arah gunung. Setibanya di dusun Sukowati, tukang ojek tersebut lantas menurunkan kami di sebuah rumah yang terletak di depan SMP. Rumah tersebut berada cukup jauh dari perkampungan penduduk dusun. Menurutnya, rumah tersebut adalah rumah raja negeri Hunitetu. Jadi sementara tukang tambal menambal ban motor yang pecah, kami dipersilahkan menunggu di rumah bapak raja tersebut. Tanpa ditanya tukang ojek tersebut juga memberitahu kami bahwa bapak raja negeri ini adalah seorang muallaf jadi jika kami ingin melaksanakan sholat, ada tempat khusus di rumah ini. Subhanallah! Siapa yang akan menyangka jika di daerah pegunungan kabupaten Seram Bagian Barat yang mahsyur dengan penduduk beragama Kristen justru dapat dijumpai saudara seaqidah, apalagi beliau ternyata adalah raja negeri ini.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt; Begitu kami sampai di depan pintu rumah bapak raja, seorang perempuan paruh baya lantas menyambut kami dengan hangat. Dengan rambut sebatas bahu, tidak ada raut wajah khas Maluku pada dirinya. Rupanya dia adalah istri dari bapak raja Hunitetu. Tak lama kemudian, dari dalam rumah muncul seorang laki-laki bertubuh tinggi tegap berambut putih dengan ciri raut asli Maluku. Dia adalah bapak raja Hunitetu, bapak Lattu Petel, atau setelah menjadi muallaf namanya berubah menjadi Taufik. Sesaat sesudah memperkenalkan diri serta menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan kami ke rumahnya, sebuah perbincangan yang menarik pun terjadi.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt; Menurut bapak raja, beliau adalah raja Muslim pertama di tanah Maluku yang memimpin negeri yang seluruh penduduknya beragama Kristen. Hal ini dapat terjadi karena sistem kepemimpinan di negeri Hunitetu adalah sistem turun temurun. Jadi, seorang raja yang memimpin negeri Hunitetu pasti akan melanjutkan kepemimpinannya tersebut kepada keturunannya. Berhubung raja Hunitetu terdahulu, hanya memiliki seorang putra, yaitu beliau, maka secara otomatis tampuk kepemimpinan jatuh ke pundaknya. Syukur Alhamdulillah, tanggung jawab tersebut diamanahkan pada beliau ketika cahaya Islam telah melingkupi dirinya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt; Beliau telah memeluk Islam sejak tahun 1987 karena keinginannya sendiri. Islam sendiri diperkenalkan oleh seorang perempuan yang kini menjadi pendamping hidupnya. Awal pertemuan dengan istrinya merupakan sebuah keajaiban tersendiri baginya. Bagaimana tidak? Beliau yang menurutnya hanya seorang laki-laki gunung kemudian dapat bertemu bahkan berjodoh dengan seorang perempuan Muslim yang berasal dari Jawa di tanah Maluku. Baginya, jodoh memang telah ditentukan oleh Tuhan, tapi manusia sebagai hambaNya harus tetap berikhitiar untuk bisa menemukan seseorang yang menjadi belahan jiwanya. Jika seorang laki-laki menginginkan seorang perempuan yang pintar, maka laki-laki tersebut harus bercermin terlebih dahulu pada dirinya sendiri, apakah ia sendiri pintar atau tidak? Jika ia merasa tidak pintar, maka berikhtiarlah untuk bisa menjadi pintar. Demikian yang menjadi tekadnya dalam hidup : selalu berikhtiar untuk menjadi seorang yang lebih baik. Akhirnya, dengan berbekal keberanian dan ilmu beliau lantas mengukuhkan niatnya untuk turun dari gunung tempatnya berdiam selama ini dan mencari nafkah di pulau Ambon. Dan, di situlah awal mula pertemuannya dengan ibu Nona, perempuan yang menjadi ibu bagi anak-anaknya kini.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt; Ketertarikannya pada Islam sendiri bermula karena beliau memandang bahwa Islam adalah sebuah agama yang bersih dan suci. Islam yang mewajibkan umatnya untuk berwudhu sebelum sholat, melepas alas kaki sebelum memasuki masjid, dan mandi junub setelah melakukan hubungan suami istri, membuatnya kian bersemangat untuk terus mempelajari Islam hingga detik ini. Tak hanya itu, beliau juga cukup bersemangat dan tak segan untuk memberikan dakwah kepada penduduk sekitar agar dapat merasakan indahnya Dienul Islam.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqdqnjJSbhI/AAAAAAAAAKg/rK5lV4hWyGM/s1600-h/pic+3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqdqnjJSbhI/AAAAAAAAAKg/rK5lV4hWyGM/s320/pic+3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091155131447275026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt; Kini, di seluruh negeri Hunitetu, hanya beliau, istri, dan ketiga anaknyalah yang memeluk Islam. Subhanallah…Jika mau dipandang dari sisi duniawi, mungkin akan lebih baik jika beliau dan keluarganya pindah ke tempat yang lebih nyaman di daerah pesisir yang berpenduduk mayoritas Muslim. Namun, hidup memang merupakan pilihan dan bapak raja beserta keluarga telah memilih untuk berdiam di pedalaman gunung pulau Seram yang demikian sunyi dengan komunitas sekitar yang tidak seiman. Beliau akan terus memerintah sebagai raja di negeri Hunitetu yang seluruh penduduknya beragama Kristen hingga kelak saatnya tampuk kepemimpinan harus diwariskan kepada keturunannya. Semoga saja negeri Hunitetu akan menjadi sebuah negeri yang kian makmur dan sejahtera di bawah kepemimpinannya. Atau bisa jadi mungkin kelak akan terjadi sejarah baru di negeri Hunitetu dari yang berpenduduk mayoritas beragama Kristen menjadi sebuah negeri yang mahsyur akan keIslamannya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt; Matahari semakin tak sabar untuk beranjak menuju peraduannya. Ban motor yang sudah tertambal memaksaku untuk menyudahi perbincangan sore itu dan pulang kembali ke desa Waimital. Ya, begitulah cara Allah memberi pelajaran pada makhlukNya, ketika satu keinginan tidak dapat terwujud bukan berarti Dia tidak mengabulkannya. Justru Dia membuka pintu-pintu pemberian yang lain jika manusia peka dan bersabar. Meski aku tidak berhasil mendapatkan gambar-gambar indah di negeri Hunitetu karena terjadi sebuah ‘insiden’, tetapi Allah telah memberiku sebuah persembahan indah di tengah rerimbunan hutan tropis pulau Seram : ibrah dari seorang raja.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-632465873136246980?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/632465873136246980/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=632465873136246980&amp;isPopup=true' title='12 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/632465873136246980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/632465873136246980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/07/ibrah-dari-seorang-raja.html' title='Ibrah dari Seorang Raja'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqdpJjJSbeI/AAAAAAAAAKI/ub4H0pljFCc/s72-c/pic+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-8651597904893713024</id><published>2007-07-22T16:44:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:03.317+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Moluccas Stories'/><title type='text'>Cerita Taniwel</title><content type='html'>&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Taniwel. Acapkali mendengar nama itu, rasanya hampir semua penduduk di desa Waimital bergidik ngeri. Bukan karena salah satu kecamatan yang berada di kabupaten Seram Bagian Barat itu merupakan kecamatan yang angker atau berbau mistis, tapi hal tersebut lebih dikarenakan faktor lokasi dari kecamatan itu sendiri. Ya, kecamatan Taniwel memang merupakan salah satu kecamatan di kabupaten Seram Bagian Barat yang memiliki lokasi sulit dijangkau dari desa Waimital. Berjarak sekitar 120 kilometer dari desa Waimital, kecamatan Taniwel terletak di pegunungan bagian Utara pulau Seram. Adapun jalan yang harus dilewati telah mengalami kerusakan yang amat parah sehingga dibutuhkan waktu yang lama untuk dapat mencapai lokasi ini. Hal itulah yang rupanya mendatangkan keresahan tersendiri bagi penduduk desa jika harus memiliki urusan ke daerah tersebut. Selain sulitnya akses untuk mencapai lokasi, minimnya sarana komunikasi di kecamatan Taniwel juga menjadi salah satu penyebab mengapa banyak penduduk yang enggan untuk pergi ke sana bila tidak ada kepentingan yang sangat mendesak. Tidak adanya satu pun pemancar sinyal dari perusahaan-perusahan komunikas selular di Indonesia menyebabkan penduduk di kecamatan ini harus menggunakan telepon satelit bila ingin melakukan komunikasi melalui telepon. Listrik di kecamatan ini pun hanya menyala selama 12 jam mulai pukul 18-06 WIT.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Berbagai rupa pendapat orang di desa ini mengenai Taniwel tak lantas membuat keinginanku untuk menjejakkan kaki di kecamatan itu mengendur. Aku telah bertekad bahwa selama aku masih bertugas di sini, aku harus dapat menjejakkan kakiku di kecamatan tersebut. Alhamdulillah, akhirnya tiba juga kesempatan yang aku tunggu tersebut. Secara kebetulan, ada seorang wakil anggota DPRD kabupaten Seram Bagian Barat yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera mengajakku turut serta dalam kunjungan komisi untuk dengar pendapat dengan para raja di kecamatan Taniwel. Tanpa berpikir dua kali, aku pun langsung mengiyakan ajakannya tersebut. Pukul 8.30 WIT aku bersama rombongan anggota DPRD kabupaten Seram Bagian Barat berangkat dengan menggunakan Innova milik Pak Waka DPRD dari desa Waimital. Menurut si Bapak, perjalanan kami akan menempuh waktu sekitar empat jam. Dari desa Waimital kecamatan Kairatu, kami terlebih dahulu harus mencapai ibukota kabupaten Seram Bagian Barat, Piru, yang berjarak sekitar 40 kilometer. Perjalanan Waimital-Piru sudah cukup sering kulakukan karena untuk pengurusan segala administrasi berlokasi di sana. Untuk menuju Piru, kami harus melewati jalan menanjak yang cukup curam dengan tikungan yang sempit. Bagi orang-orang yang tidak terbiasa melalui jalur ini, biasanya akan mudah sekali terkena mabuk darat. Tekanan di dalam telinga pun mendadak akan meningkat karena sedang berada di ketinggian beberapa ratus meter dari permukaan laut. Untungnya, kondisi aspal jalan yang harus dilalui masih cukup bagus sehingga perjalanan menuju Piru hanya membutuhkan waktu kurang lebih satu jam saja. Setibanya di Piru, kami harus menjemput terlebih dahulu salah seorang anggota dewan yang berdomisili di ibukota kabupaten Seram Bagian Barat ini. Kemudian, kami pun melanjutkan perjalanan menuju kecamatan Taniwel.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqM3MzJSbbI/AAAAAAAAAJw/T7Jom-PodDs/s1600-h/pic+1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqM3MzJSbbI/AAAAAAAAAJw/T7Jom-PodDs/s320/pic+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5089972696885915058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Dan, di sinilah awal petualangan itu dimulai. Selepas dari pusat kota Piru, kami mulai memasuki jalan yang aspalnya sudah demikian rusak sehingga mobil harus berjalan pelan-pelan. Medan menuju Taniwel memang sepertinya sangat cocok untuk digunakan &lt;i&gt;offroad,&lt;/i&gt; karena selain jalan yang menanjak menaiki gunung, kondisi jalan tersebut sudah dalam keadaan rusak parah di sana-sini. Namun, kondisi yang demikian dapat diimbangi dengan pemandangan yang demikian mengagumkan di sisi kanan dan kiri jalan. Di sisi kanan jalan, bebukitan dengan padang rumput luas yang diselingi dengan pepohonan serta ilalang begitu menyegarkan pandangan. Mungkin jika padang rumput seperti ini ada di Jawa, banyak pengembang yang akan menjadikannya sebagai lapangan golf. Bukan hanya itu, di sisi kiri jalan panorama yang tak kalah meluluhkan membuat perjalanan ke Taniwel menjadi begitu menyenangkan. Birunya Laut Seram beserta pulau-pulau kecil di sekitarnya tampak demikian jelas dilihat. Panorama ini dapat disaksikan terus hingga kami memasuki desa Pelita Jaya, salah satu desa yang mash berada di kecamatan Piru.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqM2KTJSbYI/AAAAAAAAAJY/1UnvExS1zhA/s1600-h/pic+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqM2KTJSbYI/AAAAAAAAAJY/1UnvExS1zhA/s320/pic+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5089971554424614274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Selepas desa Pelita Jaya, jalan yang harus dilalui boleh dibilang lebih jelek dibandingkan sebelumnya. Banyak lubang di kanan dan kiri jalan yang membuat mobil harus ekstra hati-hati untuk melaju. Panorama di sisi kanan dan kiri jalan yang dapat disaksikan kini hanyalah rerimbunan hutan hujan tropis. Waktu telah menunjukkan pukul 11.30 WIT, tapi kami belum juga sampai di kecamatan Taniwel. Belum ada tanda-tanda kehidupan yang dapat ditemukan. Hingga akhirnya pada pukul 12.15 WIT, kami melewati dusun Wee, salah satu dusun yang terdapat di kecamatan Taniwel. Namun, bukan hanya sampai di situ saja tujuan kami karena kami harus mencapai desa Taniwel, desa yang menjadi pusat pemerintahan kecamatan Taniwel. Pada pukul 12.30 WIT, kami sampai di desa Lisabata. Desa Lisabata adalah salah satu dari tiga desa yang berpenduduk Muslim di kecamatan Taniwel selain desa Kasiye dan Sukaraja. Di kecamatan Taniwel sendiri terdapat 34 desa hingga perbatasan dengan kabupaten Maluku Tengah.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqM2yjJSbZI/AAAAAAAAAJg/Kh_SniIflJM/s1600-h/pic+3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqM2yjJSbZI/AAAAAAAAAJg/Kh_SniIflJM/s320/pic+3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5089972245914348946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Setibanya di Desa Lisabata, rombongan kami pun singgah sejenak di rumah Sekretaris Desa Lisabata untuk melaksanakan sholat Zuhur dan makan siang. Sembari menunggu rombongan yang lain selesai sholat, aku menggunakan kesempatan ini untuk berkeliling-keliling desa. Ternyata, hampir seluruh desa di kecamatan Taniwel ini berada di garis pantai Laut Seram. Cuaca di daerah ini cukup panas dan begitu membakar kulit. Setelah seluruh rombongan usai melaksanakan sholat Zuhur, kami pun kemudian melanjutkan perjalanan menuju desa Taniwel pada pukul 13.30 WIT. Pada pukul 14 WIT kami pun akhirnya tiba di desa Taniwel. Setibanya di desa ini, kami langsung disambut dengan terik mentari yang begitu menyengat serasa menyayat urat. Di kantor kecamatan telah menanti puluhan raja yang memimpin negeri [desa] di Taniwel. Raja-raja tersebut tampak sangat bersemangat untuk menyalurkan aspirasi mereka kepada para anggota dewan. Cukup banyak permasalahan yang mereka utarakan dalam forum yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut. Adapun permasalahan yang paling banyak dikeluhkan adalah mengenai minimnya sarana transportasi jalan yang bagus khususnya ke arah timur kecamatan Taniwel dan keterbatasan tenaga kerja yang bertugas di dinas-dinas pemerintahan setempat. Selain itu, telah rusaknya berbagai infrastruktur yang ada di desa-desa kecamatan Taniwel juga menjadi keluhan yang cukup banyak dilontarkan oleh para raja.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqM3oDJSbcI/AAAAAAAAAJ4/ykZhU1Un3oc/s1600-h/pic+4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqM3oDJSbcI/AAAAAAAAAJ4/ykZhU1Un3oc/s320/pic+4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5089973165037350338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Aku sendiri pada forum tersebut diperkenalkan oleh Pak Waka DPRD sebagai dokter gigi yang sedang melaksanakan PTT di Puskesmas Waimital Kecamatan Kairatu. Rupanya, kehadiranku dalam forum turut mengundang perhatian dari para raja di Taniwel. Mereka mengeluhkan tentang minimnya tenaga dokter PNS yang bertugas di kecamatan ini. Untuk itu mereka juga sempat meminta kesediaanku agar mau bertugas di kecamatan Taniwel. Tidak kukira sebelumnya sambutan mereka terhadapku akan demikian hangat. Hingga saat rombongan kami akan kembali pulang, mereka berbondong-bondong menghampiriku ke mobil untuk sekedar memberikan salam. Bahkan, ada beberapa orang dari mereka yang meminta alamatku untuk disambangi apabila sewaktu-waktu mereka punya kesempatan datang ke Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqM4HjJSbdI/AAAAAAAAAKA/ABPsNPlSbbc/s1600-h/pic+5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqM4HjJSbdI/AAAAAAAAAKA/ABPsNPlSbbc/s320/pic+5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5089973706203229650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Taniwel, akan tetap menjadi satu kecamatan yang mungkin cukup terpuruk di Maluku bila tidak ada tindak lanjut dari berbagai aspirasi yang telah disalurkan. Semoga saja setelah forum dengar pendapat tersebut akan terjadi banyak perbaikan di kecamatan ini sehingga tidak akan ada lagi orang yang bergidik ngeri ketika mendengar atau menyebut nama : Taniwel.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-8651597904893713024?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/8651597904893713024/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=8651597904893713024&amp;isPopup=true' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/8651597904893713024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/8651597904893713024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/07/cerita-taniwel.html' title='Cerita Taniwel'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RqM3MzJSbbI/AAAAAAAAAJw/T7Jom-PodDs/s72-c/pic+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-195714487123015879</id><published>2007-07-19T10:07:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:03.756+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mind'/><title type='text'>Futur</title><content type='html'>&lt;i style=""&gt;Apakah Anda merasa segan untuk melakukan perbuatan baik atau beribadah?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda selalu merasa ragu apabila harus mengambil sebuah keputusan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Atau apakah Anda merasa menjalani hari-hari seperti robot yang tiada memiliki ruh?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;Jika jawaban dari semua pertanyaan di atas adalah “Ya”, maka tampaknya Anda harus berhati-hati karena mungkin penyakit yang bernama futur telah menjangkit. Apakah gerangan sebenarnya futur itu? Futur berasal dari bahasa Arab yang bermakna terputus, berhenti, malas dan lambat, setelah sebelumnya konsisten dan&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rp7WnwysveI/AAAAAAAAAJA/iXO4m0heMWE/s1600-h/sakura.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rp7WnwysveI/AAAAAAAAAJA/iXO4m0heMWE/s320/sakura.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5088740607576030690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; rajin. Futur sendiri, laiknya sabda Rasulullah SAW, merupakan sifat semula jadi manusia :&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;“Sesungguhnya bagi setiap amalan ada masa-masa rajin dan tiap-tiap masa rajin ada futur. Namun, &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;barangsiapa yang futurnya menjurus kepada sunnahku,maka sesungguhnya ia telah memperoleh petunjuk. Barangsiapa pula&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt; yang futurnya menjurus kepa&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;da selain sunnahku, maka ia telah tersesat.” &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;[HR.Al-Bazzar] Dalam pengejawantahannya, futur dapat memiliki rentang gejala dari yang ringan hingga berat. Gejala futur yang berat biasanya dapat dideteksi secara cepat misalnya saja dari penurunan kuantitas ibadah fardhu atau melakukan perbuatan-perbuatan yang diharamkan oleh Allah SWT. Namun, biasanya yang kerap tidak disadari adalah gejala futur yang ringan seperti bersikap ragu-ragu atau melakukan perbuatan mubah secara berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Etiologi atau penyebab futur sendiri ada beberapa hal di antaranya; berlebihan dalam beragama, berlebihan dalam perkara yang mubah, cinta dunia, dan lengah terhadap hal yang syubhat dan dosa. Seseorang yang membebani diri melebihi kemampuannya dalam segala hal kelak dapat mengalami frustasi kejiwaan dan keimanan. Untuk itu, Rasulullah SAW telah bersabda : &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;“Lakukanlah amal sesuai dengan kemampuanmu karena sesungguhnya Allah tidak merasa bosan sehingga kamu sendiri merasa bosan. Sesungguhnya amalan yang paling disukai oleh Allah ialah yang dilakukan secara rutin walau pun sedikit.”&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; [HR. Bukhari-Muslim] Penyebab lain dari futur adalah berlebihan dalam perkara yang mubah. Salah satu contoh berlebihan adalah dalam hal makan. Meskipun makan merupakan satu keharusan, tetapi jika berlebihan dapat menyebabkan bobot tubuh bertambah hingga akhirnya sulit untuk beraktivitas termasuk beribadah. Selain itu, cinta kepada dunia juga dapat menyebabkan seseorang terjangkit penyakit futur. Sikap cinta dunia akan berpengaruh sangat besar dan mendalam hingga pada kulminasinya dapat membuat jiwa menjadi lemah. Ini menjadi pintu bagi syaithan untuk memasuki jiwa orang-orang yang beriman. Hal lain yang juga kerap tidak disadari sebagai penyebab dari futur adalah lengah terhadap perkara syubhat dan dosa. Manusia dalam tiap episode kehidupannya pasti akan dapat melakukan khilaf dan dosa, tapi sekali-kali jangan melakukan sikap toleransi terhadapnya. Jika hal ini terjadi maka implikasinya adalah penurunan semangat hingga akhirnya terjadi futur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rp7XHgysvfI/AAAAAAAAAJI/7rfMa6ZaUEU/s1600-h/korakuen35-gdn23.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rp7XHgysvfI/AAAAAAAAAJI/7rfMa6ZaUEU/s320/korakuen35-gdn23.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5088741153036877298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Meskipun futur merupakan perkara yang lumrah terjadi pada seorang manusia, tetapi tetap saja futur harus mendapat penatalaksanaan secara tepat. Hal yang utama untuk dilakukan adalah dengan cara menjauhi tiap delik perbuatan maksiat yang kecil apalagi yang besar. Berusaha menjaga ibadah rutin di waktu siang dan malam serta menjauhi sikap berlebihan dalam hal yang mubah dapat pula menjadi cara untuk mengatasi futur. Biar bagaimanapun, agar futur dapat ditangani secara benar, seseorang harus segera menyadari apabila dirinya telah terserang penyakit futur. Apabila ia tidak menyadari bahwa dirinya sedang terjangkit futur, maka ia juga tidak akan segera bertindak untuk mengatasi futur tersebut. Semoga Allah SWT selalu menjaga tiap hidayah yang telah diberikanNya pada kita dan menjauhi kita dari penyakit futur. Amin Ya Rabb.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-195714487123015879?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/195714487123015879/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=195714487123015879&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/195714487123015879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/195714487123015879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/07/futur.html' title='Futur'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rp7WnwysveI/AAAAAAAAAJA/iXO4m0heMWE/s72-c/sakura.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-2656326415600400016</id><published>2007-07-11T11:54:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:04.369+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Moluccas Stories'/><title type='text'>Cuti</title><content type='html'>&lt;i style=""&gt;“Cha, si Eve jadi pulang tanggal 12 nanti dan kayaknya semua yang PTT, vera, diaz, iges, thea, bakalan ambil cuti buat pulang dulu ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Ocha gak mau pulang dulu ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;? Gak kangen sama rumah?”&lt;/i&gt; [SMS dari Thea]&lt;br /&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RpRi6w9DKoI/AAAAAAAAAH4/88MW1hzjbqI/s1600-h/pic+1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RpRi6w9DKoI/AAAAAAAAAH4/88MW1hzjbqI/s320/pic+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5085798640921029250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;    &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/p&gt;           &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Matahari sudah tinggal sepenggal kala aku menerima SMS dari salah seorang rekan sejawat yang juga sedang menjalankan tugas profesi d&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RpR4uA9DKuI/AAAAAAAAAIo/QkH4T2S6e68/s1600-h/pic+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RpR4uA9DKuI/AAAAAAAAAIo/QkH4T2S6e68/s320/pic+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5085822611133508322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;okter gigi di Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku tersebut. Sudah dua bulan dia menjalani tugas di Puskesmas Tomalehu yang masih satu kecamatan dengan Puskesmas Waimital, Puskesmas tempat aku bertugas sekarang ini. Memang sejak awal kedatangannya ke sini, dia sudah berencana untuk pulang ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; pada bulan Juli ini. Untuk itu, dia pun mengajakku untuk pulang bersama ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;br /&gt;Selain alasan ingin &lt;i style=""&gt;ref&lt;/i&gt;&lt;i style=""&gt;reshing,&lt;/i&gt; ketidakbetahan dia di sini juga menjadi penyebab utama rencana kepulangannya ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakart&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;a&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Sekarang ini, entah sudah jadi suatukewajiban atau kebiasaan bagi dokter atau dokter gigi yang sedang menjalankan PTT untuk mengambil cuti dan pulang ke rumah tinggal mereka [biasanya yang berdomisili di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; dan sekitarnya] pada masa tugas. Hal ini sebetulnya telah diantisipasi oleh pihak Depkes dengan membuat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; pernyataan terikat kontrak yang ditandatangani di atas materai yang melarang dokter atau dokter gigi PTT untuk mengambil cuti selama &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RpR58A9DKvI/AAAAAAAAAIw/y0MAXkK4XM4/s1600-h/pic+3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RpR58A9DKvI/AAAAAAAAAIw/y0MAXkK4XM4/s320/pic+3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5085823951163304690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;masa tugas, yang bila dilanggar akan dikenai sanksi. Namun, rendahnya pengawasan dari dinas kesehatan setempat tampaknya membuat dokter atau dokter gigi kadang tidak menghiraukan larangan ini. Mereka yang ingin mengambil cuti untuk pulang ke rumah biasanya membuat seribu satu alasan pada pimpinan Puskesmas agar dapat diberikan izin. Bahkan, terkadang ada dokter atau dokter gigi yang mangkir dari tugasnya selama berbulan-bulan tanpa alasan yang jelas, tetapi tetap menerima gaji beserta insentifnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Terlepas dari semuanya itu, jika ditanya apakah seorang Rosa mau mengambil cuti untuk pulang ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; dulu selama masa tugas? Jawabannya adalah : Tidak. Bagiku, &lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt; akan tetap menjadi &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; metropolitan yang polutif dengan segala hiruk pikuknya ketika aku pulang nanti. Namun, suasana di tempat ini mungkin tidak akan kudapati lagi setelah aku kembali ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; nanti. Aku kian jatuh cinta pada suasana desa dengan segala kesahajaannya; udara yang segar tak berpolusi, lukisan bianglala di cakrawala&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RpR6ew9DKwI/AAAAAAAAAI4/56HRiv5HoQc/s1600-h/pic+4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RpR6ew9DKwI/AAAAAAAAAI4/56HRiv5HoQc/s320/pic+4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5085824548163758850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;, derik jangkrik di sunyi malam, suara kodok di deras hujan, sawah-sawah yang menghijau saat musim tanam tiba, menikmati kelapa di tepi pantai berpasir putih yang sunyi, laut eksotis yang menampilkan gradasi warna nan indah, dan suasana pegunungan yang demikian hijau. Selain itu, aku ingin menggenapi kontemplasi untuk mentafakuri segala karyaNya di ranah ini. Air Putri, Air Terjun Ahuru, Gua Naga, Puncak Gunung Sirimau, Tanjung Setan, Pulau Kasa, Benteng Duurstede, Taman Nasional Manusela, kepulauan Banda…tunggu kedatanganku!!!&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-2656326415600400016?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/2656326415600400016/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=2656326415600400016&amp;isPopup=true' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/2656326415600400016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/2656326415600400016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/07/cuti.html' title='Cuti'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RpRi6w9DKoI/AAAAAAAAAH4/88MW1hzjbqI/s72-c/pic+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-9011662464274867084</id><published>2007-07-11T11:40:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:05.638+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Moluccas Stories'/><title type='text'>Pintu Kota</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Siang itu, gelombang di Teluk Ambon terlihat begitu menderu. Hembusan angin laut serasa menusuk tulang. Meski demikian, kumpulan bocah tampak asyik berenang di pesisir seolah tak hirau ombak yang kian mengganas. Dinding-dinding penahan ombak terlihat menjadi pembatas antara jalan raya dengan pantai. Perjalanan kali ini adalah menuju satu tempat yang konon katanya merupakan tempat yang harus di&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RpRflw9DKkI/AAAAAAAAAHY/79fVX14dn5M/s1600-h/pic+1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RpRflw9DKkI/AAAAAAAAAHY/79fVX14dn5M/s320/pic+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5085794981608892994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;sambangi bagi setiap orang yang datang ke Pulau Ambon. Tempat ini bernama Pintu Kota. Pintu Kota adalah salah satu lokasi obyek wisata alam yang memiliki daya tarik luar biasa baik bagi setiap orang yang ingin menikmati keindahan bebukitan dan laut. Bertempat di Desa Air Louw, Kecamatan Nusaniwe atau berjarak sekitar dua puluh kilometer dari pusat &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:place st="on"&gt;Ambon&lt;/st1:place&gt;, Pintu Kota dapat dicapai dengan menggunakan mobil pribadi ataupun angkutan umum jurusan Air Louw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RpRgEA9DKlI/AAAAAAAAAHg/JDI2xAS5R2Y/s1600-h/pic+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RpRgEA9DKlI/AAAAAAAAAHg/JDI2xAS5R2Y/s320/pic+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5085795501299935826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tidak salah bila Pintu Kota menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi karena lokasi ini benar-benar menyajikan pemandangan alam yang sangat menakjubkan. Suasana sejuk diiringi lambaian nyiur, batu-batu besar dengan tebing karang yang terjal, serta teluk yang memiliki pantai berpasir putih di lokasi ini rasanya sangat cocok sebagai tempat untuk berkontemplasi. Selain itu, pemandangan birunya Laut Banda yang merupakan laut terdalam di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; juga memberikan eksotika tersendiri bagi Pintu Kota.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Nama Pintu Kota sendiri sebetulnya berasal dari satu batuan karang besar yang terletak di &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RpRgrQ9DKmI/AAAAAAAAAHo/fai7smlIrj0/s1600-h/pic+3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RpRgrQ9DKmI/AAAAAAAAAHo/fai7smlIrj0/s320/pic+3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5085796175609801314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;pesisir pantai dengan bagian tengahnya kosong berbentuk menyerupai pintu dan berhadapan dengan Laut Banda. Bila air Laut Banda sedang dalam kondisi pasang, maka bentuk pintu di karang ini hampir tidak terlihat lagi. Terdapat jalan setapak dan banyak anak tangga yang harus dilalui bila ingin mencapai puncak batuan karang Pintu Kota. Dari puncak Pintu Kota, panorama Laut Banda akan dapat terlihat dengan jelas. Bila melayangkan pandangan ke arah bawah, maka akan terlihat warna laut yang demikian biru, menandakan bahwa memang benar bila Laut Banda disebut sebagai salah satu laut terdalam di dunia. Selain itu, dari puncak Pintu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; dapat pula terlihat pulau yang menjadi basis perlawanan Kapitan Pattimura pada zaman kolonial Belanda, yaitu Pulau Saparua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Lokasi yang didominasi oleh bebatuan karang ini,&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RpRhCQ9DKnI/AAAAAAAAAHw/1kRSYaA7Bvc/s1600-h/pic+4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RpRhCQ9DKnI/AAAAAAAAAHw/1kRSYaA7Bvc/s320/pic+4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5085796570746792562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; pada bagian sisinya juga dapat dipergunakan sebagai lokasi berenang. Pada musim hujan, hempasan ombak yang demikian menderu kian meneguhkan diri bahwa sejatinya manusia sungguh tiada berdaya di hadapan Tuhan. Bila letih dirasa setelah menaiki anak tangga yang cukup banyak, maka &lt;i style=""&gt;shelter-shelter&lt;/i&gt; yang terletak di dataran atas perbukitan dapat digunakan sebagai tempat beristirahat sambil menikmati keindahan Laut Banda. Tak henti lisan melafazkan tasbih, Subhanallah…&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-9011662464274867084?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/9011662464274867084/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=9011662464274867084&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/9011662464274867084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/9011662464274867084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/07/pintu-kota.html' title='Pintu Kota'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RpRflw9DKkI/AAAAAAAAAHY/79fVX14dn5M/s72-c/pic+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-2327828370200958444</id><published>2007-07-06T15:59:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:05.823+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Moluccas Stories'/><title type='text'>Pela Gandong</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Ro4FfA9DKhI/AAAAAAAAAHA/K-QPZmBnBHo/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5084007059738012178" style="margin: 0px auto 10px; display: block; cursor: pointer; text-align: center;" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Ro4FfA9DKhI/AAAAAAAAAHA/K-QPZmBnBHo/s400/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;            Ada satu kultur khas di ranah Maluku, khususnya di Maluku Tengah, yang tidak dapat dijumpai di belahan bumi Indonesia lainnya. Kultur tersebut dikenal dengan sebutan pela gandong. Pela gandong ini kerap menjadi kebanggaan masyarakat Maluku sejak dulu hingga sekarang. Pela diartikan sebagai suatu relasi perjanjian persaudaraan antara satu negeri dengan negeri lain yang berada di pulau lain dan kadang juga menganut agama yang berbeda, sedangkan gandong sendiri bermakna adik. Perjanjian ini kemudian diangkat dalam sumpah yang tidak boleh dilanggar. Pada saat upacara sumpah berlangsung, campuran soppi [tuak] dan darah yang diambil dari tubuh masing-masing pemimpin negeri akan diminum oleh kedua pihak yang bersangkutan setelah senjata dan alat-alat tajam lain dicelupkan ke dalamnya. Adapun empat hal pokok yang mendasari pela yaitu: negeri-negeri yang berpela berkewajiban untuk saling membantu pada kejadian genting [perang, bencana alam, dll] ; jika diminta, maka negeri yang satu wajib memberikan bantuan kepada negeri lain yang hendak melaksanakan proyek kepentingan umum, seperti pembangunan sekolah, masjid, atau gereja ; jika seseorang sedang mengunjungi negeri yang berpela itu, maka orang-orang di negeri itu wajib untuk memberi makanan kepadanya dan tamu yang sepela itu tidak perlu meminta izin untuk membawa pulang hasil bumi atau buah-buahan yang menjadi kesukaannya ; karena penduduk negeri-negeri yang berhubungan pela itu dianggap sedarah, maka dua orang yang sepela tersebut dilarang untuk menikah. Bagi orang-orang yang melanggar segala ketentuan tersebut, konon katanya akan mendapatkan hukuman dari nenek moyang yang mengikrarkan pela. Sebagai contoh, seseorang ataupun keturunannya dapat jatuh sakit atau bahkan meninggal bila melanggar ketentuan itu. Jika ada yang melanggar pantangan untuk menikah, maka mereka akan ditangkap untuk kemudian disuruh berjalan mengelilingi negeri-negerinya dengan hanya berpakaian daun-daun kelapa, sedangkan seluruh penghuni negeri akan mencaci makinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Ada beberapa alasan mengapa pela gandong ini cukup kental di Maluku Tengah. Dari segi antropologis, masyarakat asli Maluku Tengah berasal dari dua pulau besar, yaitu pulau Seram dan pulau Buru, yang lantas bermigrasi ke pulau-pulau kecil di sekitarnya. Para migran dari pulau Seram menyebar ke Kepulauan Lease / Uliaser [pulau Haruku, pulau Saparua, dan pulau Nusalaut] dan pulau Ambon . Migrasi ini kemudian memberi dampak terhadap terjadinya asimilasi kebudayaan baru [kebudayaan Seram] yang mendapat pengaruh dari kebudayaan sekitarnya yaitu kebudayaan Melanesia, Melayu, Ternate , dan Tidore. Dari sini dapat ditarik kesimpulan bahwa daerah Maluku Tengah memiliki satu kebudayaan yang sama. Kemudian, jika ditelusuri dari segi historisnya, para migran yang kebanyakan berdiam di pegunungan ini lantas dipindahkan ke pesisir pantai oleh pemerintah kolonial Belanda dalam rangka pengawasan. Bukan hanya itu, Belanda juga mengganti nama komunitas-komunitas migran yang disebut Hena atau Aman, dengan istilah Negeri. Struktur pemerintahan di dalam Negeri diatur menyerupai struktur pemerintahan di Belanda. Dengan struktur pemerintahan tersebut, maka negeri-negeri menjadi ”negara-negara” kecil dengan pemerintah, rakyat dan teritori tertentu, dipimpin oleh raja yang diangkat dari marga-marga tertentu yang memerintah secara turun-temurun, dan kekuasaan di dalam negeri dibagi-bagi untuk seluruh marga dalam komunitas negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Dalam perkembangannya secara sosio-historis, negeri-negeri ini kemudian mengelompok dalam komunitas agama tertentu, sehingga timbul dua kelompok masyarakat yang berbasis agama, yang kemudian dikenal dengan sebutan Anak Negeri Salam dan Anak Negeri Sarani. Anak Negeri Salam adalah penduduk yang beragama Islam dan Anak Negeri Sarani adalah penduduk yang beragama Kristen. Laki-laki yang beragama Islam biasa dipanggil dengan sebutan ‘abang’ dan perempuannya dipanggil ‘caca’, sedangkan laki-laki yang beragama Kristen dipanggil dengan sebutan ‘bu’ dan perempuannya dipanggil ‘usi’. Kultur seperti ini memperlihatkan adanya suatu kecenderungan yang akan mengentalkan solidaritas kelompok, tetapi pada dasarnya rentan terhadap kemungkinan konflik. Oleh sebab itu, dikembangkanlah pela gandong sebagai suatu pola manajemen konflik tradisional guna mengatasi kerentanan konflik.&lt;br /&gt;            Dari paparan di atas, dapat dikatakan bahwa pela gandong sebetulnya bukan merupakan suatu kultur lokal penduduk Maluku sendiri, melainkan suatu produk hasil asimilasi kebudayaan di Maluku Tengah. Peran pemerintah kolonial Belanda juga cukup besar dalam pengembangan pela gandong ini sehingga banyak yang mengatakan bahwa kultur ini hanyalah bentuk rekayasa mereka pada saat ingin menguasai rempah-rempah di tanah Maluku. Hal ini cukup beralasan bila ditelusuri lebih jauh lagi dari segi historis. Menurut sejarah awalnya, Maluku merupakan sebuah jasirah dengan hasil alam yang berlimpah ruah dan berpenduduk mayoritas Muslim. Pada saat Belanda menginvasi Maluku, umat Muslim di tanah ini lantas menentang dengan keras. Perlawanan bersenjata kemudian dilancarkan oleh raja-raja dan sultan-sultan yang berada di Maluku, antara lain Raja Leihitu, Raja Leitimu, Sultan Ternate, Sultan Tidore, Sultan Khairun, Sultan Baabullah, dan lain-lain. Karena adanya perlawanan yang sengit ini, maka Belanda mulai melancarkan politik “Devide et Impera” atau politik pecah belah. Belanda sendiri masuk ke Maluku dengan membawa tiga misi, yaitu Gold, Glory, dan Gospel. Gold adalah misi Belanda untuk mengambil seluruh kekayaan alam di Maluku, Glory untuk mendapatkan kemuliaan di mata masyarakat di Eropa, dan Gospel membawa misi Kristen dengan iming-iming materi. Misi yang terakhir ini berhasil menyebabkan masyarakat Maluku yang awalnya mayoritas Muslim menjadi terpengaruh dan kemudian terpecah dua : Muslim dan Kristen [Anak Negeri Salam dan Anak Negeri Sarani]. Karena adanya sentimen kelompok, maka perkelahian antara Negeri Muslim dan Negeri Kristen pun kerap terjadi. Agar dapat diterima oleh seluruh komunitas masyarakat Maluku, maka pemerintah Belanda pun mulai mengembangkan kultur pela gandong. Untuk memperluas jajahannya, Belanda kemudian mempengaruhi masyarakat Maluku yang pro kepadanya untuk memperluas daerah kekuasaannya dengan jalan membentuk pela gandong dengan daerah baru yang Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Namun, terlepas dari kesemuanya itu, di tengah beragamnya komunitas yang berada di Maluku dan potensi konflik di dalamnya saat ini, tampaknya pela gandong cukup dapat berperan sebagai peredam yang mampu meminimalisir gejolak sosial bernuansa primordial. Sentimen antar kelompok dapat tereliminasi dengan kearifan budaya dan kepentingan ekonomi yang substitusional sehingga tidak terjadi suatu konflik sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-2327828370200958444?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/2327828370200958444/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=2327828370200958444&amp;isPopup=true' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/2327828370200958444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/2327828370200958444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/07/pela-gandong.html' title='Pela Gandong'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Ro4FfA9DKhI/AAAAAAAAAHA/K-QPZmBnBHo/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-4420605744535083220</id><published>2007-06-30T16:31:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:08.278+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Moluccas Stories'/><title type='text'>Masjid Wapaue</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RoYmlA9DKcI/AAAAAAAAAGY/zeMrf_d3M38/s1600-h/pic+1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RoYmlA9DKcI/AAAAAAAAAGY/zeMrf_d3M38/s320/pic+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5081791646887258562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Awan hitam nan lusuh tampak bergelayut manja di langit pulau Ambon siang itu. Di kiri kanan jalan masih tampak sisa-sisa dinding bangunan yang hancur pada saat terjadi konflik delapan tahun silam. Beranjangsana ke jazirah Leihitu rasanya akan memberikan roman tersendiri bagi setiap orang yang menghampirinya. Terletak di utara pulau Ambon atau berjarak sekitar 46 kilometer dari pusat kota Ambon, ibukota provinsi Maluku, jazirah ini tepat menghadap teluk Piru dan selat Seram. Dengan jarak tempuh sekitar satu setengah jam dari pusat kota, jalan berkelok dan berbukit harus dilalui untuk dapat mencapai daerah ini. Dari kejauhan, pulau Seram dengan bebukitannya tampak samar karena ditutupi kabut yang dibarengi dengan gerimis tipis. Perkampungan nelayan sederhana akan sangat mudah untuk ditemui di sepanjang jalan. Ibu-ibu rumah tangga juga terlihat menjajakan ikan komo atau ikan cakalang kecil segar. Tak lupa barisan pepohonan kelapa, sagu, dan cengkih juga menghias selayang pandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RoYmuQ9DKdI/AAAAAAAAAGg/FvTq2NX2Z1E/s1600-h/pic+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RoYmuQ9DKdI/AAAAAAAAAGg/FvTq2NX2Z1E/s320/pic+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5081791805801048530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Jazirah Leihitu sendiri merupakan salah satu daerah di Maluku yang menjadi pusat penyebaran agama Islam pertama di Indonesia. Selain di Ternate, Maluku Utara, yang pula merupakan pintu masuk Islam, nama jazirah Leihitu kala itu sudah mahsyur. Hingga kini, jazirah Leihitu tercatat sebagai daerah pertama masuknya Islam di Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya masjid tertua di Indonesia yang bernama Masjid Wapaue yang terletak di Desa Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Di desa inilah, masjid yang bertarikh tahun 1414 M ini masih tegak berdiri. Bangunan masjid ini memberikan bukti otentik bahwa penyebaran Islam di pulau Ambon sebetulnya telah berlangsung sekitar tujuh abad yang lampau. Bahkan, bila dibandingkan dengan Masjid Demak yang dianggap sebagai pusat penyebaran agama Islam di Jawa sekalipun, Masjid Wapaue ternyata jauh lebih tua usianya. Masjid Demak, sebagaimana candrasangkala di pintu bledeknya, bertarikh tahun 1399 Saka atau 1467 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahdan, masjid ini dibangun pertama kali oleh Perdana Jamilu, keturunan kesultanan Islam&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RoYnBQ9DKeI/AAAAAAAAAGo/bftcZK9jeLM/s1600-h/pic+3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RoYnBQ9DKeI/AAAAAAAAAGo/bftcZK9jeLM/s320/pic+3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5081792132218563042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Jailolo dari Moloko Kie Raha (Maluku Utara), dan berlokasi di lereng gunung Wawane. Perdana Jamilu sendiri datang ke jazirah Leihitu sekitar tahun 1400 M untuk mengembangkan ajaran Islam pada lima negeri di sekitar pegunungan Wawane, yakni Assen, Wawane, Atetu, Tehalla, dan Nukuhaly, yang sebelumnya sudah dibawa oleh mubaligh dari Timur Tengah. Masjid ini kemudian mengalami perpindahan lokasi akibat invasi Belanda di jazirah Leihitu pada tahun 1580, setelah Portugis di tahun 1512. Sebelum pecah Perang Wawane tahun 1634, Belanda sudah mengganggu kedamaian penduduk lima negeri yang telah menganut ajaran Islam dalam kehidupan mereka sehari-hari. Merasa tidak aman dengan ulah Belanda, masjid Wawane kemudian dipindahkan pada tahun 1614 ke kampung Tehalla, yang berjarak enam kilometer sebelah timur Wawane. Konon katanya, pemindahan masjid ini berlangsung dengan menggunakan kekuatan gaib. Kondisi tempat pertama masjid ini berada di lereng gunung Wawane (delapan kilometer arah selatan lokasi masjid sekarang) sudah menyerupai kuburan. Jika ada daun dari pepohonan di sekitar tempat itu gugur, secara ajaib tak satu pun daun yang jatuh di atasnya. Tempat kedua masjid ini berada di suatu daratan, di mana banyak tumbuh pepohonan mangga hutan atau mangga berabu yang dalam bahasa Kaitetu disebut “Wapa”. Itulah sebabnya tempat ibadah ini diganti namanya dengan sebutan masjid Wapaue, artinya masjid yang didirikan di bawah pohon mangga berabu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RoYnUw9DKfI/AAAAAAAAAGw/O1-pY8KL2L0/s1600-h/pic+4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 187px; height: 248px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RoYnUw9DKfI/AAAAAAAAAGw/O1-pY8KL2L0/s320/pic+4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5081792467226012146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Berbeda dengan masjid lainnya yang ada di Indonesia, masjid Wapaue memiliki keunikan yaitu menggunakan kayu, berdinding gaba-gaba (pelepah sagu kering), beratapkan rumbia, dan sama sekali tidak menggunakan paku. Sistem sambungannya adalah bagian ujung kayu yang satu masuk ke bagian kayu sambungannya yang lain. Dengan tipologi berbentuk empat bujur sangkar berukuran sekitar 10 x 10 meter tanpa serambi (setelah pemugaran ada penambahan pada bagian serambi dengan ukuran 6,35 x 4,75 meter), masjid ini masih digunakan untuk shalat Jumat maupun shalat lima waktu untuk jama’ah perempuan meskipun telah ada masjid baru di desa tersebut. Bagian utama ditopang oleh empat tiang dan sekeliling dindingnya ditopang dua belas tiang. Layaknya masjid di desa adat di Maluku, di samping kanan kiri mimbar terdapat dua bendera berbentuk segitiga berwarna merah putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RoYohA9DKgI/AAAAAAAAAG4/KVJPOPZaEhs/s1600-h/pic+5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 325px; height: 228px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RoYohA9DKgI/AAAAAAAAAG4/KVJPOPZaEhs/s320/pic+5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5081793777191037442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di masjid ini juga terdapat sejumlah bukti sejarah merupakan tertua di Indonesia. Mushaf ini ditulis tangan oleh imam pertama masjid ini, Muhammad Arikulapessy, pada tahun 1550. Pada mushaf ini t antara lain adalah mushaf Al Qur’an yangak ada iluminasi atau hiasan pinggiran sebagaimana terdapat pada Al-Qur’an saat ini. Selain itu, terdapat pula timbangan zakat kayu dengan pemberat batu karang berbobot 2,5 kilogram, tongkat khotib, dan lampu minyak kuno yang masih tergantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayup mentari mulai tersembul di balik awan langit Kaitetu meski gerimis masih menangis. Perlahan tapi pasti kaki harus kembali melangkah. Telusuri perjalanan-perjalanan berbuncah eksotika di ranah seribu pulau. Bismillah.&lt;span class="" style="display: block;" id="formatbar_JustifyFull" title="Rata Kiri Kanan" onmouseover="ButtonHoverOn(this);" onmouseout="ButtonHoverOff(this);" onmouseup="" onmousedown="CheckFormatting(event);FormatbarButton('richeditorframe', this, 13);ButtonMouseDown(this);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-4420605744535083220?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/4420605744535083220/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=4420605744535083220&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/4420605744535083220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/4420605744535083220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/06/masjid-wapaue.html' title='Masjid Wapaue'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RoYmlA9DKcI/AAAAAAAAAGY/zeMrf_d3M38/s72-c/pic+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-5200182279832265636</id><published>2007-06-22T20:50:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:08.301+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poems'/><title type='text'>Dhaif</title><content type='html'>&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RnvT6UCSuPI/AAAAAAAAAGQ/4XrrUhZWvCA/s320/Rainbow+%40Gemba+%281%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5078886003554564338" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ada sesak yang berserak&lt;br /&gt;Di balik bilik yang berbisik&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ada pijar yang menggelegar&lt;br /&gt;Di gemilang bintang nan gemintang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ada gersang yang menyerang&lt;br /&gt;Di tepian sampan Hatuhuran&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ada simak yang menyelak&lt;br /&gt;Di sudut mulut yang menyahut&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ada percik yang gemericik&lt;br /&gt;Di rinai yang menyemai badai&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ada renung yang bersenandung&lt;br /&gt;Di tengah rekah yang menyembah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ada&lt;br /&gt;Haqqul yaqin&lt;br /&gt;Ada&lt;br /&gt;Entah di mana?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Waimital, 17 Juni 2007 &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-5200182279832265636?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/5200182279832265636/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=5200182279832265636&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/5200182279832265636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/5200182279832265636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/06/dhaif.html' title='Dhaif'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RnvT6UCSuPI/AAAAAAAAAGQ/4XrrUhZWvCA/s72-c/Rainbow+%40Gemba+%281%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-1522685079010414845</id><published>2007-06-22T20:27:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:11.006+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Moluccas Stories'/><title type='text'>Eksistensi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RnvRTUCSuKI/AAAAAAAAAFo/IfmSffotDEk/s320/Jalan+Lintas+Seram-rsz.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5078883134516410530" border="0" /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kalau ada yang bertanya-tanya kemana gerangan rosa berada sekarang sehingga sudah sekian lama tidak mengupdate blog, maka rosa akan menjawabnya pada postingan kali ini. Sudah dua bulan ini [jalan tiga bulan] rosa menjalani masa pengabdian profesi yang disebut dengan PTT [Pegawai Tidak Tetap] di satu tempat yang [katanya] sangat jauh dari Jakarta yaitu di pulau Seram, Maluku. Seperti telah rosa jabarkan pada postingan sebelumnya, PTT merupakan salah satu persyaratan bagi seorang dokter atau dokter gigi untuk bisa mendapatkan legalitas praktek di negeri ini. Pulau Seram tepatnya di Kabupaten Seram Bagian Barat rosa pilih sebagai daerah peminatan PTT dengan beberapa pertimbangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RnvRgkCSuLI/AAAAAAAAAFw/GwnlrqOtXVI/s320/Masjid+Gemba-rsz.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5078883362149677234" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; font-weight: bold; text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pulau Seram sendiri sebetulnya tak seseram namanya. Pulau ini memiliki nama asli pulau Nusa Ina. Karena pulau ini merupakan pulau yang terbesar di propinsi Maluku, maka sejak zaman VOC pulau ini dijadikan pusat perdagangan sehingga dinamakan Seram [Sentra Ekonomi Rakyat Maluku]. Kabupaten Seram Bagian Barat [selanjutnya disebut SBB] sendiri sebetulnya merupakan kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Maluku Tengah yang baru berdiri pada tahun 2003. Terdiri dari empat kecamatan ; Kairatu, Taniwel, Waisala, dan Piru sebagai ibukota, sarana perhubungan di kabupaten ini boleh dibilang cukup baik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sebagian besar jalan sudah beraspal sehingga semua kecamatan bisa dilalui mobil. Dari ibukota Propinsi Maluku, Ambon, kabupaten ini bisa dicapai dengan jarak tempuh sekitar tiga jam perjalanan [termasuk penyeberangan Selat Seram dengan kapal feri]. Berjarak sekitar 15 kilometer dari Piru, kecamatan Kairatu terbilang lebih ramai karena letaknya yang berada dekat dengan pelabuhan feri Waipirit. Untuk transportasi, cukup banyak bus-bus dari Ambon yang menuju ke seluruh kecamatan di SBB, sedangkan untuk antar kecamatan biasanya menggunakan angkot. Berbeda dengan tiga kecamatan lainnya yang listriknya hanya menyala selama 12 jam [pk.18.00 – 06.00 WIT], listrik di kecamatan Kairatu menyala selama 24 jam. Untuk sarana telekomunikasi, hanya di kecamatan Piru dan Kairatu yang memiliki akses telepon &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;lokal, selebihnya harus menggunakan telepon satelit. Demikian pula dengan sinyal telepon selular, hanya ada di Piru [Telkomsel] dan Kairatu [Satelindo]. Akses internet sama sekali belum ada di seluruh kabupaten ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RnvR1UCSuMI/AAAAAAAAAF4/3BEpzRGxVuk/s320/Puskesmas+Waimital-rsz.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5078883718631962818" border="0" /&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;a name="909"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rosa sendiri kini ditempatkan di Puskesmas Desa Waimital, Kecamatan Kairatu. Desa ini sejak lama terkenal sebagai daerah transmigrasi sehingga selain penduduk asli banyak juga dijumpai penduduk bersuku Jawa. Untuk kediaman selama bertugas di sini, Dinas Kesehatan Kabupaten telah menyiapkan sebuah rumah dinas bagi dokter dan dokter gigi yang jaraknya hanya sekitar lima meter di sebelah Puskesmas. Rumah dinas ini memiliki empat buah kamar tanpa fasilitas apa-apa. Berhubung di kecamatan rosa juga ditempatkan dua orang dokter umum lainnya yang kebetulan suami istri, maka [daripada jadi nyamuk, secara masih jomblo  &lt;img src="http://images.meebo.com/image/skin/beta/img/emoticons/big_smile.gif" name="Grafik1" align="bottom" border="0" height="18" width="18" /&gt;] rosa memilih untuk tinggal [baca : numpang] di rumah dinas bidan Puskesmas yang letaknya juga bersebelahan dengan Puskesmas.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RnvSCECSuNI/AAAAAAAAAGA/JXe-Wt_BdVQ/s320/Rumah+Dinas-rsz.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5078883937675294930" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rosa bersyukur dapat ditempatkan di Puskesmas ini karena Puskesmas Waimital adalah satu-satunya Puskesmas di Kabupaten SBB yang memiliki program Unit Kesehatan Gigi Sekolah [UKGS] dan instrumen dental yang cukup lengkap. Dengan adanya program UKGS ini, maka rosa bersama dengan mantri gigi diharuskan untuk turun ke sekolah-sekolah dasar yang ada di wilayah kerja Puskesmas untuk melakukan penyuluhan dan pemeriksaan gigi siswa. Meski memiliki hari kerja dari Senin hingga Sabtu, pekerjaan di Puskesmas tidaklah terlalu berat. Dalam satu hari minimal ada satu pasien di poli gigi dan tindakan yang paling sering dilakukan adalah pencabutan meskipun gigi tersebut hanya berlubang kecil. Hal ini disebabkan kecenderungan pasien yang berpikir bahwa tindakan penambalan hanya akan mengakibatkan rasa sakit lanjutan setelah perawatan. Walaupun telah diberikan pengertian secara panjang lebar bahwa dengan pencabutan gigi justru akan menyebabkan masalah lanjutan setelah tindakan, tetapi tetap saja mereka meminta untuk dilakukan pencabutan.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RnvS70CSuOI/AAAAAAAAAGI/hXW4c5Ijn44/s320/IMG_0870.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5078884929812740322" border="0" /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;a name="915"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sekian dulu laporan pertama mengenai pelaksanaan tugas rosa di ranah seribu pulau ini. Insya Allah, jika seseorang yang baik hati masih berkenan untuk membantu rosa posting, tulisannya akan dilanjutkan kembali  &lt;img src="http://images.meebo.com/image/skin/beta/img/emoticons/big_smile.gif" name="Grafik1" align="bottom" border="0" height="18" width="18" /&gt;. Dangke! [= terima kasih, in Moluccas]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-1522685079010414845?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/1522685079010414845/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=1522685079010414845&amp;isPopup=true' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/1522685079010414845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/1522685079010414845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/06/eksistensi.html' title='Eksistensi'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RnvRTUCSuKI/AAAAAAAAAFo/IfmSffotDEk/s72-c/Jalan+Lintas+Seram-rsz.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-5769883908187870466</id><published>2007-06-04T20:48:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:11.142+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Moluccas Stories'/><title type='text'>Takdir</title><content type='html'>&lt;object height="250" width="350"&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/7hAZsy-Y9Ws" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" height="250" width="350"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RmQ7PCdAmDI/AAAAAAAAAFg/EDKN3bQ5sTA/s1600-h/Seram+Island+%283%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RmQ7PCdAmDI/AAAAAAAAAFg/EDKN3bQ5sTA/s320/Seram+Island+%283%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5072244209868642354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tak pernah terbersit sebelumnya dalam benakku untuk berdiam di ranah itu. Ranah yang demikian jauh dari kampung halaman, melewati ribuan awan, menyeberangi ratusan pulau, dan melintasi puluhan laut. Ranah yang khalayak bilang merupakan ranah yang sarat konflik, rawan kekerasan, dan penuh kebengisan. Namun, laiknya mimpi yang memaksa diri untuk tidak terjaga, ternyata aku kini benar-benar berada di ranah itu. Dalam semburat ketercabikan, sebuah kenyataan telah menanti di hadapan, tugas pengabdian profesi harus dijalani, dan semua thagut keengganan harus dipecut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah iradahNya, yang telah menuntun diri untuk menentukan pilihan ini. Tiada sanak saudara atau pun handai taulan yang pernah singgah di ranah ini. Tak ada pula gambaran paripurna mengenainya. Berbekal tawakkal Ilallah, nurani pun tergerak menggenapkan capaian yang dulunya hanya sebilah asa. Hati kerap bertanya, adakah jalan yang lebih indah dibandingkan jalan yang telah ditunjukkan olehNya? Saat itu juga ia kan menjawab : Tidak. Sebesar apa pun makar yang diciptakan oleh manusia, tiada akan ada yang dapat mengalahkan makar Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RmQxJydAmBI/AAAAAAAAAFQ/ZLDuzxJA24w/s1600-h/Waihatu+Bridge+View.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RmQxJydAmBI/AAAAAAAAAFQ/ZLDuzxJA24w/s320/Waihatu+Bridge+View.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5072233124558051346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam eksotika gelombang kehidupan yang kian menderu, bersabar menanti tiap detik untuk jalani hari demi hari. Begitulah sejatinya seorang yang bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, kesenangan akan membawa diri pada kesyukuran dan kesulitan akan mendorong diri ke puncak kesabaran. Momen ini adalah momen pembuktian, bagaimana sebuah cita harus dikejawantahkan. Bukan sekedar mimpi atau hanya sebongkah janji, tetapi diri harus dididik untuk mengurai benang kusut agar kelak ia dapat menjadi pribadi yang tangguh. Ketangguhan tak semata diperoleh dari secercah tekad, tapi jua harus dimatangkan dengan menghadapi berbagai aral. Sebuah awalan yang menyakitkan belum tentu diakhiri dengan episode kepedihan dan sebaliknya, permulaan yang menyenangkan tidak selalu ditutup dengan babak kebahagiaan. Sungguh, Allah Maha Adil, Dia telah menentukan tiap rezeki, jodoh, dan maut bagi hambaNya. Oleh karenanya, tidak sepatutnya hati diliputi oleh rasa iri atau bahkan dengki pada makhlukNya yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini baru awal perjalanan, seorang manusia dhaif harus melaluinya dalam kesunyian dan kesendirian. Meniti langkah dalam rangkak untuk mengejar jannah sebagai legenda utama. Semoga gelora cinta padaNya kian membuncah pada tiap kontemplasi di alamNya. Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-5769883908187870466?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/5769883908187870466/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=5769883908187870466&amp;isPopup=true' title='13 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/5769883908187870466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/5769883908187870466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/06/takdir.html' title='Takdir'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RmQ7PCdAmDI/AAAAAAAAAFg/EDKN3bQ5sTA/s72-c/Seram+Island+%283%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-2679732780044818864</id><published>2007-03-27T22:23:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:11.990+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Soul'/><title type='text'>Untuknya di 'Arasy</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rgk3-dOVWuI/AAAAAAAAAEk/eQLDpwskuOA/s1600-h/andromeda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rgk3-dOVWuI/AAAAAAAAAEk/eQLDpwskuOA/s320/andromeda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5046626403581516514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Teruntuk jundi-jundiku di 'Arasy...&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Ketahuilah Nak, kehidupan merupakan sebuah daur yang akan selalu melingkar. Engkau tiada akan bisa selamanya berada dalam puncak, atau sebaliknya selalu berkutat di bawah. Ketika engkau berada di puncak, benamkan dalam pikiranmu bahwa perlahan waktu mungkin sedang menggiringmu untuk menuju ke dasar. Kala engkau sedang berada di dasar, yakinilah bahwa waktu pulalah yang akan mengangkatmu hingga engkau dapat mencapai kulminasi tertinggi.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Teruntuk jundi-jundiku di 'Arasy...&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;b style=""&gt;[QS : 99 : 7-8]&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Ketahuilah Nak, berada di puncak mungkin bahkan kerap akan membuat dirimu mengangkasa tiada batas. Jika demikian, ingatlah bahwa jangan sekali-kali engkau menanam sebiji sawi kesombongan dalam hatimu. Jangan pernah berjalan di atas bumiNya dengan kepongahan. Sungguh Nak, tiada yang lebih pantas untuk merasa sombong dibanding Rabb Pencipta Semesta. Sedangkan kita ? Kita hanya makhluk, insan yang berlumur kedhaifan, tak pantas untuk merasa berada lebih tinggi dari yang lainnya. Duhai jundi-jundiku, Tuhanmu hanya melihat kepada tingkat ketaqwaanmu dan tiada yang lain. Oleh karenanya, kerjakanlah selalu kebajikan, meski mungkin itu hanya terlintas dalam benakmu.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Teruntuk jundi-jundiku di 'Arasy...&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Ketahuilah Nak, rasa sedih dan perih ketika engkau berada di bawah daur adalah sesuatu yang lumrah. Namun, ingatlah bahwa kegagalan yang kau dapati semata-mata bukanlah aib. Semuanya akan menjadi sebuah aib apabila engkau tetap tenggelam dalam rasa itu. Ya, engkau terus menyesali semua kegagalan yang terjadi hingga akhirnya engkau terpuruk dan tak mau bangkit dari kegagalan.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rgk4MdOVWvI/AAAAAAAAAEs/p55OWZwuZ_4/s1600-h/Quasar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rgk4MdOVWvI/AAAAAAAAAEs/p55OWZwuZ_4/s320/Quasar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5046626644099685106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Teruntuk jundi-jundiku di 'Arasy...&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Ketahuilah Nak, ketika Allah sedang memberimu cobaan, berarti Allah sedang memberikan perhatian dan kasih sayang yang lebih padamu. Sejatinya, hakikat dari cobaan atau ujian adalah sebanding dengan tingkat keimanan seseorang. Jika seseorang tersebut bersabar, maka Allah akan naikkan keimanan dan bila menjadi kufur, maka akan turun tingkat keimanannya. Cobalah ingat kembali, mungkin engkau telah melupakan malam-malam di mana engkau membuncahkan air mata, mengingat semua dosa, khilaf, dan maksiat yang dilakukan. Malam-malam di mana engkau berkontemplasi, memikirkan betapa banyak nikmat yang telah Allah berikan. Sungguh Nak, Allah rindu akan air matamu. Allah rindu dengan curahan hatimu padaNya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rgk4ytOVWwI/AAAAAAAAAE0/V6s4Snr3Ej4/s1600-h/Edelweis.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rgk4ytOVWwI/AAAAAAAAAE0/V6s4Snr3Ej4/s320/Edelweis.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5046627301229681410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Teruntuk jundi-jundiku di 'Arasy...&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan ama shaleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.&lt;/i&gt; [QS : 103 : 1-3]&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Ketahuilah Nak, bahwa masa benar-benar akan menjeratmu kala kau tak merancangnya dengan indah. Detik demi detik yang kau lalui, hanya akan menjadi sampah di peradaban yang kau bangun. Ingatlah bahwa yang namanya masa tiada akan mungkin kembali semula. Sekali ia berlalu, ia akan pergi untuk selama-lamanya. &lt;i style=""&gt;Scripta manen, verba volant&lt;/i&gt;…apa yang terucap hanya akan mengalir bersama angin, tapi apa yang tertulis tak akan lekang dimakan zaman. Karena itu, hiasilah waktu dengan menorehkan tinta-tinta pada tiap delik kehidupan yang kau lalui, entah itu keceriaan atau pun kesedihan.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Teruntuk jundi-jundiku di 'Arasy...&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;b style=""&gt;[QS : 51 :56]&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Ketahuilah Nak, ketika kelak engkau bertanya pada Ummi, untuk apa engkau dilahirkan ke dunia? Jawabannya hanya satu, engkau keluar dari rahim Ummi semata-mata untuk menjadi abdiNya. Beribadah kepadaNya dalam tiap desah nafas yang kau hembus. Beribadah kepadaNya dalam tiap degup jantung yang kau curah. Beribadah kepadaNya dalam tiap mili mesenkim yang terkulik. JannahNya, adalah legenda utama yang harus kau capai selain legenda-legenda yang lain. Setiap satu legenda berada dalam genggamanmu, maka engkau harus selalu ingat akan legenda utamamu. Namun, satu yang harus engkau ingat adalah, berbukit amalan yang kau ciptakan di dunia belum dapat membukakan pintu jannahNya. Pintu jannahNya hanya dapat terbuka jika engkau mendapatkan rahmat dariNya. Oleh karena itu, carilah rahmatNya yang bertebaran di tiap jengkal bumiNya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Teruntuk jundi-jundiku di 'Arasy...&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kini, Ummi akan berusaha mencari rahmatNya di ranah antah berantah. BumiNya yang belum pernah sekalipun Ummi pijakan kaki. Sekelumit kisah lampau yang kelak dengan tawa atau tangis akan Ummi ceritakan ketika akan membuaimu ke alam mimpi. Dan engkau tahu Nak? Untuk dapat menginjakkan kaki di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, betapa banyak air mata yang telah tercurah. Karena waktu serasa terus memburu, sedangkan diri Ummi masih demikian kerdil di hadapanNya. Kegagalan demi kegagalan harus Ummi lewati. Namun, Ummi selalu meyakini satu hal, segalanya yang terbaik hanya akan datang di saat yang tepat dan tempat yang tepat pula. Allah selalu tahu, apa yang terbaik untuk kita hadapi. Dan untuk itu, Ummi selalu belajar akan satu hal yaitu…Pasrah…Laa hawla wa laa quwwata illa billah…&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-2679732780044818864?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/2679732780044818864/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=2679732780044818864&amp;isPopup=true' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/2679732780044818864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/2679732780044818864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/03/teruntuk-jundi-jundiku-di-arasy.html' title='Untuknya di &apos;Arasy'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rgk3-dOVWuI/AAAAAAAAAEk/eQLDpwskuOA/s72-c/andromeda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-6228136471382500117</id><published>2007-03-26T20:56:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:12.321+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mind'/><title type='text'>Diakah Jodoh Anda ?</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RgfTWtOVWmI/AAAAAAAAADk/DE5ujRGhSo0/s1600-h/yellowrose.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RgfTWtOVWmI/AAAAAAAAADk/DE5ujRGhSo0/s320/yellowrose.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5046234294542228066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;Arian Sarris&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, seorang pakar relationship sekaligus penulis buku &lt;b style=""&gt;21 Ways to Attract Your Soulmate&lt;/b&gt;, memaparkan beberapa pertanda untuk meyakinkan diri bahwa seseorang memang benar-benar pasangan hidup kita. Tentu, hanya Allah-lah yang berhak menentukannya, tetapi bagaimana kita dapat tahu bahwa dialah jodoh kita yang sebenarnya? Bagaimana kita bisa mendapatkan keteguhan hati setelah memintal doa dan harap dipanjatkan untuk kemudian menyakini diri bahwa dialah jodoh kita? &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Beberapa pertanda di bawah ini, mungkin bisa menjadi suatu pertimbangan : &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;Pertanda 1 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Rahasia sepasang kekasih agar bisa memiliki umur hubungan yang panjang adalah adanya &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;saling berbagi&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Anda dan dia selalu bisa saling membantu, entah itu pekerjaan kecil atau besar. Paling penting adalah Anda berdua selalu bisa menikmati segala aspek kehidupan secara bersama-sama. Semuanya terasa amat menyenangkan meskipun tanpa harus melibatkan orang lain. Jika Anda telah merasakan hal tersebut, maka selamat berarti ada harapan bahwa dia adalah calon pendamping hidup Anda.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pertanda 2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dia &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;tak terlalu peduli dengan masa lalu Anda&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, baik itu masa lalu keluarga Anda, maupun masa lalu Anda saat bersama dengan kekasih terdahulu. Dia juga bersikap jujur dan tak malu-malu untuk menceritakan masa lalunya kepada Anda. Jika sudah demikian, berarti dia telah siap untuk membuka lembaran kehidupan baru bersama Anda dan siap menerima Anda apa adanya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;Pertanda 3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Salah satu kriteria yang menentukan cocok tidaknya dia itu jodoh Anda atau bukan adalah &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;kemampuannya bersikap santai di depan Anda&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Coba sekarang perhatikan, apakah gerak geriknya, caranya berpakaian, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;gaya&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; rambutnya, caranya berbicara serta tertawanya mengesankan apa adanya? &lt;span style="" lang="SV"&gt;Apakah setiap ucapannya selalu tampak spontan dan tidak dibuat-buat ? Jika tidak, [maaf] kemungkinan besar dia bukan jodoh Anda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pertanda 4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Adanya kontak batin yang membuat hati Anda berdua bisa selalu saling tahu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;. Dan bila Anda atau si dia bisa saling membaca pikiran dan menduga reaksi serta perasaannya satu sama lainnya pada situasi-situasi tertentu. Selamat! Mungkin sebenarnya dialah belahan jiwa Anda yang tersimpan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pertanda 5&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bersamanya dapat membuat perasaan Anda menjadi santai, nyaman tanpa ada sedikitpun perasaan tertekan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;. Berjam-jam bersamanya, setiap waktu, dan setiap hari tak membuat Anda merasa bosan. Ini bisa sebagai pertanda bahwa Anda berdua kelak bisa saling terikat dan tak dapat terpisahkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pertanda 6 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dia selalu ada untuk Anda dalam situasi apapun&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;. Dia selalu bisa memahami cuaca dalam hati Anda baik dalam suka dan duka. Percayalah pasangan yang berjodoh pasti tak takut mengalami pasang surut saat bersama. Sekarang, ingat-ingat kembali. Apakah dia orang pertama yang datang memberi bantuan tatkala Anda dirundung musibah? Dia selalu paham saat PMS datang menyerang? Dia tahu keadaan waktu anda sakit. Jika ya, tak salah lagi, dialah orangnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pertanda 7 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Setiap orang pasti memiliki kekurangan dan Anda tak malu-malu memperlihatkannya padanya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;. Bahkan pada saat Anda tampil 'buruk' di depannya sekalipun, misalnya saat Anda bangun tidur atau saat Anda sakit dan tak mandi selama dua hari. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pertanda 8 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bila &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;Anda merasa rahasia Anda bisa lebih aman di tangannya daripada di tangan sahabat-sahabat Anda&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Atau Anda merasa sudah tak bisa lagi menyimpan rahasia apapun darinya, maka berbahagialah! Karena ini bisa berarti pasangan sejati telah Anda temukan ! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Apakah kedelapan pertanda di atas telah Anda temukan pada sosoknya?&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-6228136471382500117?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/6228136471382500117/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=6228136471382500117&amp;isPopup=true' title='15 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/6228136471382500117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/6228136471382500117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/03/diakah-jodoh-anda.html' title='Diakah Jodoh Anda ?'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RgfTWtOVWmI/AAAAAAAAADk/DE5ujRGhSo0/s72-c/yellowrose.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-6424359877421360436</id><published>2007-03-24T06:41:00.000+07:00</published><updated>2007-03-27T10:25:45.580+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Stories'/><title type='text'>Terima Kasih, Allah</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/Q7t0adGJLqo" width="350" height="250" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;Hari Selasa, tiga belas Maret dua ribu tujuh, pukul dua lewat tiga puluh dini hari :&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;Usai menyanjung seuntai roja’ ke langit ketujuh, mata belum jua dapat terpejam. Berbalik posisi menghadap ke kiri, tak lekas membuat gerakan bola mata menjadi cepat. Segala kredo berkejaran lincah tak berarah. Dalam sekejap saja, lambung bak ditusuk belati tak henti-henti. Setelah puas menusuk lambung, kemudian belati itu mengincar pula kerabat dekat lambung di bagian bawah yaitu hati.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;Sakit. Perih. Pedih.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;Hanya kata-kata itu yang terlintas. Tidak! Aku masih bisa bertahan. Aku masih cukup kuat untuk menanggungnya. Aku tak butuh bantuan dari siapa pun. Serta merta, penghuni lambung tak betah lagi berada di rumahnya. Bak kumpulan air dalam bendungan yang tak kuasa akan rayuan senoktah lubang kecil, mereka pun lantas berhamburan keluar, menyisakan noda-noda di lantai porselen.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;Sakit. Perih. Pedih.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;Tak kuasa lagi menahannya. Oksigen nyaris tak terhirup. Asupan makanan sama sekali tiada yang dapat masuk melalui mulut. Nausea. Vomit. Despotis.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: center" align="center"&gt;---&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;Babak berikutnya? Sudah dapat ditebak. Salah satu indikasi seseorang harus diopname adalah jika asupan makanan tidak dapat lagi masuk melalui mulut. Agar kelangsungan hidupnya dapat terjaga, maka harus dibantu dengan makanan cair dari larutan infus. Dua belas tahun yang lalu, aku pernah jua merasakannya. Serangan &lt;i&gt;Salmonella thyposa&lt;/i&gt; dengan titer 1/400 menyebabkan aku harus mengenyam 18 botol larutan Ringer Laktat itu. Kini, perihnya jarum yang memasuki kulitku harus kurasakan lagi. Ya, seorang tenaga medis juga manusia biasa, dapat pula merasakan sakit. Selama kurang lebih satu minggu, aku harus terbaring di rumah sakit. Alhamdulillah, Allah telah menunjukkan perhatianNya padaku dengan memberikan sakit itu. Semoga, dapat menjadi peluruh noda dan dosa yang melekat pada manusia dhaif ini. Terima kasih, Allah.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: center" align="center"&gt;---&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 150%"&gt;Hantaran terima kasih khusus untuk :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 150%"&gt;Mama Papa&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 150%;font-size:11;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; [absolutely] ; &lt;b&gt;Dr. Minamand Rapa&lt;/b&gt; [as a first GP who treat me] ; &lt;b&gt;Dr. Undung, SpPD&lt;/b&gt; [as a specialist who treat me in RS Pelni] ; seluruh suster-suster yang telah merawatku ; &lt;a href="http://deasydania.blogspot.com/"&gt;&lt;b&gt;Deasy&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.friendster.com/14716967"&gt;&lt;b&gt;Eveline&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; (thanks for a great conversation in the afternoon), &lt;a href="http://r33dho.blogspot.com/"&gt;&lt;b&gt;Bang Ridha&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;(thanks for the pancake :D)&lt;b&gt;, &lt;a href="http://www.friendster.com/15945945"&gt;Mas Tri&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; (yang udah jauh-jauh datang dari Bandung), &lt;b&gt;Tante Ida&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;my beloved cousin&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Yona&lt;/b&gt; (makasih ya Sayang udah jauh-jauh jalan sendiri dari sekolah), &lt;a href="http://www.friendster.com/7004477"&gt;&lt;b&gt;Bang Nanda&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; (yang udah repot muter dari RS terus ke rumah lantaran rosa udah keburu pulang :D), &lt;a href="http://www.friendster.com/7404539"&gt;&lt;b&gt;Diyas&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; beserta suami, &lt;b&gt;Mas Ferdi&lt;/b&gt; (kunjungan kehormatan dari manten baru nih :p), &lt;a href="http://idian-ippen.blogspot.com/"&gt;&lt;strong&gt;Ippen&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; (makasih atas sharingnya) [atas lawatannya]; &lt;a href="http://aksarakauniyah.blogspot.com/"&gt;&lt;b&gt;Mas Aka&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.friendster.com/10851725"&gt;&lt;b&gt;Ade&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.friendster.com/6385404"&gt;&lt;b&gt;Victor&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.friendster.com/7790911"&gt;&lt;b&gt;Tia&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.friendster.com/7200084"&gt;&lt;b&gt;Erly&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.friendster.com/16204474"&gt;&lt;b&gt;Tina&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, &lt;b&gt;Drg. Gunarso Gunadi, PhD&lt;/b&gt;, &lt;a href="http://www.friendster.com/11322603"&gt;&lt;b&gt;Mbak Ayu&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, &lt;b&gt;Mbak Noorma&lt;/b&gt;, &lt;a href="http://www.friendster.com/8933124"&gt;&lt;b&gt;Mbak Vida&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, &lt;b&gt;Pak Rahman&lt;/b&gt;, &lt;a href="http://www.friendster.com/13041007"&gt;&lt;b&gt;Vera&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://ancaisme.blogspot.com/"&gt;&lt;b&gt;Bang Anca&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://beautifulpearl.blogspot.com/"&gt;&lt;b&gt;Mbak Uli&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.friendster.com/14502999"&gt;&lt;b&gt;Mbak Elly&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; [atas telepon dan SMS-SMS doanya], dan untuk semua orang yang telah mendoakan untuk kesembuhan rosa…Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan kalian…Jazaakumullahu khairan katsira…&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-6424359877421360436?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/6424359877421360436/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=6424359877421360436&amp;isPopup=true' title='16 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/6424359877421360436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/6424359877421360436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/03/hari-selasa-tiga-belas-maret-dua-ribu.html' title='Terima Kasih, Allah'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-342082956608544221</id><published>2007-03-09T21:22:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:12.637+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Stories'/><title type='text'>Pasrah</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: center; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;object height="250" width="350"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/WHGWbfM9MHg"&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/WHGWbfM9MHg" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" height="250" width="350"&gt;&lt;/object&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: center; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;Allah, saat sepi yang tiada peduli, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;hanya Engkau yang menemani dan membelai dukaku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;Kala gundah hadir tanpa sebab, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;hanya firmanMu yang memberikan cahaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;Saat ku lelah dan berhenti berjalan, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;hanya Engkau yang menuntun langkah kakiku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;Ketika dunia tak lagi tersenyum,&lt;/i&gt;&lt;i style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;h&lt;/i&gt;&lt;i style=""&gt;anya Engkau yang mampu membuatku tersenyum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;Sungguh, aku merasakan cintaMu dalam tiap hembusan nafasku.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RfFwmDOCndI/AAAAAAAAADE/kWZJS7KXXiQ/s1600-h/sakura.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RfFwmDOCndI/AAAAAAAAADE/kWZJS7KXXiQ/s320/sakura.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5039933257005833682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Berkelindan, laiknya untaian nukleotida berseling purin dan pirimidin. Di tiap datangnya musim gugur, pohon-pohon yang berdiri tegar justru kerap ditinggalkan dedaunan yang dulunya mengukuhkan diri akan senantiasa memadu kasih dengan ranting-ranting kecil. Lambat laun ekuinoks musim gugur pun disambangi s&lt;i style=""&gt;olstice&lt;/i&gt; musim dingin. Peradaban Atlantis jua lenyap di antara gunung-gunung berapi yang meletus bersamaan. Januari selalu sigap menghapus Desember dalam fase-fase hidupnya. Sejatinya, semua telah Allah catatkan pada Lauh Mahfuzh.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Berpendaran, seolah cakap untuk bereksitasi ke tingkat energi yang lebih tinggi. Tak mau lagi berkhayal tentang eksotika negeri Timur yang konon demikian indah. Deburan ombak di pantai yang memancarkan kekhidmatan lafaz-lafaz tasbih. Meluangkan detik dalam guratan untuk sebuah pencapaian yang sungguh tak seberapa adanya. Mengumpulkan puing-puing kejayaan yang berserak di pinggiran asa. Menyusun konstanta kosmologi semisal girus-girusnya seliku milik Einstein. Tak hendak lagi berkisah soal cakap sejuk yang melambai dari lidah-lidah tak bertulang. Menerbangkan diri yang papa ke angkasa tak berbatas. Mengharu biru dalam jenak sajak-sajak akrilik yang dingin pada mulanya. Membangun impian jauh menembus hitungan dasawarsa. Menghempas berjuta bayang-bayang ketakutan masa lampau. Tadinya, telah memutus gelungan rantai hipotesa tak berliteratur. Namun, sepertinya ada harga yang harus dibayar untuk kesemuanya itu. Tak cukup hanya dengan berkontemplasi atau menenggelamkan diri untuk menampung produk sakus lakrimalis. Entah kapan masa pembuktian itu akan tiba.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RfFyOzOCnfI/AAAAAAAAADU/vHfrCjomaP4/s1600-h/sakura02a.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RfFyOzOCnfI/AAAAAAAAADU/vHfrCjomaP4/s320/sakura02a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5039935056597130738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Berkejaran, bak anak-anak kecil sedang bermain riang di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;padang&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; rumput. Sesungguhnya tiada ingin menyiarkan semuanya pada semesta raya. Namun, mungkin telah menjadi ketetapanNya kala sebuah ikhtiar kecil yang hanya terpatri dalam hati kemudian membuncah dan menyelinap cerdik di antara dinding-dinding tak bertepi. Bergulat sendirian dalam keheningan sujud-sujud panjang. Bergumul untuk mengenyahkan impian yang amat jauh dari saat pengejawantahan. Berjuang untuk memupuskan harapan-harapan yang sejatinya telah dibangun kokoh sedari dulu. RamadhanNya menjadi saksi bisu akan perjalanan panjang tempo dulu. Akankah harus bersua kembali dengannya sebelum semua ada dalam rengkuhan? Sejak beribu pilihan yang datang, tetapi hati kerap tak bergeming. Kadang tertawa sendiri, betapa naif dan beraninya mengambil resiko sebegitu besar. Namun, kepercayaan diri timbul semata-mata karena karuniaNya. Adapun manusia hanya dapat berharap di antara kegetiran dan keyakinan, selebihnya Dialah yang memiliki kuasa atas segala sesuatu. Manusia boleh mengerahkan segala makar yang ada di dunia, tetapi hanya Allah-lah pembuat makar yang paling baik. Selalu bersiap untuk sebuah kehilangan, selalu sedia untuk berbagai perubahan rencana, dan pasrahkan semuanya pada Rabb Pemelihara Alam.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala [dari kebaikan] yang diusahakannya dan ia mendapat siksa [dari kejahatan] yang dikerjakannya.&lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"&lt;/span&gt; [QS. Al-Baqarah : 286]&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:11;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*...lagi...di tengah rintik hujan, bersiap untuk sebuah kehilangan, tak hendak merasakan perih yang sama waktu lampau...*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:11;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-342082956608544221?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/342082956608544221/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=342082956608544221&amp;isPopup=true' title='13 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/342082956608544221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/342082956608544221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/03/pasrah.html' title='Pasrah'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RfFwmDOCndI/AAAAAAAAADE/kWZJS7KXXiQ/s72-c/sakura.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-6098259818036919701</id><published>2007-02-25T21:01:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:12.850+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Stories'/><title type='text'>Legenda [Lagi]</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Bismillahirrahmannirrahiim...&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;dan pergulatan itu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; kembali dimulai&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;sebuah pergulatan tuk mengejar sebuah legenda&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;satu legenda yang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; kembali kukejar&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;memang bukan legenda yang utama&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;melainkan legenda antara&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/ReGtw8tduoI/AAAAAAAAACo/_3z6RsBOYZk/s1600-h/Untitled-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/ReGtw8tduoI/AAAAAAAAACo/_3z6RsBOYZk/s320/Untitled-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5035496914819070594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;b style="font-weight: bold;"&gt;&lt;i style=""&gt;Hasbunnallah &lt;span style=""&gt;wa ni'mal wakiilu, Ni'mal maulaa wa ni'man nashiiru&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;[Cukuplah ALLAH menjadi Penolong kami dan ALLAH adalah sebaik-baik Pelindung]&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/ReGafstdunI/AAAAAAAAACc/J-drgsmnxNY/s1600-h/ancientscholars.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;mohon segenap do'a agar senantiasa diberikan kebarokahan, kekuatan, kemudahan, serta kelancaran dalam upaya menggenapkan legenda ini&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Jazaakumullah khairan katsira...&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-6098259818036919701?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/6098259818036919701/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=6098259818036919701&amp;isPopup=true' title='12 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/6098259818036919701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/6098259818036919701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/02/legenda-lagi.html' title='Legenda [Lagi]'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/ReGtw8tduoI/AAAAAAAAACo/_3z6RsBOYZk/s72-c/Untitled-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-1745035605514624096</id><published>2007-02-21T10:15:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:13.154+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poems'/><title type='text'>Tunduk</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/ReGv48tdupI/AAAAAAAAAC0/vN6kAj8EjC0/s1600-h/abang.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/ReGv48tdupI/AAAAAAAAAC0/vN6kAj8EjC0/s320/abang.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5035499251281279634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Mi,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;mengapa butiran-butiran mutiara&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;tiada berdaya mengelak ujaran &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Newton&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;menyisakan sembab di cemerlang pagi&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;tanya : einfuhlung&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;berkerat sekejap meronta&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;gaster berkejaran riuh&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;semesta serasa syahdu&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mi, &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;mengapa detik-detik lamat nian tuk berputar?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;sedang legenda terus mengejar &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;semburat lembayung hendak menggores senja &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;yang beranjak raib perlahan tapi pasti&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;serenada melantun hening dalam jingganya&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mi, &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;bilakah burung-burung dari Negeri Cumulus &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; sampai di bumi?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;sejak mula penantian Lailatul Qadr&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;yang datang hanya panorama&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mi,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;apa tanda patri ‘azzam dalam nurani?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;imaji rupa menolak masa di mayapada&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;tatapan mata bening lelehkan salju&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;berkas dahi tanda penghambaan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;pipi yang melesung dalam tarikan labia&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;setelah bola-bola opthalmicus&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;bergerak dengan cepatnya&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mi,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;katakan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;apa cuma itu yang membikin&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;sanguinis mendadak plegmatis&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;hingga kadang autis?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;koleris yang tunduk pada kuntum kenanga&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;mendedah jarak : hingga Selatan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;lantas enggan berlayar ke Timur&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;inginnya mencabik jarak&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mi,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;menuliskannya di pasir&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;hanya &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; biarkan ombak menyapunya&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;melukiskannya di batu&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;lalu terjangan hujan &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; mengikisnya&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;mencoretkannya di halimun&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;mentari &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; memamahnya kala terik&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mi,&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;menorehkannya di belantara hati&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;hanya Ar-Rahiim yang kuasa mencerabutnya&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;membuncah tapi tak akan pecah&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;karena sajak-sajak sarat roja’&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;terlontar seluas cakrawala&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;tak ada satu gatra pun yang lesap&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;dan semoga Lauh Mahfuzh jua bertutur &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;rahim &lt;i style=""&gt;Harafisy&lt;/i&gt; sungguh cinderamata&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;ikhlas tuk menanam benih cintanya&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;diam,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;duduk, &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;menatap,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Istiqomah&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*Mi = Ami = Tomodachi = Freund = Friend&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-1745035605514624096?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/1745035605514624096/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=1745035605514624096&amp;isPopup=true' title='15 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/1745035605514624096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/1745035605514624096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/02/tunduk.html' title='Tunduk'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/ReGv48tdupI/AAAAAAAAAC0/vN6kAj8EjC0/s72-c/abang.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-532667472137696568</id><published>2007-02-15T21:33:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:13.463+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mind'/><title type='text'>tentang Eros dan Agape</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;Cinta yang eros bisa datang dan pergi seliar-liarnya. &lt;a name="OLE_LINK1"&gt;Tapi agape, sejak lama dilepaskan dari busur Cupid hanya pada hati yang masih punya setia, rahmat, kearifan (wisdom), dan kelembutan. Ia tak tersentuh dari jiwa yang kasar dan hati yang membatu. &lt;/a&gt;Cuma Allah yang mampu membasuh kekeringan itu lewat air mata para malaikat, usai diamanatkan membubuhi hati-hati pilihan dengan cinta.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;" &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RdRzoe6MtaI/AAAAAAAAABg/Po2f_oOfHYM/s1600-h/loverose.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RdRzoe6MtaI/AAAAAAAAABg/Po2f_oOfHYM/s320/loverose.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5031773823008814498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ternyata, ada benarnya ketika diujar bahwa cinta yang eros bisa datang dan pergi seliar-liarnya. Cinta yang eros kerap datang laiknya seekor burung yang hinggap di atas kepala seorang anak manusia, tiada terduga kemunculannya. Pilihan kata 'muncul' digunakan karena cukup sulit [meskipun mungkin] untuk membuat atau mengkondisikan diri dapat mencintai seseorang. Setelah cinta melingkupi diri seseorang, maka cinta pun kemudian mulai mengemudikannya ke arah orang yang dicintainya tersebut. Pada titik ini, ada dua kemungkinan yang dapat terjadi. Pertama, jika kepentingan rasional melebihi kepentingan emosional, maka hasrat cinta dapat saja disangkal karena alasan-alasan tertentu. Misalnya saja, pada seseorang yang tegas-tegas menolak kata 'pacaran' dalam kamus hidupnya, sejatinya jua pernah merasakan sesuatu yang bernama cinta. Hanya saja, dikarenakan ketidaksiapan untuk mengejawantahkan rasa cinta itu dalam sebuah 'mitsaqan-ghaliza' atau ikatan pernikahan, mereka biasanya memilih untuk memupuskan hasrat yang ada ke bilangan Andromeda [meski tak menutup kemungkinan untuk lantas dialirkan layaknya aliran sungai]. Kedua, jika tak terdapat alasan-alasan untuk membentengi rasa itu, maka seseorang akan cenderung untuk menuruti dorongan cinta dan berusaha mendekatkan diri dengan orang tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Untuk alasan kedua inilah, orang terkadang menjadi irasional terhadap orang yang dicintainya atau bisa disebut dengan istilah "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Love is Blind&lt;/span&gt;". Pada fase ini, cinta yang bersifat eroslah yang sedang menguasai diri seseorang. Hal ini tidak terlepas dari tendensi satu komposisi umum dari cinta, yakni rasa suka. Seseorang dapat memiliki ketertarikan terhadap seorang yang lain biasanya karena terendap kelebihan dari orang tersebut. Dengan kata lain, setelah mengetahui kualitas orang tersebut maka kemudian timbullah rasa suka. Semua yang menjadi kekurangan orang tersebut selaksa runtuh seketika dengan kelebihan yang ada pada dirinya. Namun, hal ini sejatinya patut diwaspadai, karena seperti telah dipaparkan di atas bahwa cinta yang eros dapat datang dan pergi dengan seliar-liarnya. Hal ini pun ternyata didukung oleh sejumlah penelitian biomedis. Penelitian biomedis yang ada menyebutkan bahwa kadar emosi yang meluap kala jatuh cinta dikarenakan oleh sebuah molekul yang disebut &lt;i style=""&gt;nerve growth factor&lt;/i&gt; [NGF] yang jumlahnya fluktuatif. NGF ini pulalah yang bertanggungjawab atas tumbuhnya jerawat pada seseorang yang sedang dimabuk cinta. Masih menurut penelitian tersebut, dikatakan bahwa kadar NGF tinggi pada cinta di tahun pertama. Sedangkan pada tahun-tahun berikutnya, kadar NGF biasanya mulai menurun. Dalam hal ini, ada dua lagi kemungkinan yang dapat disimpulkan. Orang tersebut tidak lagi merasakan cinta seperti pada awalnya ia mencinta atau cinta tersebut telah berkembang ke arah cinta yang lebih tinggi atau disebut dengan cinta yang agape.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RdR0Ne6MtcI/AAAAAAAAABw/9Z8YUkwmILg/s1600-h/DSCF0500.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RdR0Ne6MtcI/AAAAAAAAABw/9Z8YUkwmILg/s320/DSCF0500.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5031774458663974338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;Tapi agape, sejak lama dilepaskan dari busur Cupid hanya pada hati yang masih punya setia, rahmat, kearifan (wisdom), dan kelembutan. Ia tak tersentuh dari jiwa yang kasar dan hati yang membatu.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; Jika pada fase cinta eros seseorang cenderung mengidentikkan cinta sebagai kecocokan, maka pada fase cinta yang agape ia harus menyadari bahwa segala kecocokan yang dirasakan pada awalnya bisa saja berubah menjadi berbuncah ketidakcocokan. Ketidakcocokan ini, bila ia tak sanggup untuk mengatasinya, akan menjadi sebuah persoalan besar yang bisa berujung pada penghentian rasa cinta itu secara anomali. Bila pengejawantahan cinta berupa hubungan 'pacaran', maka manifestasinya adalah berupa pemutusan hubungan tersebut. Namun, bila pengejawantahannya berupa ikatan pernikahan, maka kemungkinan dapat terjadi suatu perceraian.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Sungguh, Rabb Semesta Alam Maha Mengetahui tiap detail implikasi dari tiap hukum yang diturunkanNya. Yang menarik untuk dikulik dalam hal ini adalah, mengapa Islam tidak memperkenankan adanya pacaran? Merujuk pada pemaparan di atas, maka dapat dibayangkan apabila sudah timbul ketidakcocokan itu, seseorang harus memutuskan hubungannya begitu saja. Bila berkali-kali alasannya adalah ketidakcocokan, maka mungkin akan berkali-kali pula seseorang gagal dalam hubungan pacarannya. Namun, tidak demikian halnya bila seseorang itu lantas memutuskan untuk mengejawantahkan cinta itu dalam bentuk pernikahan. Bila terjadi ketidakcocokan, seseorang tak kemudian dapat dengan mudah untuk mengajukan suatu perceraian. Begitu banyak hal yang harus menjadi pertimbangan sebelum keputusan itu benar-benar diambil. Oleh karenanya, ketika dibenturkan pada suatu ketidakcocokan, sudah seharusnya kedewasaan dan kearifan dimunculkan dalam menyikapi kenyataan tersebut agar cinta yang telah dipupuk tak lantas menjadi pudar. Pasangan jiwa sejatinya memang ada dan tetap mencintai serta bersama pasangan jiwa adalah pilihan yang harus dilakukan. Dunia bukanlah tempat untuk mencari manusia yang sempurna, karena kesempurnaan hanyalah milik Allah. Untuk itu, belajarlah untuk mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;*&lt;span style="font-size:85%;"&gt;...atas nama cinta ku belajar mengeja ikhlas dan rela...atas nama cinta pula ku belajar tulus dan maaf...&lt;/span&gt;*&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-532667472137696568?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/532667472137696568/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=532667472137696568&amp;isPopup=true' title='16 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/532667472137696568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/532667472137696568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/02/tentang-eros-dan-agape.html' title='tentang Eros dan Agape'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RdRzoe6MtaI/AAAAAAAAABg/Po2f_oOfHYM/s72-c/loverose.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-1928733703939871974</id><published>2007-02-10T10:02:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:13.627+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poems'/><title type='text'>Jejak-Jejak Pengharapan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rc02XO6MtZI/AAAAAAAAABU/qvkdoiZNpKc/s1600-h/sunset.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rc02XO6MtZI/AAAAAAAAABU/qvkdoiZNpKc/s320/sunset.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5029736131609802130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Menangis aku&lt;br /&gt;di haribaanMu&lt;br /&gt;terdampar dalam galaksi antah berantah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertanya&lt;br /&gt;siapa yang merindu?&lt;br /&gt;sedang jiwa dalam gulita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergetar&lt;br /&gt;di titian penantian tak berbatas&lt;br /&gt;tak kuasa&lt;br /&gt;menggapaiMu&lt;br /&gt;tiada ingin dengan daya residu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Kau sungguh kucinta&lt;br /&gt;Kau adalah pelitaku&lt;br /&gt;Kau kekuatan terbesarku&lt;br /&gt;Kau selalu sayangi aku&lt;br /&gt;meski Kau saksikan diriku&lt;br /&gt;tiap kejapnya dalam gelimangan noda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau bahkan selalu menghadiahiku&lt;br /&gt;dengan limpahan kejutan tak terduga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku setitik air di samuderaMu nan luas&lt;br /&gt;pantaskah ku berharap ada dalam pelukMu???&lt;br /&gt;andai saja ada masa di mana&lt;br /&gt;ku dapat menatapMu&lt;br /&gt;pasti ku kan luruh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Deasy RoSalina-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-1928733703939871974?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/1928733703939871974/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=1928733703939871974&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/1928733703939871974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/1928733703939871974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/02/jejak-jejak-pengharapan.html' title='Jejak-Jejak Pengharapan'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rc02XO6MtZI/AAAAAAAAABU/qvkdoiZNpKc/s72-c/sunset.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-4968989928458030624</id><published>2007-02-07T22:55:00.000+07:00</published><updated>2007-02-08T19:27:38.520+07:00</updated><title type='text'>Ketika...</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;1. KETIKA AKAN MENIKAH&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu untuk anak-anak kita.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah untuk anak-anak kita.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;2. KETIKA MELAMAR&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis, tetapi meminta kepada Allah melalui orang tua/wali si gadis.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;3. KETIKA AKAD NIKAH&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu, tetapi menikah di hadapan Allah.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;4. KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendo'akan Anda, karena Anda harus berpikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berfikir untuk BERCERAI karena menyia-nyiakan do'a mereka.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;5. SEJAK MALAM PERTAMA&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;6. SELAMA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tetapi juga semak belukar yang penuh onak dan duri.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;7. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Jangan saling berlepas tangan, tetapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;8. KETIKA BELUM MEMILIKI ANAK. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Cintailah isteri atau suami Anda 100%&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;9. KETIKA TELAH MEMIKI ANAK.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Jangan bagi cinta Anda kepada [suami] isteri dan anak Anda, tetapi cintailah isteri atau suami anda 100% dan cintai anak-anak Anda masing-masing 100%.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;10. KETIKA EKONOMI KELUARGA BELUM MEMBAIK.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami dan isteri.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;11. KETIKA EKONOMI MEMBAIK&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;12. KETIKA ANDA ADALAH SUAMI&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Boleh bermanja-manja kepada isteri, tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan pertolongan Anda.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;13. KETIKA ANDA ADALAH ISTERI&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;14. KETIKA MENDIDIK ANAK&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;15. KETIKA ANAK BERMASALAH&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Yakinilah bahwa tidak ada seorang anak pun yang tidak mau bekerjasama dengan orangtua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;16. KETIKA ADA PIL&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;17. KETIKA ADA WIL&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;18. KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;19. KETIKA INGIN LANGGENG DAN HARMONIS&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Gunakanlah formula 7 K&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;1. Ketaqwaan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;2. Kasih sayang&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;3. Kesetiaan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;4. Komunikasi dialogis&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;5. Keterbukaan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;6. Kejujuran &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;7. Kesabaran&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;*&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dapat satu forwardan email dari milis BSMI JakPus, tapi authornya unknown. Semoga bisa menjadi bahan renungan bersama untuk yang akan dan sudah menikah =)*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-4968989928458030624?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/4968989928458030624/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=4968989928458030624&amp;isPopup=true' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/4968989928458030624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/4968989928458030624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/02/ketika.html' title='Ketika...'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-7052442350103722678</id><published>2007-02-06T22:46:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:13.813+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poems'/><title type='text'>Lembah dan Bukit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rcij1-8kGJI/AAAAAAAAABI/FwpObxEZyso/s1600-h/thevalley.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rcij1-8kGJI/AAAAAAAAABI/FwpObxEZyso/s320/thevalley.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5028449131784575122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata lembah pada bukit :&lt;br /&gt;"Wahai bukit, betapa liku dan terjal nya dirimu???&lt;br /&gt;Tinggi pepohonan berhias selayang pandang&lt;br /&gt;Titian aral tuk mendaki puncakmu&lt;br /&gt;Sejuknya halimun sampirkan gelora rindu&lt;br /&gt;Jelitanya kelebatan bayanganmu disunting lidah mentari"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbalaslah bukit pada lembah :&lt;br /&gt;"Wahai lembah, sapalah rerumputan di sekitarmu&lt;br /&gt;Berbuncah ceria anak kecil yang bermain&lt;br /&gt;di balik ilalangmu tiada cemas&lt;br /&gt;Tanpa ragu harum tanahmu bangkitkan euforia&lt;br /&gt;Dustanya ku berucap bahwa kau sungguh tiada elok"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Deasy RoSalina-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*tiap cermin memiliki sisi buram...begitu pula dengan setiap kesempurnaan yang dipandang, selalu akan terselip ketaksempurnaan, tetapi kadang ketaksempurnaan ini kerap terselimuti oleh megahnya kesempurnaan yang ada *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-7052442350103722678?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/7052442350103722678/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=7052442350103722678&amp;isPopup=true' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/7052442350103722678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/7052442350103722678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/02/lembah-dan-bukit.html' title='Lembah dan Bukit'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/Rcij1-8kGJI/AAAAAAAAABI/FwpObxEZyso/s72-c/thevalley.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-938921486226590028</id><published>2007-02-04T11:23:00.000+07:00</published><updated>2007-12-27T10:43:45.757+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poems'/><title type='text'>Kubur</title><content type='html'>pengap&lt;br /&gt;senyap&lt;br /&gt;terperangkap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak mantap&lt;br /&gt;kan merayap&lt;br /&gt;dan berharap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malaikat tiada kalap&lt;br /&gt;kaki seribu pantang menyantap&lt;br /&gt;dan perut bumi enggan melahap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Deasy RoSalina-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-938921486226590028?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/938921486226590028/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=938921486226590028&amp;isPopup=true' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/938921486226590028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/938921486226590028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/02/kubur.html' title='Kubur'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-8990641060881603645</id><published>2007-01-31T20:41:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:14.044+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poems'/><title type='text'>Bermi'raj ke Langit Ketujuh</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;object height="250" width="300"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/22TJq1N63Is"&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/22TJq1N63Is" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" height="250" width="300"&gt;&lt;/object&gt;&lt;center&gt;&lt;/center&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;Senyapnya malam menjelang datangnya fajar&lt;br /&gt;Hangatnya peraduan yang diliputi oleh kain panjang&lt;br /&gt;yang terbuat dari bulu domba&lt;br /&gt;Syahdunya mimpi-mimpi tentang kisah anak manusia&lt;br /&gt;Makin melenakan mata yang rindu tuk terpejam&lt;br /&gt;dan siapapun yang tak ingin terjaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di satu sudut selembar sajadah menggigil tampak memanggil&lt;br /&gt;Berdebu ia wujudnya oleh jarangnya bahkan tak pernah dipakai&lt;br /&gt;Rindunya ia pada sosok yang bersujud khidmat di atasnya&lt;br /&gt;dan sesudahnya lantunan doa-doa panjang&lt;br /&gt;Penuh khauf dan roja'&lt;br /&gt;Pada Rabb Semesta Alam&lt;br /&gt;yang pada waktu itu kan mengijabah setiap pinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sudut lain terlihat sebuah mushaf yang agak usang&lt;br /&gt;Ucapnya tak pernah dibuka oleh si empunya&lt;br /&gt;Tenggelam dalam aktivitas duniawi yang seakan tiada usai&lt;br /&gt;Sejatinya ia amat menantikan tilawah-tilawah tartil&lt;br /&gt;Diselingi oleh tetesan bening air mata&lt;br /&gt;Jujur dari sebuah hati yang demikian halus&lt;br /&gt;Hati yang tergetar demikian hebat kala&lt;br /&gt;nama Rabbnya dituturkan&lt;br /&gt;Sukma yang kian bertambah keimanannya saat&lt;br /&gt;ayat-ayat suci itu terbuncahkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jauh dari sudut itu segelintir tasbih tergolek lemah&lt;br /&gt;Dahulunya ia adalah cindera mata dari sebuah walimatul'ursy&lt;br /&gt;yang benderang bila gelap menerpanya&lt;br /&gt;Kini tak ada lagi kejayaan lagi padanya&lt;br /&gt;Jangankan sebagai pelengkap untaian dzikir-dzikir khusyuk&lt;br /&gt;Asesoris pun bagai tak berarti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia kan terus beranjak menapaki dunia fana&lt;br /&gt;Kadang tegar dan tak jarang tertatih&lt;br /&gt;Terpaan badai selalu berhembus pada azzam sebuah hijrah&lt;br /&gt;Seringkali bersangka bahwa kewajaran semata adanya&lt;br /&gt;Karena panah-panah syaithoni kan menyerbu dari segala arah&lt;br /&gt;Mungkin iya pada mulanya&lt;br /&gt;Namun kelanjutannya adalah menjadi adat&lt;br /&gt;dan makhluk terkutuk itu pun tinggal berongkang-ongkang kaki&lt;br /&gt;nikmati capaiannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RcFORFXO7DI/AAAAAAAAAA8/8M6xxbwVGwE/s1600-h/heaven.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RcFORFXO7DI/AAAAAAAAAA8/8M6xxbwVGwE/s320/heaven.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5026384714526551090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Terbanglah ke langit ke tujuh&lt;br /&gt;Bermi'rajlah ke langit ke tujuh&lt;br /&gt;dan lihatlah dengan sejelas-jelasnya&lt;br /&gt;syurga dengan cahaya yang demikian berkemilau&lt;br /&gt;aromanya menjalar&lt;br /&gt;sungai-sungai yang mengalir tiada henti&lt;br /&gt;airnya tiada berubah rasa dan baunya&lt;br /&gt;sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya&lt;br /&gt;sungai-sungai dari madu yang disaring&lt;br /&gt;buah-buahan tak henti-henti&lt;br /&gt;bidadari-bidadari bermata jeli laksana mutiara&lt;br /&gt;yang tersimpan baik&lt;br /&gt;bangunan yang terbuat dari batu perak dan emas&lt;br /&gt;yang perekatnya dari mutiara dan permata yaqut&lt;br /&gt;sedang debu-debunya adalah za'faran&lt;br /&gt;yang barangsiapa memasukinya&lt;br /&gt;akan merasa senang&lt;br /&gt;tak pernah susah dan tak pernah mati&lt;br /&gt;pakaiannya tak pernah kumal dan masa mudanya tak pernah sirna&lt;br /&gt;yang demikian itu sesungguhnya belum seberapa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbanglah lagi ke langit ke tujuh&lt;br /&gt;Bermi'rajlah ke langit ke tujuh&lt;br /&gt;tatap kembali sejelas-jelas&lt;br /&gt;naar dengan azab teringannya&lt;br /&gt;hanya dengan dua butir bara api di kedua telapak kaki&lt;br /&gt;dapat merebus otak yang selama ini&lt;br /&gt;begitu terlindungi oleh kerasnya cranium&lt;br /&gt;sungai-sungai yang mengalir&lt;br /&gt;baunya begitu busuk dan amat mengganggu penghuninya yang lain&lt;br /&gt;minuman penghuninya adalah dari air&lt;br /&gt;seperti besi mendidih yang dapat menghanguskan muka&lt;br /&gt;pohonnya memiliki mayang seperti kepala-kepala setan&lt;br /&gt;dan lagi-lagi itu baru sebagian kecil saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang tinggallah memilih&lt;br /&gt;mana yang akan ditinggali untuk kehidupan abadi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Deasy RoSalina-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-8990641060881603645?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/8990641060881603645/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=8990641060881603645&amp;isPopup=true' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/8990641060881603645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/8990641060881603645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/01/bermiraj-ke-langit-ketujuh.html' title='Bermi&apos;raj ke Langit Ketujuh'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RcFORFXO7DI/AAAAAAAAAA8/8M6xxbwVGwE/s72-c/heaven.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-2644014463738829102</id><published>2007-01-27T20:56:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T23:06:14.211+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mind'/><title type='text'>bercerita soal Jodoh</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Salah seorang teman baikku, M, sedang pulang ke kampung halamannya di Pekanbaru lantaran stres berat akan masalah yang sedang dihadapinya. Dia beralasan padaku bahwa masalah kliniklah yang paling membuatnya stres. Kebetulan dia kini sedang berada di klinik penyakit mulut dan mendapatkan dosen penguji yang terkenal sulit. Seingatku, klinik penyakit mulut adalah salah satu klinik yang paling menyenangkan. Di klinik tersebut aku tidak perlu risau memikirkan requirement pasien seperti di klinik-klinik lainnya. Di klinik penyakit mulut, tugas mahasiswa profesi hanyalah sebagai pendamping dokter-dokter yang sedang mengambil program spesialis penyakit mulut di RSCM untuk mencatat rekam medik pasien. &lt;/span&gt;Selain itu, requirement lainnya adalah membuat satu seminar jurnal dan satu seminar laporan kasus. That’s all. Maka akupun berpikir bahwa pasti ada hal lain yang membuatnya demikian stres hingga memutuskan untuk pulang dulu ke kampung halamannya pada akhir pekan ini. &lt;span style="" lang="SV"&gt;Aku berasumsi bahwa etiologi utama stresnya adalah masalah&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; hubungannya dengan seorang pria. Setelah kukorek keterangan dari salah seorang temanku yang lain, ternyata asumsiku itu benar adanya. Dari keterangan temanku tersebut, M sedang pusing memikirkan hubungannya dengan seorang pria karena tidak disetujui oleh orang tua pria tersebut. Alasannya sungguh klise yaitu permasalahan suku! Menurut temanku yang kumintai keterangan tersebut, orang tua pria tersebut menolak hubungan mereka karena si M itu berasal dari Sumatera Barat, sedangkan pria tersebut berasal dari Sunda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Hal tersebut membuatku kembali teringat pada rentetan peristiwa yang terjadi hampir serupa dengan kejadian tersebut. Salah seorang teman satu grupku, kita sebut saja dia dengan E, pada saat berada di klinik penyakit mulut dia juga mengalami hal yang hampir sama. Berat badannya merosot drastis dari 47 kg menjadi 42 kg lantaran stres berat memikirkan hubungannya dengan seorang pria bersuku bangsa Aceh yang tinggal di Medan. Kebetulan, si E lahir dari kedua orang tua yang bersuku Batak. Usut punya usut, orang tuanya terutama sang ayah, sangat menentang hubungan jarak jauh mereka itu. Ayahnya memegang prinsip bahwa ia haruslah menikah dengan pria yang bersuku bangsa sama dengan mereka, yaitu Batak, dan lebih spesifik lagi jika bisa berasal dari Tapanuli Selatan. Segala cara sudah dilakukan oleh si E dan pria tersebut untuk dapat melunakkan hati kedua orang tuanya. Namun, hasilnya tetap nihil. Ternyata, sedemikian banyak mutasi dinas ayahnya ke seluruh Indonesia tidaklah membukakan pintu hatinya untuk mengizinkan putrinya tersebut menjalin hubungan dengan&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; orang yang berbeda suku. Si E malah berpikir hal itulah yang mungkin menyebabkan ayahnya masih tetap keras dengan kesukuannya. Bertemu dengan banyak orang dari bermacam ragam adat yang berbeda rasanya kian mengukuhkan pemikiran konservatifnya tersebut. Ada hal yang menarik dari temanku si E ini. Dia pernah berujar padaku bahwa sejak dia tumbuh remaja, ayahnya telah mewanti-wantinya untuk tidak menjalin hubungan dengan pria yang berasal dari tiga suku yaitu, Sunda, Padang, dan Aceh. Namun, apa mau dikata, ternyata belakangan ia malah menjalin hubungan dengan pria dari ketiga suku tersebut. Pria pertama berasal dari Padang. Karena hubungannya ternyata ketahuan oleh ayahnya, akhirnya ia harus memutuskan hubungannya tersebut ketika masih SMU. Pria kedua berasal dari Sunda. Pria yang satu ini kebetulan adalah tetangganya sendiri. Lagi-lagi harus berakhir dengan pil pahit karena hubungannya juga tercium oleh ayahnya. Yang terakhir, dia menjalin hubungan dengan seorang pria yang juga sepupu temanku. Pria ini berdomisili di Medan, tetapi aslinya dia berasal dari Aceh. Aku sempat m&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;enanyakan pada si E mengenai alasan ayahnya untuk tidak mengizinkannya menjalin hubungan dengan pria dari ketiga suku tersebut. Dia berujar padaku bahwa ketiga suku tersebut memiliki kecenderungan untuk mendominasi. Orang Aceh cenderung keras [melebihi kerasnya orang Batak tuturnya], orang Padang menganut paham matrilineal [sangat bertentangan dengan suku Batak yang menganut paham patrilineal, sedangkan orang Sunda sering terlalu banyak berbasa-basi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Masih seputar permasalahan hubungan berbeda suku, salah seorang temanku yang lain juga memiliki masalah yang sama. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Kita sebut saja namanya A. Si A ini juga berasal dari Tapanuli Selatan. Dia juga bercerita padaku bahwa hubungannya dengan seorang perempuan agak mengalami halangan dari kedua orang tuanya. Orang tuanya menginginkan bahwa anak laki-lakinya ini bisa menikah dengan perempuan bersuku bangsa Batak. Mereka berpendapat bahwa dengan menikah dengan perempuan satu suku akan lebih mudah nantinya untuk menyesuaikan adat istiadat yang ada. Kedua orang tuanya juga mewanti-wantinya agar kalau bisa tidak menjalin hubungan dengan perempuan dari suku Sunda. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Lucunya, justru perempuan yang kini sedang menjalin hubungan dengannya adalah berasal dari Sunda, tepatnya Cirebon. Lucunya lagi, kedua orang tuanya ini juga telah sejak lama mengalami&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; mutasi dinas ke berbagai daerah di Indonesia. Atas dasar kesamaan itulah, tadinya aku sempat memiliki niat untuk menjodohkan mereka berdua, hehehe. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Namun, ketika aku utarakan niatku pada si A, dia berkata bahwa dia akan mencoba untuk mempertahankan hubungannya. Alhasil dia menyarankanku untuk menawarkan ’penawaranku’ tersebut pada abangnya. Jadilah aku dikenalkan dengan abangnya yang ternyata berdomisili di Jakarta, kita sebut saja dia dengan si D. Dari beberapa kali pertemuanku dengan si D ini, aku sempat mengajukan ’penawaranku’ tadi. Namun, ternyata dia tidak tertarik untuk mencobanya karena dia tidak mau merusak kesetimbangan yang sudah ada terlebih dahulu antara si E dan prianya tersebut. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Uniknya, si D bercerita panjang lebar mengenai hubungannya dengan seorang wanita kepadaku. Dia berkata bahwa dia pernah menjalin hubungan selama tiga tahun dengan seorang per&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;empuan sewaktu dia berada di Medan. Hubungannya ini harus kandas dikarenakan orang tuanya tidak menyetujui hubungan tersebut karena perempuan tersebut berasal dari Aceh. Si D pernah berujar padaku bahwa jika sampai usianya yang ke-30 dia belum dapat menemukan seorang perempuan untuk menjadi pendampingnya, maka kemungkinan besar orang tuanya akan menjodohkannya dengan perempuan yang berasal dari Batak. Ternyata, kini di usianya yang ke-27 sepertinya dia telah menemukan perempuan untuk menjadi pendampingnya kelak. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Namun, dia sendiri pun masih ragu apakah orang tuanya akan dapat menerima perempuan itu karena perempuan itu berasal dari Jawa!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RbtYtQWpr-I/AAAAAAAAAAY/HErVQZ3asuk/s1600-h/butterfly.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RbtYtQWpr-I/AAAAAAAAAAY/HErVQZ3asuk/s320/butterfly.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5024707343769251810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Hhh....pusingnya mempersoalkan masalah suku dalam pernikahan. Orang-orang yang berpikir konservatif mungkin menganggap bahwa kesamaan suku dalam pernikahan dapat menyelesaikan masalah yang mungkin ada nantinya. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Namun, orang-orang yang berpikir moderat berpendapat bahwa sudah tidak zamannya lagi orang harus menikah dengan satu suku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ada hal yang menarik untuk ditilik lebih lanjut tentang masalah ini. Dari segi genetika, bila ada dua orang-orang yang berbeda suku atau ras menikah, maka akan dihasilkan keturunan yang unik. Pertanyaannya adalah, seunik apa??? Sekedar contoh saja, jika orang Indonesia menikah dengan ekspatriat, maka biasanya akan menghasilkan keturunan yang memiliki darah berhesus negatif. Golongan darah rhesus sendiri ditemukan oleh orang Barat dengan klaim bahwa rhesus positif hanya ditemukan pada kera. Untuk itu, mereka beranggapan bahwa orang-orang dunia ketigalah [Asia dan Afrika] yang memilikinya. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Itu satu contoh yang ditilik dari segi ras. Ada contoh lain untuk diamati pada pernikahan antar suku. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Secara genetika, tiap-tiap suku telah dianugerahi karakteristik yang khas. Contohnya saja orang-orang yang berasal dari suku Jawa atau Sunda biasanya memiliki bentuk rahang dan gigi yang kecil. Mungkin ini dipengaruhi oleh jenis makanan mereka di waktu lampau yang lebih banyak memakan daun-daunan. Berbeda dengan orang-orang dari Sumatera yang kebanyakan memiliki rahang dan gigi yang besar. Oleh karena itu, biasanya pernikahan antar dua suku yang berbeda ini [Jawa dan Sumatera] menghasilkan keturunan yang kondisi gigi geliginya dapat renggang-renggang atau malah berjejal. Hal itu banyak kutemukan pada pasien-pasienku yang terlahir dari dua suku yang berbeda tersebut. Ada salah seorang pasienku yang bersuku bangsa Batak-Jawa memiliki kondisi gigi geligi yang amat berjejal. Kondisi giginya yang besar [sepertinya diperoleh dari ayahnya yang bersuku Batak] amat tidak harmonis dengan kondisi rahangnya yang kecil [sepertinya ini dari sang ibu yang bersuku Jawa] sehingga gigi-giginya pun dalam keadaan amat berjejal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Yang demikian tersebut hanya segelintir contoh. Memang tidak dapat digeneralisir begitu saja, orang yang menikah berbeda suku akan menghasilkan keturunan yang tidak harmonis bentuk rahang dan gigi geliginya [kebetulan saya hanya mengamati dari segi ini]. Keharmonisan bentuk rahang dan gigi geligi justru bisa didapatkan dari keharmonisan suami istri pada saat istri sedang mengandung sang anak. &lt;i&gt;Chemistry&lt;/i&gt; yang ada di antara suami istri pada saat istri sedang mengandung terutama pada saat tumbuh kembang gigi geligi, dapat memperbaiki kondisi gigi geligi dan rahang yang tidak harmonis. Kasih sayang suami pada istrinya di kala mengandung sang anak secara embriologi dapat mensinergiskan perkembangan rahang dan benih gigi geligi. Hal yang mungkin terlihat sepele tapi benar adanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;So, semua telah Allah SWT tentukan untuk kita. Pastinya kita bersama-sama telah mengetahui bahwa rezeki, jodoh, dan maut telah ditentukanNya. Tugas kita hanyalah berikhtiar untuk bisa mendapatkan yang terbaik. Masalah pilih memilih jodoh, Rasulullah telah bersabda bahwa, &lt;i style=""&gt;”&lt;b&gt;Wanita itu dinikahi karena empat hal : karena agamanya, nasabnya, hartanya dan kecantikannya. Maka perhatikanlah agamanya kamu akan selamat [HR. Bukhari, Muslim].&lt;/b&gt;”&lt;/i&gt; Khusus masalah agama, Rasulullah SAW memang memberikan penekanan yang lebih, sebab memilih wanita yang sisi keagamaannya sudah matang jauh lebih menguntungkan ketimbang istri yang kemampuan agamanya masih setengah-setengah. Sebab dengan kondisi yang masih setengah-setengah itu, berarti suami masih harus bekerja ekstra keras untuk mendidiknya. Itupun kalau suami punya kemampuan agama yang lebih. Tetapi kalau kemampuannya pas-pasan, maka mau tidak mau suami harus `menyekolahkan` kembali istrinya agar memiliki kemampuan dari sisi agama yang baik. Tentu saja yang dimaksud dengan sisi keagamaan bukan berhenti pada luasnya pemahaman agama atau fikrah saja, tetapi juga mencakup sisi kerohaniannya (ruhiyah) yang idealnya adalah tipe seorang yang punya hubungan kuat dengan Allah SWT. Dari sisi nasab atau keturunan, merupakan anjuran bagi seorang muslim untuk memilih wanita yang berasal dari keluarga yang taat beragama dan baik keturunannya. Dengan mendapatkan istri dari nasab yang baik itu, diharapkan nantinya akan lahir keturunan yang baik pula. Sebab mendapatkan keturunan yang baik itu memang bagian dari perintah agama, seperti yang Allah SWT firmankan di dalam Al-Quran Al-Karim. &lt;u2:p&gt;&lt;/u2:p&gt;”&lt;b&gt;&lt;i style=""&gt;Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.”&lt;/i&gt;[QS. An-Nisa : 9]&lt;/b&gt; . Sebaliknya, bila istri berasal dari keturunan yang kurang baik nasab keluarga, seperti kalangan penjahat atau keluarga yang pecah berantakan, maka semua itu sedikit banyak akan berpengaruh kepada jiwa dan kepribadian istri. Padahal nantinya peranan istri adalah menjadi pendidik bagi anak. Apa yang dirasakan oleh seorang ibu pastilah akan langsung tercetak begitu saja kepada anak. Pertimbangan memilih istri dari keturunan yang baik ini bukan berarti menjatuhkan vonis untuk mengharamkan menikah dengan wanita yang kebetulan keluarganya kurang baik. Sebab bukan hal yang mustahil bahwa sebuah keluarga akan kembali ke jalan Islam yang terang dan baik. Namun masalahnya adalah pada seberapa jauh keburukan nasab keluarga itu akan berpengaruh kepada calon istri. Selain itu juga pada status kurang baik yang akan tetap disandang terus ditengah masyarakat yang pada kasus tertentu sulit dihilangkan begitu saja. Tidak jarang butuh waktu yang lama untuk menghilangkan cap yang terlanjur diberikan masyarakat. Maka bila masih ada pilihan lain yang lebih baik dari sisi keturunan, seseorang berhak untuk memilih istri yang secara garis keturunan lebih baik nasabnya. Yah, mau menikah berbeda atau sama sukunya tetap agamalah yang menjadi pertimbangan utama. Setelah itu adalah bagaimana nantinya kedewasaan kita dituntut dalam menghadapi terjangan berbagai badai yang pasti akan ada menerpa bahtera. &lt;/span&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-2644014463738829102?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/2644014463738829102/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=2644014463738829102&amp;isPopup=true' title='15 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/2644014463738829102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/2644014463738829102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/01/bercerita-soal-jodoh.html' title='bercerita soal Jodoh'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HfLo7DQ-DMQ/RbtYtQWpr-I/AAAAAAAAAAY/HErVQZ3asuk/s72-c/butterfly.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-116973190702186452</id><published>2007-01-25T20:26:00.000+07:00</published><updated>2007-12-27T10:43:45.757+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poems'/><title type='text'>Memoar Sepotong Pizza</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/6097/1206/1600/272874/pizza.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/6097/1206/320/549088/pizza.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Appetizer :&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;selada, red beans, cauliflower, japanese cucumber, cabbage, macaroni&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;chili powder sekedar berbasa-basi bahkan mungkin garing&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;olehnya disiram dengan thousand islands&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;tercipta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;sepiring garden salad nan menggiurkan di keheningan mayonaise&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;meski sedikit pedas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;dengan pandangan penuh selidik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;mencoba tuk menerka tiap serpihan parmesan di dalamnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;berbincang dengan potongan garlic bread berhias sweet corn&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;dalam hangat cream soup tanpa nachos&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Main Menu :&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;memacu epineprin memotong panasnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;panggangan enam potongan roti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;tak hanya smoked beef, paprika, dan pineapple&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;mozarella pun tak mau kalah mengintip di balik keriuhan itu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;bercakap atas nama kejujuran yang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;diselingi fetuccini bercampur tomato sauce&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;berpetualang dalam gelimangan sierra mist dingin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;sebentar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;goresan pisau di potongan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; mengatakan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;ingin bersua di carbonara tapinya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;tak bisa karena belumlah selesai &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;cream soupnya hampir perforasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;padahal sudah dipreparasi secerdik mungkin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;meguri ai&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dessert :&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;chocolate fundoo telah menanti di ujung sendok&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;tapi percakapan double chocolate sundae tak kunjung usai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;bahkan heningnya Opera cake&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;tak jua menyudahinya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;cinnamon sticks seakan tak sabar menyeret rembulan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;ke atas pohon kelapa &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;dan ternyata potongan pizza itu pun masih belum habis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13636286-116973190702186452?l=drosalina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://drosalina.blogspot.com/feeds/116973190702186452/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13636286&amp;postID=116973190702186452&amp;isPopup=true' title='12 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/116973190702186452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13636286/posts/default/116973190702186452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drosalina.blogspot.com/2007/01/memoar-sepotong-pizza.html' title='Memoar Sepotong Pizza'/><author><name>RoSa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12227178920670908346</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13636286.post-116946912378251717</id><published>2007-01-22T19:24:00.000+07:00</published><updated>2007-01-22T19:36:23.656+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Soul'/><title type='text'>Menyusun Legenda</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Surya baru saja hendak naik ke singgasananya. Menunggu di titik penantian akan debar tak kuasa. Tak pelak ingin meruntuh ruam-ruam perjalanan lampau. Lewati fragmen dengan sedikit jeda di perbatasan. Tiada gumam tersesali dalam kurun tersebut. Baiklah, mungkin ada tandasan akan ketidakjujuran dalam pencapaian. Sebentar, apakah nyata itu merupakan ketidakjujuran? atau terlalu naifkah mencari kemurnian jalan untuk meraih suatu tujuan?&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Sunyi, tak seramai masanya dulu. Kala ratusan kaum intelektual itu berdesakkan untuk menggapai-gapai segala yang ada. Tak demikian dengan sesosok yang terduduk suntuk di satu sudut. Sebentar ada tangis, sekejap kemudian ada 'azzam, sedetik datang ada cemas. Silih berganti bak putaran pedati. Sejatinya, tak ada aroma apapun yang melambungkan memori pada momen-momen itu. Namun, goresan-goresannya masih sedikit merintih perih, mungkin di palung relung terdalam.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/6097/1206/1600/896909/Quasar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/6097/1206/320/161685/Quasar.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sementara itu, cakapan-cakapan eksotika lain menggerayangi bak lengkingan suara tak berwujud di malam hari. Berdalih. Semua insan telah memiliki jalannya sendiri. Dari bawah yang lantas naik ke atas, ada juga yang dari bukit meluncur ke lembah. Tak jarang, stagnan di kedua titik kulminasi. Apakah semua abadi? Sudah sunnatullah, bak bulatan bumi yang berotasi dalam penggenapan dua puluh empat jamnya, ada titik yang akan mengejawantahkan halnya. Kerap kali kasat mata, tapi tak jarang serba jadi serba gaib. Nampaknya, hanya yang memiliki kejernihan nurani dapat membaca bagaimanapun si
